Diare : Amebiasis


SUMBER : http://www.sehatgroup.web.id/?p=1314

Apa Amebiasis?

Amebiasis adalah penyakit di saluran cerna yang biasanya ditularkan ketika seseorang makan atau minum sesuatu yang terkontaminasi dengan parasit yang disebut Entamoeba histolytica (E. histolytica). Parasit ini adalah amuba, sebuah organisme bersel tunggal. Untuk itu penyakit ini disebut amebiasis.

Dalam banyak kasus, parasit tinggal di usus besar seseorang tanpa menyebabkan gejala apapun. Tapi terkadang parasit ini menyerang permukaan usus besar sehingga menyebabkan diare berdarah, sakit perut, kram, mual, kehilangan nafsu makan, atau demam. Dalam kasus yang jarang terjadi, parasit ini dapat menyebar ke organ-organ lain seperti hati, paru-paru, dan otak.

Amebiasis umumnya terjadi di daerah yang padat dengan sanitasi yang tidak memadai. Penyakit ini umum terjadi di negara berkembang, termasuk Afrika, Amerika Latin, India, dan Asia Tenggara.

Tanda dan Gejala

Sebagian besar anak-anak yang mengalami amebiasis memiliki gejala minimal atau tanpa gejala. Ketika anak-anak menjadi sakit, mereka merasakan nyeri perut yang mulai perlahan-lahan, bersamaan dengan buang air besar yang lebih sering dengan tinja lunak atau cair, kram, mual, dan hilangnya nafsu makan. Dapat pula demam dan tinja berdarah.

Pada beberapa orang, gejala amebiasis dapat dimulai dalam beberapa hari sampai minggu setelah menelan makanan atau air yang tercemar oleh amoeba. Pada orang lainnya, gejala amebiasis dapat memerlukan waktu berbulan-bulan untuk muncul atau tidak pernah muncul sama sekali.

Penularan
Amebiasis merupakan penyakit menular. Pada keadaan lingkungan yang tidak sehat dan kebersihan yang buruk maka infeksi menular dari satu orang ke lainnya sangat mungkin terjadi.
Seseorang yang membawa amoeba di ususnya (carier) dapat menularkan infeksi kepada orang lain melalui tinja. Ketika tinja yang terinfeksi mengkontaminasi makanan atau persediaan air, amebiasis dapat menyebar dengan cepat ke banyak orang sekaligus. Hal ini terutama berlaku di negara-negara berkembang di mana sumber air minum dapat terkontaminasi.

Amebiasis juga dapat menyebar karena cuci tangan yang tidak bersih.

Pencegahan

Tidak ada vaksin untuk mencegah amebiasis.
Karena amoebas dapat mengkontaminasi makanan dan air maka Anda dapat membantu mencegah dengan bersikap hati-hati tentang apa yang Anda makan dan minum. Aturan yang baik tentang makanan adalah dengan memasaknya, merebusnya, mengupasnya, atau bila tidak mungkin maka lupakan makanan tersebut sama sekali.
Perawatan

Jika dokter Anda mencurigai bahwa anak Anda telah amebiasis, Anda mungkin diminta untuk mengumpulkan sampel tinja.

Kapan Harus Menghubungi Dokter

Hubungi dokter jika anak Anda mempunyai tanda-tanda atau gejala amebiasis, termasuk:

* Diare dengan darah atau lendir
* Sakit perut
* Demam
* perut membuncit
* Rasa sakit atau nyeri di daerah hati (di bawah iga di sebelah kanan)
(YSK)

Bahan bacaan : Amebiasis; Joel Klein, MD

http://kidshealth.org/PageManager.jsp?dn=KidsHealth&lic=1&ps=107&cat_id=20045&article_set=22744

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s