Sore Throat / Radang Tenggorokan

sumber :http://health.kompas.com/direktori/yourbody/152/Sore.Throat.#detail

DEFINISI
Tenggorokan kering, bengkak dan sakit adalah tanda radang tenggorokan yang dapat membuat anda tidak nyaman. Radang tenggorokan – disebut juga pharyngtis – paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti pilek atau flu. Pada banyak kasus, radang tenggorokan adalah tanda awal anda akan sakit.

Radang tenggorokan umumnya adalah alasan utama seseorang menemui dokter. Tapi sebenarnya hal itu tidak diperlukan. Pada banyak kasus, sakit tenggorokan yang disebabkan virus akan hilang dengan sendirinya. Radang tenggorokan jarang yang disebabkan infeksi bakteri yang membutuhkan perawatan medis atau dengan antibiotik. Obat-obat tanpa resep dan perawatan di rumah sebenarnya dapat membantu meringankan gejala sampai anda merasa lebih baik.

GEJALA
Gejala radang tenggorokan antara lain :
• Kering, luka kecil atau bengkak pada tenggorokan
• Sakit ketika menelan, bernapas atau berbicara

Sakit tenggorokan biasanya terjadi karena infeksi. Sebagai contoh, jika sakit tenggorokan disebabkan pilek, anda mungkin juga akan batuk, demam, bersin, tidak enak badan atau hidung berlendir.

Pada banyak kasus, jika mengacu pada pemicunya seperti pilek atau flu, radang tenggorokan akan pulih dengan sendirinya paling tidak seminggu. Hanya sedikit saja kasus radang tenggorokan yang membutuhkan perawatan agar pasien merasa lebih baik.

Tanda-tanda radang tenggorokan dapat menjadi serius yang disebabkan suatu hal – seperti radang amandel atau radang karena bakteri – antara lain :

• Putih atau nanah pada tenggorokan atau amandel
• Tidak mampu menelan
• Radang tenggorokan tidak membaik dengan sendirinya atau selalu timbul lagi
• Muntah
• Ruam pada kulit
• Sakit kepala
• Rasa sakit pada tenggorokan yang parah
• Bengkak, kemerahan pada amandel
• Demam tinggi – lebih dari 38,3 Celsius pada bayi di bawah 6 bulan atau 39,4 Celsius pada anak dan orang dewasa

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Penyebab paling sering dari radang tenggorokan adalah virus yang sama dengan penyebab pilek dan flu. Sedangkan radang tenggorokan yang disebabkan infeksi bakteri lebih jarang. Baik virus maupun bakteri, keduanya masuk ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung – karena anda menghirup partikel bebas dari udara ketika seseorang batuk atau bersin, atau karena anda melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau menggunakan sesuatu alat bersama-sama.

Karena kuman yang menyebabkan sakit tenggorokan menular, mereka dapat menyebar dengan mudah di manapun terdapat berkumpulnya orang-orang, seperti sekolah atau kantor.

– Virus
Sakit karena virus yang paling banyak menyebabkan radang tenggorokan antara lain:
• Pilek
• Flu
• Mononucleosis

Sakit karena virus lain yang dapat menyebabkan radang tenggorokan antara lain:
• Campak
• Cacar
• Batuk dengan napas sesak – panyakit umum pada anak-anak yang ditandai dengan ruam dan batuk berdahak

– Infeksi bakteri
Infeksi bakteri yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan antara lain:
• Sakit tenggorokan akibat bakteri
• Sakit amandel
• Diphtheria – sakit pernapasan serius yang jarang pada negara industri tapi lebih umum ada di negara berkembang

Penyebab lain
Penyebab lain sakit tenggorokan antara lain :
• Alergi. Bulu hewan peliharaan, jamur dan serbuk sari yang memicu reaksi alergi seperti kemerahan, mata bengkak dan hidung berlendir dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

• Kekeringan. Udara kering di dalam ruangan, khususnya ketika musim dingin dimana ruangan cenderung kelebihan panas, dapat membuat tenggorokan anda terasa kasar dan gatal, terutama sekali di pagi hari ketika anda bangun tidur pertama kali. Bernapas melalui mulut – sering disebabkan oleh hidung tersumbat – juga dapat menyebabkkan kekeringan yang kemudian menjadi sakit tenggorokan.

• Polusi dan iritan lainnya. Polusi udara luar ruangan dapat menyebabkan tenggorokan teriritasi. Tetapi polusi di dalam ruangan – khususnya asap tembakau – bahkan menjadi penyebab yang lebih besar dari kasus sakit tenggorokan kronis. Selain itu penjadi perokok pasif, minum minuman beralkohol dan makan makanan pedas juga dapat membuat tenggorokan bengkak.

• Ketegangan otot. Anda dapat mengalami ketegangan otot di tenggorokan seperti halnya anda mengalami di lengan atau kaki. Jika anda pernah mengalami sakit tenggorokan setelah bersorak di acara konser atau olahraga, anda sepertinya mengalami ketegangan pada otot tenggorokan. Suara anda mungkin juga menjadi serak (gejala laryngitis).

• Acid gastroesophageal reflux disease (GERD). Ini terjadi ketika asam lambung memenuhi saluran makanan (esophagus). Normalnya, lower esophageal sphincter mencegah asam naik ke esophagus. Tapi jika sphincter tidak normal atau lemah, asam lambung dapat naik, mengiritasi tenggorokan seperti hal nya esophagus. Iritasi tenggorokan yang disebabkan oleh GERD tidak terjadi pada gejala lain seperti infeksi virus, dan ini cenderung berkepanjangan, membutuhkan lebih dari sekedar beberapa hari untuk hilang. Hal ini juga jauh lebih umum terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak. Pada banyak kasus, anda dapat mencegah atau mengurangi GERD secara sederhana dengan merubah gaya hidup anda – contohnya kurangi berat badan yang berlebih, hindari makanan yang menyebabkan anda tidak nyaman dan tidak makan sebelum tidur. Ketika hal ini tidak efektif, obat tanpa resep maupun dengan resep dapat menawarkan beberapa pertolongan.

• Infeksi HIV. Orang dengan HIV positif kadang juga menderita sakit tenggorokan kronis. Hal ini karena infeksi sekunder seperti infeksi virus cytomegalovirus, infeksi virus yang umum terjadi dapat dengan ekstrim menjadi serius pada orang dengan sistem imun yang lemah.

• Tumor. Jika anda merokok atau minum alkohol, anda memiliki risiko tinggi tumor di tenggorokan, lidah dan pita suara. Pada beberapa orang tumor ini memiliki banyak tanda dan gejala. Pada orang yang lainnya, pada mereka dapat terjadi suara serak, pembengkakan dan sakit tenggorokan.

Faktor risiko
Meskipun seseorang dapat mengalami sakit tenggorokan, beberapa faktor risiko mambuat anda lebih mungkin mengalami sakit tenggorokan. Faktor tersebut adalah :

• Usia. Anak dan remaja paling banyak mengalami sakit tenggorokan. Anak-anak palinh umum mengalami masalah tenggoroKan terkait dengan infeksi bakteri.
• Menjadi perokok aktif maupun perokok pasif. Asap tembaka, mengandung ratusan racun yang dapat mengiritasi lapisan tenggorokan.
• Alergi. Jika anda memiliki alergi yang musiman pada debu, jamur atau bulu binatang yang lebih mudah terkena tenggorokan sakit daripada orang yang tidak memilkinya.
• Terkena iritan kimia. Partikel yang melayang-layang di udara dari asap pembakaran seperti hal nya kimia rumah lain.
• Infeksi sinus kronis attau rutin. Pembasahan di hidung atau atau infeksi sinus dapat menyebabkan iritasi tenggorokan.
• Tinggal atau bekerja secara berdekatan. Infeksi dan bakteri dapat menyebar di tempat orang berkumpul.
• Rendahnya kebersihan. Mencuci tangan anda secara hati-hati dan sering adalah jalan terbaikuntuk mencegah banyak infeksi virus dan jamur.
• Sistem imun yang rendah. Anda lebih rentan terinfeksi virus jika ketahanan tubuh anda rendah.

Pencegahan

Jalan terbaik untuk mecegah penyakit ini sebenarnya sangat sederhana: cuci tangan secara rutin. Pembersih tangan yang mengandung alkohol merupakan alternatif yang sangat baik untuk mencuci tangan, khususnya jika sabun dan air tidak tersedia.
Coba tips berikut ini untuk menjaga anda dan anak anda sehat :

• Hindari berbagi perlengkapan makan, gelas, serbet, makanan atau handuk.
• Hindari menyentuh telepon umum atau peralatan umum lain dengan mulut
• Secara rutin bersihkan telepon, keyboard PC dan remotes TV dengan pembersih. Ketika anda melakukan perjalanan, bersihkan telepon dan remote di kamar hotel anda.
• Hindari kontak secara dekat dengan orang yang sakit
• Sebisa mungkin tetap dirumah saat hari dengan polusi yang tinggi
• Jangan merokok, dan hindari menjadi perokok pasif
• Gunakan pelembab ruangan jika udara dirumah anda kering
• Gunakan tisu saat batuk dan bersin kemudian buang
• Ketika di dalam pesawat, jaga agar lubang angin di atas anda tertutup. Sirkulasi udara dapat menjadi sumber penyebaran virus.

Iklan

Wet Macular Degeneration

sumber : http://health.kompas.com/direktori/yourbody/117/Wet.Macular.Degeneration#detail

DEFINISI
Wet macular degeneration terjadi ketika pembuluh darah yang baru tumbuh secara tidak normal, kemudian bocor membanjiri di bawah macula. Macula adalah area dimana sel yang sensitif terhadap cahaya terbungkus dengan rapat di bagian tengah retina.

Banyak kasus wet macular degeneration merupakan kelanjutan dari dry macular degeneration. Pendeteksian dan penanganan secara dini dapat mengurangi akibat yang disebabkannya.
GEJALA
Gejala wet macular degeneration antara lain :

• Penglihatan mengalami distorsi. Sebagai contoh benda lurus terlihat seperti bergelombang atau membengkok.
• Pusat penglihatan mengalami penurunan kualitas
• Berkurangnya intensitas atau kejelasan terhadap warna
• Bayangan kabur atau titik buta pada penglihatan
• Penglihatan memburuk dengan cepat
• Melihat halusinasi. Sebagai contoh terbentuk pola yang tidak biasa, objek tertentu, hewan atau bahkan wajah. Hal ini dikarenakan kesalahan komunikasi diantara macula dan otak.

Penglihatan anda mungkin akan memburuk hanya pada satu mata pada tahun-tahun pertama. Akan tetapi penyakit ini dapat berefek pada kedua mata di kemudian hari.

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

Wet macular degeneration terjadi ketika pembuluh darah baru tumbuh secara tidak normal dari koroid di bawah dan di dalam macular pada retina. Pembuluh darah yang tidak normal ini bocor dan membanjiri dengan darah. Darah di antara koroid dan macula mempengaruhi fungsi retina dan menyebabkan penglihatan anda menjadi kabur. Sebagai tambahannya adalah penglihatan terlihat seperti bergelombang dan adanya titik buta pada penglihatan anda. Jika anda mengalami kondisi ini pada salah satu mata maka anda dapat mengalaminya pada kedua mata di kemudian hari.

Seperti halnya dry macular degeneration, wet macular degeneration disebabkan oleh penurunan fungsi sistem pembuangan pada mata. Sel yang sensitif terhadap cahaya pada retina mati dan berkumpul serta mempengaruhi suplai nutrisi ke retina. Akan tetapi apa yang memicu pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal tersebut belum terjelaskan.

Retinal pigment epithelial detachment
Bentuk lain dari wet macular degeneration adalah retinal pigment epithelial detachment yang terjadi ketika cairan yang bocort dari koroid dan berkupul di antara lapisan sel bagian dalam. Tidak ada pertumbuhan pembuluh sel yang tidak normal saat terjadi RPE terpengaruhi. Tetapi cairan di bawah RPE menyebabkannya terlihat seperti benjolan di bawah macula.

Faktor risiko

Wet macular degeneration memiliki faktor risiko antara lain:
• Berusia antara 60 tahun ke atas
• Sejarah keluarga dengan macular degeneration
• Wanita lebih cenderung mengalami kondisi ini dikarenakan usia wanita cenderung lebih panjang daripada laki-laki
• Merokok
• Obesitas
• Iris mata berwarna
• Terkena sinar matahari termasuk sinar ultra violet
• Kurang nutrisi untuk mata
• Mengalami kondisi penyakit cardiovascular

Pencegahan

Anda dapat menghindari macular degeneration dengan:
• Makan makanan yang mengandung antioksidan
• Berhenti merokok
• Kontrol kondisi anda jika memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit cardiovascular lain
• Sering melatih mata anda dengan menggerakkannya (olahraga mata)
• Rutin memeriksakan mata anda

Kenapa Anak Saya Selalu Tidur Larut Malam?

sumber : http://health.kompas.com/

TANYA : Dokter, anak saya seorang perempuan, sekarang baru berusia 19 bulan. Dia susah sekali tidur bila waktu malam tiba. Paling awal tidurnya jam 11.00, kadang jam 01.00 dini hari baru tidur. Yang dia lakukan adalah bermain dengan mainannya, kadang pengen suka nonton cd kesukaannya.

Daya nalarnya tinggi dan tidak rewel, tetapi bikin saya stres karena sudah capek kerja harus begadang dan sering kesiangan masuk kerja. Coba saya tanya ke yang lain, anak seusianya tidurnya paling antara jam 7 – 8 Apakah anak saya mengalami kelainan dok? Mohon penjelasan dokter, terima kasih.

(Frediana 26) JAWAB : Jadwal tidur anak sebenarnya dipengaruhi oleh faktor kebiasaan orangtua dalam mendidik dan membiasakannya tidur pada waktu tertentu. Kebiasaan itu lambat laun akan menetap dan menjadi jadwal tidurnya.

Kebiasaan tidur terlalu malam juga dapat disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan atau “ritual” yang dilakukan sebelum tidur, seperti yang mungkin sering dilakukan untuk si kecil yaitu menonton cd kesayangannya. Faktor lain yang mungkin mempengaruhi adalah rasa lapar, orangtua yang bekerja dan pulang ke rumah pada waktu malam hari sehingga ia terbiasa menunggui ayah ibunya sampai di rumah untuk dapat bercengkerama, dan sebagainya.

Waktu tidur untuk anak seusia si kecil memang berkisar antara 7-10 jam sehari. Cobalah untuk secara perlahan mengubah/menghilangkan kebiasaannya untuk bermain/menonton vcd sebelum tidur. Mulailah menetapkan “peraturan” waktu tidur, yaitu dengan mencoba menerapkan peraturan (tentu sesuai dengan tingkat pemahamannya) pada saat itu ia sudah ada di tempat tidur dan mencoba tidur, mungkin membantunya dengan membacakan cerita pendek sebelum tidur. Demikian, semoga penjelasan ini dapat membantu memecahkan masalah si kecil.

Perlukan Anak-anak Tidur Siang ?

sumber : http://health.kompas.com/read/2010/03/27/20103831/Perlukah.Anak-anak.Tidur.Siang.

KOMPAS.com — Beberapa ahli memiliki pendapat berbeda mengenai perlu-tidaknya anak-anak untuk tidur siang. Sebagian ahli mengatakan bahwa tidur siang untuk anak itu baik untuk kesehatan tubuh, apalagi yang sedang melalui masa pertumbuhan.

Sepanjang tidur siang, hormon kortisol yang bermanfaat akan menetralisasi stres sehingga saat bangun tubuh dalam keadaan segar dan mampu berkonsentrasi dengan baik. Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan tidur siang:
1. Mengembalikan kondisi fisik dan mental.
2. Mudah berkonsentrasi.
3. Mudah berkomunikasi dan menangkap pembicaraan.
4. Mudah beradaptasi.

Anak sulit tidur siang karena asyik bermain, atau sedang merasa sangat senang. Akibatnya, anak menjadi rewel berkepanjangan, kurang konsentrasi, susah bergaul, dan mengalami gangguan tidur pada malam harinya. Nah, berikut yang bisa dilakukan orangtua untuk “membujuk” si kecil agar mau tidur siang:

– Jelaskan pada si kecil mengenai pentingnya tidur siang yang harus ia lakukan. “Kalau Adik tidur siang, berarti badan Adik beristirahat sebentar. Badan yang tadinya capek jadi segar lagi. Kalau badan sehat dan segar, Adik jadi enggak mudah sakit.”

– Minimal satu jam sebelum tidur siang, anak tidak diberi aktivitas yang melelahkan. Ajak anak melakukan aktivitas tenang di kamar tidurnya.

– Lakukan berbagai cara seperti halnya menjelang tidur malam, semisal, membacakan buku cerita dengan suasana yang relaks, atau diperdengarkan lagu-lagu lembut pengantar tidur.

Namun, bagi anak usia sekolah, pada prinsipnya tidur siang bukan keharusan. Tetapi, jika memang ada waktu, misal anak pulang sekolah pukul 14.00, lalu tidur siang sampai pukul 16.00, bermain sebentar, lalu mandi dan belajar, ini masih diperbolehkan. Yang tidak disarankan bila anak mulai tidur pukul 18.00 lalu bangun pukul 20.00. Sebab, setelah terbangun badannya kembali segar dan tidak bisa tidur malam tepat waktu. Akibatnya, keesokan harinya sulit bangun.

(Tim Nakita/Bonus Tidur Nyenyak Optimalkan Kecerdasan Anak)

Agar Berat Badan Tak Lagi Naik

sumber : http://health.kompas.com/read/2011/03/18/11425248/Agar.Berat.Badan.Tak.Lagi.Naik

KOMPAS.com – Sukses menurunkan berat badan? Jangan senang dulu. Sebab, berat badan itu dapat naik lagi jika Anda tak hati-hati. Ikuti lima aturan sederhana berikut ini :

1. Timbang setiap hari

Tentu Anda bakal merasa depresi jika harus memantau berat badan setiap hari. Padahal kadar hormon yang berubah saja bisa membuat berat badan melambung. Sebenarnya itu menjadi alasan kenapa banyak program pelangsingan tidak menyarankan menimbang badan tiap hari karena bisa bikin Anda frustrasi.

Namun, menurut studi terbaru dari Annals of Behavioral Medicine, seringnya menimbang badan terkait dengan semakin banyak berkurangnya atau sedikitnya kenaikan berat badan. Dengan kata lain, orang yang menimbang setiap hari lebih mudah turun berat badan dan menjaganya dibanding yang kurang sering menimbang. Mengapa? Karena seringnya menimbang itu bikin lebih mudah bagi kita untuk mengoreksi sedikit kenaikan berat badan sebelum kenaikan itu menjadi berlebihan.

2. Bikin rancangan menu

Ketika sedang berdiet, Anda merencanakan dengan baik makanan saat sarapan, makan siang, kudapan, dan makan malam. Setelah berat badan idaman tercapai, apakah perlu juga ketat menjaga pola makan? Tentu saja! Jika Anda kembali ke pola makan sebelum berdiet, kemungkinan terjadi kenaikan berat badan kembali. Perhitungkan dengan seksama kebutuhan kalori Anda sekarang dan buatlah rencana menu makanan yang sehat sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Olahraga

Makan lebih sedikit untuk menurunkan berat badan, berarti membuat tingkat metabolisme tubuh jadi lebih lambat. Ini disebabkan Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit untuk menurunkan berat badan. Daripada menurunkan metabolisme tubuh, buang kelebihan kalori dengan olahraga yang bersifat aerobik.

4. Pertahankan pola hidup sehat

Pola hidup sehat itu antara lain berolahraga dan menjaga pola makan sehat. Kedua hal ini jika dilakukan dengan benar bisa menurunkan berat badan. Jangan tinggalkan kedua hal ini meskipun berat badan sudah turun. Jika biasa minum multivitamin ketika berdiet, tetap pertahankan itu. Jangan pula tinggalkan kebiasaan minum 8 gelas air putih setiap hari.

5. Definisikan kembali makna hidup normal

Banyak orang berharap mereka bakal tidak lagi mengatur pola makan sehat dan kembali makan “normal”. Artinya, mereka bebas makan apa saja sesuka mereka. Faktanya, Anda bakal kembali gemuk jika kembali bebas makan apa saja sesuka hati. Jadi bagaimana menjaga berat badan sehat tanpa merasa sedang berdiet?

Caranya, ciptakan situasi kebiasaan “normal” baru seperti olahraga teratur, memilih makanan sehat saja, membatasi cokelat, puding, permen, dan roti manis, misalnya. Seiring berjalannya waktu, Anda akan merasa sehat dan tak masalah memiliki pola makan baru ini tanpa merasa sedang berdiet. @ Diyah Triarsari

Istimewanya Seorang “Short Sleeper”

sumber : http://health.kompas.com/index.php/read/2011/03/16/12280982/Istimewanya.Seorang.Short.Sleeper

KOMPAS.com — Kehilangan waktu tidur adalah hal yang merugikan dan kerap menjengkelkan. Tubuh bisa cepat lelah, mengantuk, dan konsentrasi menurun. Namun, bagi sebagian orang yang mendapat “keistimewaan”, kehilangan waktu tidur satu atau dua jam pada malam hari tampaknya bukan masalah berarti.

Mereka yang mendapat anugerah itu adalah orang-orang yang secara alami tak butuh tidur berlama-lama atau juga disebut dengan istilah short sleeper. Menurut para ahli, orang-orang istimewa ini mengalami mutasi pada gen hDEC2 yang berfungsi mengatur siklus tidur. Mutasi inilah yang membuat mereka tak mengalami masalah walau harus kekurangan tidur.

Beberapa tokoh terkenal yang diyakini merupakan seorang short sleeper antara lain adalah mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, aktor James Franco, dan pebisnis dan ahli kuliner Martha Stewart. Apakah kecenderungan mereka selalu tidur sebentar karena faktor genetik atau karena kemauan keras, hal ini memang belum diketahui secara pasti.

Menurut Ying-Hui Fu, profesor neurologi dari Universitas California San Francisco, AS, mereka yang secara alami memiliki kecenderungan sebagai short sleeper memang memiliki keuntungan secara kompetitif. Walau begitu, mungkin tidak banyak orang di dunia ini mengalami mutasi gen tersebut.

“Sulit untuk mengatakan seberapa sering kasus mutasi ini terjadi,” ujarnya.

Di laboratorium tempat ia bekerja, Fu hanya menemukan 20 sampai 30 orang yang mengalami mutasi genetik dan hal itu diyakini memberikan kontribusi terhadap kemampuan tidur mereka yang hanya beberapa saat.

Sebagian besar dari mereka yang mengalami mutasi ini memang terbilang istimewa. Mereka memiliki dua jenis pekerjaan, karier yang sukses, dan menikmati hobi yang beragam.

“Setiap hari, mereka punya dua atau tiga jam waktu luang untuk melakukan sesuatu. Mereka sangat aktif,” ujar Fu.

Amy Avery, seorang warga Atlanta, adalah salah satu di antara mereka yang termasuk memiliki keistimewaan itu. Meski belum jelas apakah dia mengalami mutasi gen, Avery mengaku terbiasa tidur hanya dalam empat hingga lima jam setiap malam.

Kendati kerap tidur singkat, Amy tidak memerlukan kopi atau minuman berkafein lain saat bekerja pada siang hari.

“Saya sudah mengalaminya sejak lama. Saya bisa bekerja penuh dan tidak menguap atau kelelahan selama seharian,” ujarnya.

Avery setiap hari mampu mengurus keluarganya, tetapi ia juga bekerja dalam waktu penuh sebagai direktur bidang digital pada sebuah perusahaan periklanan. Kedua anaknya yang berusia 2 dan 5 tahun selalu tidur sekitar pukul 09.00 malam dan suaminya pada pukul 10.00 malam. Avery pun dapat mengerjakan tugas rumah tangga, seperti mencuci, setelah anak dan suaminya terlelap. Ia juga menonton televisi, membaca buku, dan menyelesaikan tugas kantornya.

“Saya merasa semuanya berjalan secara alami. Saya masih bisa beraktivitas dalam keadaan segar,” ungkapnya mengomentari pola tidurnya.

Kebiasaan tidur singkat juga dialami Dan Nainan, seorang komedian yang tinggal di New York. Pria berusia 29 tahun ini mengaku tidur hanya empat jam setiap malam. Ia selalu menghindari obat-obat resep serta tidak meminum alkohol dan kafein.

“Ini memberikan saya keuntungan. Saya punya 20 persen waktu lebih dibandingkan orang biasa,” ujarnya.

Nainan pun tak tahu apakah faktor gen atau tuntutan kerja yang membuat jadwal tidurnya begitu singkat. Ia selalu rutin tidur pada malam hari dan terbangun empat jam kemudian. Dengan waktu luang yang tersedia, ia bisa menyusun materi komedi dan strategi pemasaran.

Problem kurang tidur
Apa yang dialami Nainan belum tentu berlaku bagi yang lain, apalagi bagi mereka yang tubuhnya memerlukan istirahat selama tujuh atau delapan jam. Masalah justru akan muncul ketika kebutuhan tidur tidak terpenuhi.

Para ahli mengingatkan, banyak orang di era modern ini yang kekurangan tidur. Dan bahayanya, mereka seperti bangga dengan hal itu karena seperti menjadi manusia super. Padahal, kekurangan tidur justru akan membawa petaka dan menjauhkan seseorang dari sosok super.

“Anda menjadi lelah. Berjalan pun kelelahan. Penampilan Anda jadi buruk, pikiran menurun, demikian juga dengan konsentrasi,” kata dr David Volpi, dokter dari Manhattan Snoring and Sleep Center.

Kurang tidur memang dapat menyebabkan kekalahan pada pengendara, mengantuk, serta buruknya koordinasi tangan dan mata. Dalam jangka panjang, orang yang tidur kurang dari enam jam terbukti memiliki risiko lebih besar mengalami kematian, obesitas, serangan jantung, dan stroke.

Penelitian menunjukkan, sebagian besar manusia membutuhkan waktu selama tujuh hingga delapan jam untuk tidur, dan bahkan beberapa di antaranya perlu sampai 10 jam.

Fu menilai, orang yang terlahir bukan sebagai short sleeper menggunakan hal-hal artifisial sehingga menjadi kurang tidur. “Akibat jangka panjangnya, hal itu dapat memicu masalah kesehatan, seperti risiko penyakit jantung dan kanker,” ujarnya.

Saat ini belum ada penelitian yang menjelaskan apakah risiko kesehatan pada kelompok short sleeper berkaitan dengan kurang tidur.

Pada 2009, dalam sebuah laporan yang dimuat jurnal Science, Fu dan timnya dari Universitas California berhasil mengidentifikasi ibu dan seorang anak perempuannya yang secara teratur tidur sekitar 6,25 jam setiap hari. Hasil tes darah menunjukkan bahwa mereka mengalami mutasi yang memengaruhi siklus selama 24 jam. Fu mengatakan, ada kemungkinan mereka mengalami mutasi genetik yang memengaruhi pola tidur.

“Mereka sangat energik. Empat sampai enam jam itulah waktu tidur mereka yang optimum,” ungkap Fu mengomentari mereka yang mengalami mutasi genetik.