Tata Laksana Otitis Media Akut

sumber : http://www.sehatgroup.web.id

6/8/2007

Definisi dan Anatomi Telinga

Otitis media adalah infeksi atau inflamasi (inflamasi: peradangan)  di telinga tengah.1,2
Telinga sendiri terbagi menjadi tiga bagian: telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam (ilustrasi pembagian telinga dapat dilihat di
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/imagepages/1092.htm ).1,3
Telinga tengah adalah daerah yang dibatasi dengan dunia luar oleh gendang telinga. Daerah ini menghubungkan suara dengan alat pendengaran di telinga dalam. Selain itu di daerah ini terdapat saluran Eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan rongga hidung belakang dan tenggorokan bagian atas. Guna saluran ini adalah:

  • menjaga keseimbangan tekanan udara di dalam telinga dan menyesuaikannya dengan tekanan udara di dunia luar.
  • mengalirkan sedikit lendir yang dihasilkan sel-sel yang melapisi telinga tengah ke bagian belakang hidung.

Bagaimana Otitis Media Terjadi
Otitis media sering diawali dengan infeksi pada saluran napas seperti radang tenggorokan atau pilek yang menyebar ke telinga tengah lewat saluran Eustachius.1 Saat bakteri melalui saluran Eustachius, mereka dapat menyebabkan infeksi di saluran tersebut sehingga terjadi pembengkakan di sekitar saluran, tersumbatnya saluran, dan datangnya sel-sel darah putih untuk melawan bakteri. Sel-sel darah putih akan membunuh bakteri dengan mengorbankan diri mereka sendiri. Sebagai hasilnya terbentuklah nanah dalam telinga tengah. Selain itu pembengkakan jaringan sekitar saluran Eustachius menyebabkan lendir yang dihasilkan sel-sel di telinga tengah terkumpul di belakang gendang telinga.
Jika lendir dan nanah bertambah banyak, pendengaran dapat terganggu karena gendang telinga dan tulang-tulang kecil penghubung gendang telinga dengan organ pendengaran di telinga dalam tidak dapat bergerak bebas. Kehilangan pendengaran yang dialami umumnya sekitar 24 desibel (bisikan halus).2 Namun cairan yang lebih banyak dapat menyebabkan gangguan pendengaran hingga 45 desibel (kisaran pembicaraan normal). Selain itu telinga juga akan terasa nyeri.1 Dan yang paling berat, cairan yang terlalu banyak tersebut akhirnya dapat merobek gendang telinga karena tekanannya.
Sebagaimana halnya dengan kejadian infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), otitis media juga merupakan salah satu penyakit langganan anak. Di Amerika Serikat,  diperkirakan 75% anak mengalami setidaknya satu episode otitis media sebelum usia tiga tahun dan hampir setengah dari mereka mengalaminya tiga kali atau lebih. Di Inggris, setidaknya 25% anak mengalami minimal satu episode sebelum usia sepuluh tahun.4 Di negara tersebut otitis media paling sering terjadi pada usia 3-6 tahun.

Penyebab

Penyebab otitis media akut (OMA) dapat merupakan virus maupun bakteri.4,5 Pada 25% pasien, tidak ditemukan mikroorganisme penyebabnya. Virus ditemukan pada 25% kasus dan kadang menginfeksi telinga tengah bersama bakteri. Bakteri penyebab otitis media tersering adalah Streptococcus pneumoniae, diikuti oleh Haemophilus influenzae dan Moraxella cattarhalis. Yang perlu diingat pada OMA, walaupun sebagian besar kasus disebabkan oleh bakteri, hanya sedikit kasus yang membutuhkan antibiotik. Hal ini dimungkinkan karena tanpa antibiotik pun saluran Eustachius akan terbuka kembali sehingga bakteri akan tersingkir bersama aliran lendir.

Mengapa Anak Lebih Mudah Terserang OMA

Anak lebih mudah terserang otitis media dibanding orang dewasa karena beberapa hal.1

  • sistem kekebalan tubuh anak masih dalam perkembangan.
  • saluran Eustachius pada anak lebih lurus secara horizontal dan lebih pendek sehingga ISPA lebih mudah menyebar ke telinga tengah.
  • adenoid (adenoid: salah satu organ di tenggorokan bagian atas yang berperan dalam kekebalan tubuh) pada anak relatif lebih besar dibanding orang dewasa. Posisi adenoid berdekatan dengan muara saluran Eustachius sehingga adenoid yang besar dapat mengganggu terbukanya saluran Eustachius. Selain itu adenoid sendiri dapat terinfeksi di mana infeksi tersebut kemudian menyebar ke telinga tengah lewat saluran Eustachius.

Diagnosis

Diagnosis OMA harus memenuhi tiga hal berikut.6

  • Penyakitnya muncul mendadak (akut)
  • Ditemukannya tanda efusi (efusi: pengumpulan cairan di suatu rongga tubuh) di telinga tengah. Efusi dibuktikan dengan adanya salah satu di antara tanda berikut:
  • menggembungnya gendang telinga
  • terbatas/tidak adanya gerakan gendang telinga
  • adanya bayangan cairan di belakang gendang telinga
  • cairan yang keluar dari telinga
  • Adanya tanda/gejala peradangan telinga tengah, yang dibuktikan dengan adanya salah satu di antara tanda berikut:
  • kemerahan pada gendang telinga
  • nyeri telinga yang mengganggu tidur dan aktivitas normal

Anak dengan OMA dapat mengalami nyeri telinga atau riwayat menarik-narik daun telinga pada bayi, keluarnya cairan dari telinga, berkurangnya pendengaran, demam, sulit makan, mual dan muntah, serta rewel.4,6,7 Namun gejala-gejala ini (kecuali keluarnya cairan dari telinga) tidak spesifik untuk OMA sehingga diagnosis OMA tidak dapat didasarkan pada riwayat semata.6
Efusi telinga tengah diperiksa dengan otoskop (alat untuk memeriksa liang dan gendang telinga dengan jelas).4

Baca lebih lanjut

Infeksi Telinga Pada Anak

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/007010.htm

*Treatment*
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/007010.htm#top>

In otherwise healthy children, the first line treatment involves changing
environmental factors, if possible. This includes:

– Avoiding cigarette smoke
– Encouraging breastfeeding
– Reconsidering group day care

If the child has allergies, staying away from triggers (such as dust) can
help.

Most often the fluid will clear on its own. You doctor may suggest waiting
and watching to see if the condition worsens, or trying a single round of
antibiotics.

If the fluid is still present after 6 weeks, treatment might include further
observation, a hearing test, and a single trial of antibiotics (if not given
earlier).

If the fluid is still present at 12 weeks, hearing should be tested. If
there is significant hearing loss (> 20 decibels), antibiotics or ear tube
placement (grommets) might be appropriate.

If the fluid is still present after 4 to 6 months, tubes are probably needed
even if there is no significant hearing loss. Laser myringotomy is a newer
alternative to ear tube surgery.

http://www.mayoclinic.com/health/ear-infections/DS00303
Treatments and drugs

Many cases of ear infection don’t need treatment such as antibiotics. What’s
best for your child depends on many factors, including your child’s age,
medical history and the type of ear infection.

*A wait-and-see approach*
Before prescribing antibiotics, most doctors will wait to see if the
infection clears up on its own. The American Academy of Pediatrics and the
American Academy of Family Physicians recommend a wait-and-see approach for
the first 72 hours for children who:

– Are older than age 6 months
– Are otherwise healthy
– Have mild signs and symptoms or an uncertain diagnosis

Most ear infections clear on their own in just a few days — and antibiotics
won’t help an infection caused by a virus. In fact, about 80 percent of
children with middle ear infections recover without antibiotics. Adults’ ear
infections also may clear on their own.

Your family doctor or pediatrician may recommend an over-the-counter pain
reliever such as acetaminophen (Tylenol, others) or ibuprofen (Advil,
Motrin, others) to help with the pain from the infection.

If your child doesn’t have drainage from the ear or ear tubes, prescription
eardrops containing numbing medication may be an option, too. The drops
won’t cure the infection, but they may relieve pain. Warm the drops slightly
by placing the bottle containing the drops in warm water. Then gently lay
your child on a flat surface with his or her infected ear facing up. Don’t
give the drops with your child in your arms or on your lap.

*Antibiotic therapy*
Treatment with antibiotics is recommended for each of these groups of
people:

– Children younger than 6 months old
– Children and adults who have had two or more ear infections in the past
30 days

Some doctors believe people who have otitis media with effusion (OME)
should also be given antibiotics. However, it’s not universally agreed that
antibiotics are necessary or will work to prevent an ear infection for
people with OME.

The first choice antibiotic of many doctors is amoxicillin, although other
antibiotics are effective if you or your child is allergic to amoxicillin.

If the medication is effective, you or your child should start feeling
better in a few days. Be sure to take the antibiotic for the full length of
the prescription. Stopping medication too soon could allow the infection to
come back.

Remember, antibiotics won’t help an infection caused by a virus — and the
overuse of antibiotics contributes to strains of the bacteria that resist
these medications. Side effects from the medications — such as vomiting,
diarrhea and allergic reactions — are possible as well.