Kemana Larinya Kenaikan Berat Badan Saat Hamil?


sumber : http://us.health.detik.com/read/2011/06/17/131805/1662547/764/kemana-larinya-kenaikan-berat-badan-saat-hamil?l991101755

Jakarta, Saat hamil berat badan ibu secara otomatis akan meningkat
seiring dengan bertambahnya pertumbuhan janin yang dikandung. Tapi
sebenarnya kemana penambahan berat badan tersebut dilarikan?

Ibu yang sedang mengandung memang butuh kalori ekstra dari makanan yang
kaya akan zat gizi untuk menunjang pertumbuhan janin. Tapi ibu hamil tak
perlu memiliki pemikiran makan untuk berdua (eat for two).

Secara umum ibu hamil akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 1-2
kg selama trimester pertama kehamilan, lalu 3-4 kg selama trimester
kedua dan sekitar 5-7 kg selama trimester ketiga.

Peningkatan berat badan yang terjadi selama hamil ini akan terdistribusi
ke beberapa bagian, seperti dikutip dari WebMD, Jumat (17/6/2011) yaitu:

1. Bayi mendapatkan berat badan sekitar 3-4 kg
2. Plasenta mendapatkan berat badan sekitar 1-1,5 kg
3. Cairan ketuban mendapatkan berat badan sekitar 1-1,5 kg
4. Jaringan payudara mendapatkan berat badan sekitar 1-1,5 kg
5. Pasokan darah mendapatkan berat badan sekitar 2 kg
6. Penyimpanan lemak untuk proses melahirkan dan menyusui sekitar
2,5-4,5 kg
7. Rahim mendapatkan berat badan sekitar 1-2,5 kg

Jika semua kenaikan berat badan tersebut ditotal, maka ibu akan
mengalami peningkatan berat badan selama hamil sekitar 11,5-17,5 kg.
Namun jika ibu hamil sudah mengalami kelebihan berat badan atau berat
badan di bawah ideal, maka peningkatan berat badan yang seharusnya
terjadi akan berbeda.

Jika peningkatan berat badan yang terjadi selama kehamilan sudah
berlebihan, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Karena berat badan
yang berlebih bisa memicu terjadinya diabetes saat hamil (diabetes
gestational). Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi baik bagi ibu atau
janin yang dikandung.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika berat badan yang naik sudah
berlebihan, yaitu:

1. Pilihlah makanan yang rendah lemak dan dikukus atau rebus, jika
ingin mengonsumsi salad hindari penggunaan saos dan mayones serta
makanan yang digoreng.
2. Membatasi konsumsi minuman manis atau yang bergula karena
memiliki tingkat kalori tinggi tapi sedikit nutrisi.
3. Jangan terlalu banyak menambahkan garam saat memasak makanan,
karena natrium dari garam bisa membuat tubuh menahan air.
4. Membatasi permen dan makanan ringan yang berkalori tinggi,
seperti kue manis, permen, donat, sirup, madu dan keripik kentang.
Cobalah diganti dengan buah segar, yogurt rendah lemak, kue kering
dengan buah.
5. Menggunakan lemak secara moderat, yang termasuk lemak disini
termasuk minyak goreng, margarin, mentega, saos, mayones, krim asam dan
keju krim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s