Lima Besar Susu Mahal

Maret 18, 2008

Peta persaingan bisnis susu formula
Perputaran duit di bisnis susu formula mencapai Rp 6 triliun setahun. Sepertiganya milik kelas premium dan sisanya kelas biasa. Di kelas premium persaingan sangat ketat. Di kelas biasa, Nestle masih menjadi raja.
Sigit Rahardjo, Fifi Yulianti

Kalau sudah ngomong susu, yang terdengar adalah keluhan-keluhan bernada dalam. Apalagi di kalangan ibu-ibu yang mempunyai bayi: betapa kian mahal harga susu, kian tak terbeli. Tapi, berbagai keluhan itu rupanya tenggelam dalam keriuhan bisnis besar yang amat menggiurkan. Tak usah bicara soal kebutuhan susu semua usia. Susu untuk di bawah lima tahun saja, ceruk pasarnya demikian besar. Hitungan kasarnya, berdasarkan sensus tahun 2000 lalu, jumlah balita di Indonesia mencapai 20 juta lebih. Katakanlah, 10%-nya setiap hari harus minum susu. Setiap anak membutuhkan 0,6 liter sampai 1 liter susu setiap hari. Tentu jumlah susu yang dibutuhkan sangat besar.

Jadi, tak heranlah bila para produsen susu menjadi begitu gemuk-gemuk. Pertumbuhan pasar susu setiap tahunnya mencapai 20% sampai 35%. Bertumbuhnya susu ini tentu membuat produsen makin antusias.

Pemain asing seperti Mead Johnson pun menyambar peluang emas ini. Sejak 2001 silam, produsen susu asal Amerika ini membuka kantor operasional langsung di Jakarta. PT Mead Johnson Indonesia itu bukan sekadar kantor keagenan. Demikian juga dengan raksasa susu dunia lainnya seperti Abbott, Wyett, juga Nutricia. Pemain lain, seperti Friesche Flag, Nestle, atau Sari Husada, meski tidak kuat di susu premium atau superpremium, namun mereka lebih besar penjualannya di susu kelas bawah.

Mereka saling berlomba menyusun strategi pemasaran yang paling jitu. Di antaranya dengan membuat susu yang paling lengkap kandungan gizinya. Mulai dari yang mengandung AA, DHA, EPA, atau yang terbaru: EyQ. Semua tambahan kandungan itu jelas mempengaruhi harga pula. Untuk susu formula ukuran 400 gram, rentang harganya mulai dari Rp 20.000-an untuk kelas bawah. Di kelas atas, harganya antara Rp 40.000 hingga Rp 70.000 sekaleng kecil itu. ”Di kelas atas kita membaginya lagi menjadi premium dan superpremium,” papar Cecep Fathoni, Business Unit Manager Nutricia Indonesia Sejahtera.

Lebih banyak bermain di susu pertumbuhan

Dalam perkembangannya, menurut Ruby Hermanto, Marketing Head Pediatric Nutricion Division PT Abbott Indonesia, di bisnis susu ini makin banyak pengelompokannya. Ini dimulai dari starter formula untuk usia 0 sampai 6 bulan, follow on formula untuk usia 6 bulan sampai 12 bulan, lantas growing up milk, untuk usia di atas setahun dan di bawah lima tahun.

Ruby mengakui tak gampang berjualan susu. Untuk susu formula usia nol sampai setahun pemerintah melarang untuk beriklan. Karena itu, produsen pun enggan bermain susu untuk kelompok usia ini. Apalagi, ”Pertumbuhan di kelas starter ini sudah stagnan. Kami cenderung bermain di kelas growing up,” timpal Cecep.

Toh, dalam setahun angka penjualan susu formula ini menunjukkan angka yang luar biasa. Ruby mengutip data yang dikeluarkan AC Nielsen. Setidaknya Rp 6 triliun dihasilkan dari penjualan susu, baik itu untuk kelas bawah, premium, maupun superpremium. ”Sebesar Rp 2 triliun sampai Rp 2,5 triliun itu milik susu formula kelas premium,” tandas Ruby.

Duit sebesar itu dikuasai lima pemain besar. ”Abbott masuk hitungan ini,” ucap Ruby, bangga. Empat pemain lainnya adalah Wyett, Mead Johnson, Nutricia, dan Sang Hyang Perkasa. Namun, Ruby menolak menyebutkan berapa besar produk Abbott yang bisa terserap pasar. ”Kalau itu saya tak bisa menyebutkan,” elaknya.

Nutricia Indonesia bahkan berani menyebutkan, di kelas premium dan superpremium itu, mereka bisa menguasai penjualan hingga 11%. Saingan terdekatnya adalah Wyett dan Mead Johnson. ”Karena mereka ini lebih dulu bermain di kelas premium dan superpremium,” tukas Cecep.

Bisa dikatakan persaingan di susu formula premium dan superpremium ini sangat ketat. Untuk kelas premium, produk Nutricia seperti Bebelac bersaing dengan S 26 Reguler milik Wyeth, Enfamil Reguler milik Mead Johnson, Morinaga BMT milik Sang Hyang Perkasa, dan Vitalac milik Sari Husada, juga dengan Pediasure milik Abbott.

Begitu halnya di kelas superpremium. Nutricia mempunyai unggulan Nutricia Royal, Wyett mempunyai S 26 Gold, Mead Johnson tampil dengan susu premium merek Enfamil Plus. Lantas, Sang Hyang Perkasa dengan produknya Morinaga Platinum, dan Abbott punya merek Pediasure Gains and Advance EyQ. Pemain lain di pasar ini adalah Nestle dengan merek Nan, namun tak begitu besar penetrasinya di pasar.

Pasar susu kelas bawah lebih besar

Adapun sisanya yang sebesar Rp 3,5 triliun dinikmati susu formula kelas bawah. Di kelas susu biasa ini, tak bisa dipungkiri, Nestle masih merajai. Diperkirakan dari kue sebesar itu, Nestle mempunyai angka penjualan mencapai hampir 50%. Sisanya, tentunya dibagi de-ngan pemain lain seperti Sari Husada atau Friesche Flag, produsen susu Bendera.

Namun, seperti halnya Abbott, Nestle pun enggan mengungkapkan berapa angka penjualannya di Indonesia. ”Kami tidak bisa menyebutkan angka volume susu bayi yang didistribusikan,” ujar Brata T. Hardjosubroto, Head of Public Relations PT Nestle Indonesia. Namun, Brata mengakui, kontribusi penjualan susu di Indonesia cukup lumayan untuk menggembungkan kas Nestle.

Susu formula milik Nestle yang tergolong kelas menengah ini adalah Lactogen. Untuk berat 800 gram harganya sekitar Rp 40 .000. Adapun Nan harganya Rp 50.000 untuk 400 gram. Isi kandungannya hampir sama. Bedanya, Nan mengandung asam linoleat dan asam linolenat yang jika dicerna bayi akan menghasilkan AA dan DHA. Akan halnya Lactogen, mengandung AA dan DHA langsung.

Yang terbuka justru PT Sari Husada. Produsen susu anak SGM, Lactamil, dan Vitalac ini dalam setahun bisa memproduksi susu sebanyak 41.500 ton. Dari jumlah itu, ”Untuk keperluan produk sendiri sebanyak 80%,” ujar Rachmat Suhappy, Direktur Produksi PT Sari Husada Tbk.

Angka penjualannya pun terus meningkat. Pada 2003 lalu, angka penjualannya mencapai Rp 1,1 triliun, meningkat dari Rp 1,02 triliun tahun sebelumnya. Adapun laba bersihnya mencapai Rp 220,6 miliar.

Jadi, sepanjang tahun 2003 pertumbuhan volume bertambah sebesar 16%. ”Laba bersih bertumbuh sebesar 24,4%,” tutur Jenny Go, Direktur Marketing Sari Husada.
Nah, betapa besar untung berbisnis susu ini.

Bisnis memang tak Kenal Saudara

Sudah banyak yang tahu, 80% saham PT Sari Husada Tbk dimiliki Nutricia International BV. Perusahaan multinasional asal Negeri Kincir Angin ini juga pemilik PT Nutricia Indonesia Sejahtera (NIS). Uniknya, mereka bersaing untuk produk susu formula balita kelas tengah.

Produk Sari Husada seperti Vitalac adalah sekelas dengan Bebelac milik NIS. Semula keduanya memang rukun-rukun saja. Bahkan saling berbagi pasar. Namun, sejak awal 2004, kongsi ini pecah. Sari Husada pun tak malu lagi membikin produk yang bersaing dengan saudaranya itu. Tengok saja, Vitalac 1, 2, dan 3, SGM 1,2 ,3, dan 4, serta Vitalac LF (Lactosa Free) itu berimpit ketat dengan produk NIS seperti Bebelac 1, 2, dan 3.

Entry Filed under: SUSU SAPI. .

39 Comments Add your own

  • 1. rakhmawan  |  Oktober 15, 2008 at 2:27 am

    dh,

    memerhatikan kandungan masing-masing susu formula, satu dengan yang lainnya hampir mirip-mirip sama. hanya untuk yang katanya kelas premium/superpremium biasanya ditambahkan kandungan gizi yang baru ngetrend belakangan ini (dha, aa dll). pertanyaannya adalah:
    1. seberapa besar pengaruh dha/aa atau yang sebangsanya tersebut untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang bayi?
    2. apakah hasil tumbuh kembang bayi tersebut sebanding dengan harganya, bila dibandingkan dengan susu kelas biasa?

    mohon infonya, tks

  • 2. lutvita  |  Oktober 15, 2008 at 2:34 am

    kalau saya boleh jawab. apapun kandungan yang ada dalam susu, susu hanya untuk menambah kalsium. sedang AA, DHA dsb ada di makanan sehari2. anak di atas 2th kebutuhan utamanya bukan susu tapi makan. tidak perlu diberi susu pun tidak apa kalo mau sebaiknya susu UHT yang gizinya tidak terlalu banyak yang hilang dibanding susu bubuk yang gizinya banyak yang hilang kemudia ditambah2 segala macam, padahal yang di iklankan itu adalah gizi2 yang hilang akibat pemanasan susu. jadi kembali ke makan yang sehat dan bergizi

  • 3. poppy  |  November 5, 2008 at 1:48 am

    apakah kandungan susu SGM 1 sudah memenuhi standart gizi untuk anak balita?

  • 4. via  |  November 5, 2008 at 2:04 am

    @ lutvita: supaya zat gizi dalam susu ga hilang, anak-anakku dibiasain minum susu pake air biasa yang ga dipanasin dulu…

  • 5. aku  |  November 6, 2008 at 9:50 am

    lebih bagus lagi kalo dibiasain minum asi dari bayi. ga perlu sufor premium dsb… asi murah meriah ga jadi korban sufor. ga perlu air lagi yang kemungkinan masih ada bakterinya… hidup asi

  • 6. inong  |  November 9, 2008 at 7:20 am

    smahal apapun susu formula pasti tetap kalah dbanding ASI. kandungan2 yg ada d sufor mcontoh Asi tp tdk bs mnyamai. Asi mngandung cairan hidup yg bguna utk ptahan tubuh anak sdgkan sufor tdk. komposisi Asi berubah dr wkt ke wkt sesuai kbthan bayi, sufor tidak.. hidup AST..

  • 7. lutvita  |  November 10, 2008 at 1:16 am

    ASI terbaik untuk bayi 0-2 tahun atau bahkan lebih dr 2th asi tetap bagus untuk anak. setelah 2tahun susu hanya untuk sumber kalsium yang bisa diperoleh dari makanan. jadi anak asi setelah 2th tidak minum sufor atau UHT juga tidak apa-apa. berikan makanan yang mengangdung banyak sumber kalsium seperti brokoli, teri basah, yoghurt, keju dsb. jangan sampai terpengaruh iklan sufor AA DHA. AA DHA ada di semua makanan yang kita makanan bukan hanya di sufor… artikel di atas menggambarkan betapa mahalnya sufor. marilah kita kembali ke ASI dan makanan sehat bergizi…

  • 8. mentari  |  November 15, 2008 at 10:42 am

    what a good artikel! sy sebnrnya sdh tahu mengenai hebatnya asi dan jg hbtnya iklan sufor. tp artikel trsbt bs membantu sy u/ membuka mata saudara/tetangga sy yg ‘brand minded’ u/ sufor, & menambah keyakinan mereka bhw asi is the best

  • 9. Dewi  |  November 28, 2008 at 8:56 am

    diskusi yg menarik bagi kaum ibu. Mbak, susu UHT itu susu cair yg dikemasan kotak itu kan? Mana yg lebih bagus susu cair pasteurisasi (susu cair dalam botol plastik kan?) atau susu UHT atau susu kedele. Katanya juga susu kedele lebih gampang diserap tubuh. Thanks ya

  • 10. Wawan.Setiawan  |  Desember 14, 2008 at 7:00 pm

    Saya punya anak sekarang udah 6 bln.Dari lahir g mau minum Asi.Pengen nanya nich.Diantara ke 3 merek sufor ini,mana yang lebih baik.Susu Bendera,lactogen atau SGM.

  • 11. Keluarga Sehat Keluarga Bahagia « Mefw1’s Blog  |  Desember 15, 2008 at 6:33 am

    [...] Lima Besar Susu Mahal [...]

  • 12. okti  |  Januari 14, 2009 at 6:27 am

    Mas Wawan, usahakan dulu ASI nya , sbenarnya menurut saya gak ada bayi yg gak mau minum ASI. Hanya biasanya krn ortunya kurang tepat pada saat mulai menyusui, misalnya anaknya sudah keburu diberi sufor pake dot jadinya dia seperti gak mau netek ibunya. Sufor sama saja khasiatnya mulai dari yg mahal sampe yg murah. Tetep bagusan ASI.

  • 13. deasy  |  Januari 28, 2009 at 8:01 am

    bersyukurlah yg bisa memberi ASI untuk putra-putrinya tapi… bgmn yg tdk bisa memberikan ASI ? krn memang ASInya tdk keluar adakah susu formula yg benar-benar tepat untuk diberikan ?

  • 14. umi  |  Januari 30, 2009 at 1:20 am

    Salam kenal semua. Anak saya umur 13 bulan masih asi, tp sudah jarang, ditambah dengan sufor. Tapi dia mmg dari dulu gak terlalu suka susu, sekarangs aja kalau ditinggal kerja paling cuma habis 240 ml itu sudah bagus, biasanya hanya 180 an. Tapi dia doyan makan, dan makanannya pun ins Allah saya usahakan bergizi tinggi. Beratnya sekarang sekitar 9 kiloan (belum nimbang lg). Memang bakat kurus dari ayahnya. Kira-kira apakah itu sudah cukup ya? atau harus ditambah lagi sufornya?Trims

  • 15. Linawati  |  Februari 1, 2009 at 3:27 pm

    Saya mau beri sedikit masukan nih ya terutama buat ibu2 yg baru punya baby, saya setuju banget sm Mbak Okti. Anak saya sekarang umurnya 14 bulan, minum ASI hanya sampai umur 7 bulan, itu pun lebih banyak diberi susu formula ketimbang ASInya, sekarang saya merasa nyesaaaalll sekali karena kok gak mau lebih rajin dikit ngasih dia ASI. Salah satu faktornya krn bekerja dan kalo malam, saat saya bisa menyusui dia dengan intens, saya sudah mengantuk sekali dan anak saya ini terlena banget dalam pelukan lalu malas nyedot ASI sedangkan saya tidak mampu lagi utk menahan kantuk nungguin dia yg nyedot ASInya sebentar2 trs mau lagi sebentar trs mau lagi gitu. Tapi kalo ingat bahwa ASI ini dampaknya seumur hidup, sekarang saya jadi menyesal karena gak sempat beri yg menjadi haknya semaksimal mungkin. Padahal saya harusnya bersyukur anak saya mau minum ASI

  • 16. ROS KOMALASARI  |  Februari 9, 2009 at 7:26 am

    Saya mau buka toko untuk mencari distributor susu pediasure terdekat di mana di mohon informasinya : saya berada di perum grama puri cikarang blok L7 no. 14

  • 17. emma  |  Maret 20, 2009 at 3:14 pm

    dear, sebenarnya cara membuat susu formula yang nebar itu, air dulu baru susu atau susu dulu lalu ditambahkan air?

  • 18. indra  |  Maret 23, 2009 at 10:19 am

    Saya mau ikut kasih pendapat ya…
    Saya sangat2x setuju bahwa ASI is the best, tapi…haruslah diperhatikan apa yang dikonsumsi oleh ibunya. Jika pola makan ibunya sembarang saja (hanya mau makan makanan yg enak2 saja) tanpa memperhatikan kandungan nilai gizinya, apakah kita jg berharap akan mendapat (diproduksi) ASI dgn kualitas yg bagus…? Nonsens
    Jadi tolong diperhatikan asupan makanannya ya ibu-ibu.
    Now, you are not what you eat…but, you are what you absorp

  • 19. lutvita  |  Maret 25, 2009 at 9:59 am

    @emma, saya ga pernah membuat sufor jadi kurang tahu ya dan saya bukan dokter..

  • 20. anthy  |  Maret 27, 2009 at 12:36 pm

    Saya punya anak sekarang usianya sudah 3 tahun tapi dari bayi gak pernah ASI trus sekarang saya hamil lagi dan saya ingin minta tips2nya supaya bayi baru lahir itu mau ASI.Trima’S

  • 21. weeta  |  April 27, 2009 at 8:12 am

    mau tanya? ada artikel ilmiah tidak dari DSA or something hasil penelitian bahwa UHT lebih baik karena tidak merubah bentuk, sementara sufor sudah berubah bentuk dll

    maaf jika tidak berkenan
    thx

  • 22. Ummu yahya  |  April 29, 2009 at 7:22 am

    Anak saya sudah 10bulan dan masih minum ASI tanpa sufor. Sampai saat ini saya masih ngotot ngasih ASI, tp keluarga besar mendesak untuk segera memberikan sufor, dgn alasan anak saya kurus dan tidak montok. Terakhir ditimbang 8bulan beratnya 7,5kg, apa itu memang termasuk kurus? apa ada faktor keturunan karna saya dan suami kurus. Makanan apa yang bergizi dan bagus untuk menambah BB anak? apa saya memang sudah seharusnya memberi sufor untuk anak saya? mohon saran dari ibu2 smua, terimakasih.

  • 23. lutvita  |  April 29, 2009 at 9:19 am

    @ummu yahya, jangan tergoda omongan orang or keluarga besar. asi itu yang terbaik untuk bayi. asi itu adalah susu ibu sedang sufor itu susu sapi. kalo susu ibu untuk anak seorang ibu susu sapi untuk anak … diterjemahkan sendiri. asi juga bukan membentuk otak yang cerdas tapi kepribadian serta psikologis anak yang baik. jadi kalo mau anak yang memiliki psikologis dan kepribadian yang lebih baik lagi pilihlah asi. dan pastinya akan membuat anak cerdas…

  • 24. nurul  |  April 30, 2009 at 5:51 am

    maaf mo tanya, bedanya prenagen emesis dan lactamil apa yah? kok bisa harnyanya beda jauh banget.

    terima kasih

  • 25. lutvita  |  April 30, 2009 at 7:00 am

    @nurul, prenagen emesis untuk yang mengalami hiperemesis atau mual sekali saat hamil, ga ada bedanya sih sebenernya susu susu ibu hamil itu sama aja. kalo mau pake susu UHT juga bole lebih bagus karena ga mengalami proses yang panjang sampai jadi bubuk dan ditambah2in segala macam nutrisi

  • 26. olen  |  Mei 13, 2009 at 12:43 pm

    tadinya aku hampir tergoda to sambung susu formula pdhl anakku br 8,5 bln. tp setelah baca ini rasanya tambah mantap to lanjutin ASI aja tanpa formula for my dearest baby. Hidup ASI…..!
    Indra yg kasi comment diatas husbandku bkn y? kok namanya sama?? commentnya jg sama ky yg dy bilang ke aku wkt qt discuss about ASI.

  • 27. Ummu haidar  |  Mei 28, 2009 at 2:59 am

    Wkt prtma lahirin anak,ASIku g kluar2 smp 5hr dan putingpun g ada,tp alhmd dg brbgai cara ASInya kluar jg wlw cm sblh payudara.. Dan hrs pkai puting karet pula. Skrg stlh 14bln brlalu,alhmd kliatan hsl ASI,anakku jrg skt,pinter jg iya nih..

  • 28. Ummu asiah  |  Juni 18, 2009 at 6:24 am

    Ass,salam knl semua.Anak saya 9bln..dia alergian pd olahan sapi,bbrapa susu sdh sy cb sprt laktogen,sgm,nutrilon sampe ultra sampe2 tim promina dan biskuit milna,udah sy cb.alhasil mukanya merah2 namun babnya biasa sj.ada yg tau gak apa yg hrs sy lakukan dan sy berikan untk anak sy?trmakasih

  • 29. bunda_videllya  |  Juli 14, 2009 at 8:07 am

    teman2… ini siih berbagi aja, bkn menggurui…

    asi emang is the best. karena is the best-nya perlu usaha dr masa kehamilan. caranya payudara di-massage n puting ditarik2 dr usia kehamilan 7 bln (walopun pendapat ini ada yg ga setuju krn khawatir kontraksi)…

    temenku yg anaknya alergi susu sapi, pernah konsul ke dr. Utami Roesli (pakar laktasi). kata beliau :
    1. asi itu anugrah dr Allah, setiap wanita bisa memproduksi asi. asi tidak terpengaruh ukuran payudara. mau payudara besar, kecil, insyaAllah asi bisa ttp ada…
    2. kualitas n kuantitas asi dipengaruhi faktor psikis n nutrisi yg dimakan si ibu. tp faktor psikis jauh lbh besar pengaruhnya dalam mengurangi jumlah dibanding nutrisi. idealnya, ketika br melahirkan, si ibu disupport keluarganya biar ga stress. jd produksi asinya ttp ok..
    3. asi sangat disarankan untuk bayi yg alergi.
    4. bayi pasti cukup dengan asi si ibu. kalo si ibu pake sufor dgn alasan bayi g kenyang, liat lg apakah si ibunya stress or nutrisi yg dimakan si ibu bagaimana.
    5. dpt info dr teman lulusan farmasi n dr majalah. kalopun pake sufor, pake sufor yg kandungannya ga jelimet or banyak ini itu. kadang kita termakan sm iklan n jaga gengsi dgn menggunakan sufor yg mahal (impor).

    pokoknya asi is the best….

  • 30. tina  |  Juli 21, 2009 at 3:47 am

    Saya punya putri berumur 5 bulan, sejak lahir hanya saya beri asi. sayangnya masuk bulan ke enam ini. produksi asi saya berkurang. sedangkan konsumsi raisa (putri saya) makin banyak. mohon info nya, apa yang bisa mempertahankan produksi asi, biar genap enam bulan full ASI. terimakasih

  • 31. dini  |  Juli 23, 2009 at 6:25 am

    putri saya sekarang umurnya 2thn11bln dan sampai skarang dia masih konsumsi sufor chilkid..sya mau tanya klo su2nya sya ganti sma uht pengaruh ga sma tumbuh kembangnya aplagi dri lahir dia ga asi…

  • 32. tri nunif  |  Juli 23, 2009 at 7:40 am

    saya mau nanya kalo sufor yang bikin cerdas anak apa harus yang harganya mahal ?
    bebelac sama morinaga itu bagusan mana ?
    terima kasih

  • 33. surya  |  Juli 27, 2009 at 8:55 am

    Dear all..
    adakah yang punya alamat distributor susu untuk bayi dan balita ?..saya di vila mutiara cikarang..terima kasih sebelumnya

  • 34. Elis  |  Agustus 22, 2009 at 2:11 am

    Sy j sedang kena cacar air,tp kata dokter masih bs tetap menyusui bayi saya. Tapi kok y dah hari ke 8 cacar yang besar2 belum jg mengering ya.. Mesti pake apa ya..cairannya sih sdh mnguning dan pinggirannya sdh merah.

  • 35. erni  |  Agustus 26, 2009 at 8:34 am

    @surya : distributor sufor yg hrg-nya terjangkau ada di Pasar Sentral, cikarang. sy biasa beli susu Enfagrow A+ 900gr, hrg-nya Rp. 160 rb, dibanding beli di supermarket bs Rp. 175 rb – Rp. 185 rb

  • 36. erni  |  Agustus 26, 2009 at 8:45 am

    @Ummu Asiah : mungkin baby ibu alergi sm susu sapi, coba dech susu yg mengandung kedelai. anak sy skrg minum sufor Enfagrow A+ yg mengandung kedelai, kalau ibu mau coba u/ baby-nya yg 9 bln sebaiknya pilih sufor Enfapro. u/ mengobati muka baby yg merah2 krn alergi, ibu bs minta obat salep dr dokter anak.

  • 37. Enggoes  |  September 19, 2009 at 7:41 pm

    Kalo babyku(9hr) tak ksh sufor vitalac kalo siang cuz kerja dan malamnya mik mbok/ASI,,,sehat dan kuat kayak papanya…

  • 38. theo  |  Oktober 21, 2009 at 8:16 am

    mau minta pendapat aja, apa bedanya bayi yg baru lahir lgsg netek ke ibunya dan dpt cairan pertaman asi yg bening tp setelah 3 bulan diseling sufor krn ibu nya harus bekerja (bayi 1), dengan bayi yg baru lahir ga lgsg dpt asi & cairan bening pertama asi tp minum sufor setelah 8 hari baru bisa asi full sampe 6 bulan (bayi 2). apa ada beda pengaruh untuk si bayi 1 dan 2 ?

  • 39. mega cely  |  Oktober 30, 2009 at 3:08 am

    Anakku umur 15 Bulan, dia masih ASI smpe skr,tp sy kan kerjax plgx sore,jd siangx itu syukur dia minum susu 1 botol udah puas.lainnya makan cemilan aj…Gmn nih cr menyiasati dia doyan minum susu coz dia uda terlanjur sk minum ASI

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Dapurku..

Jurnalku

Blog Aku Yang Lain

Fave Link

Pembaca Terhormat Saya Bukan Dokter

Artikel-artikel ini hanya untuk keperluan saya pribadi dari hasil browsing sana dan sini dan untuk referensi saya sendiri dalam mengasuh anak saya. jangan dijadikan patokan yaaaa

Quote Of The Day

Ayo tanam pohon, 1 orang 1 pohon.. yang sudah tanam pohon lapor yaaaa...

Anda Pengunjung Ke :

Page Rank

Tulisan Teratas

Kalendar

Maret 2008
S S R K J S M
    Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori Awan

ANTIBIOTIK ASI BATUK PILEK BB TB dan GC DEMAM GIGI ANAK HEADLINE NEWS IMUNISASI KEHAMILAN KESEHATAN KESEHATAN ANAK MAINAN ANAK MPASI NEW BORN PARENTING PENDIDIKAN ANAK PERILAKU BAYI DAN ANAK POLA ASUH POLA MAKAN PROBLEM MAKAN PSIKOLOGI BAYI DAN ANAK RESEP STIMULASI BAYI SUSU SAPI TAHAPAN BICARA TAHAPAN PERKEMBANGAN TATA LAKSANA PENYAKIT TEMPER TANTRUM TUMBUH KEMBANG Uncategorized

Kategori

Arsip

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

mira di Minum Susu Justru Sebabkan…
PEPPY di Variasi Menu 1 Tahun Ke A…
redy di Hernia pada balita
adi di Cara Memperbanyak ASI
dewhie di Tanda Dan gejala awal keh…

Klik tertinggi

Top Rated

Facebook ku…

YMku Online Ga Ya?

My Son Birthday

Lilypie

My Honey

Image019

Image017

Image016

Image015

Image013z

Image013

Image012z

More Photos

Isi Buku Tamu ya..