Q & A Bayi ASI


sumber : milis sehat
Asi eksklusif tapi BAB jarang

05/04/2005
Q : Bu Dokter,Bayi saya usia 3 bulan, BB 6 kg, Panjang 60cm, Minumnya ASI Eksklusif. Sejak 3 minggu terakhir BABnya jarang bisa 3-5 hari tidak BAB sehingga harus dibantu dengan Dulcolactol atau Microlax (setelah konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak). Bila BAB (setelah diberi obat) pun bentuknya lembek spt bubur (ada ampas dikit). Padahal makanannya hanya ASI saja.
Saya sudah coba beri pepaya dan air putih tetapi tetap tidak membantu.Bila saya pijat bayi (ILU), bayi hanya buang angin saja. Saya juga sudah masukkan termometer dan jari kelingking (pake baby oil) ke dalam anusnya tapi tidak juga BAB.
Satu-satunya cara utk BAB adalah dengan minum DULCOLACTOL atau Microlax. Menurut DSA saya, kejadian ini karena anak saya malas mengedan, apakah betul demikian ?Apa yang sebenarnya terjadi pada anak saya ?Apa tindakan yang harus saya lakukan dok ? Tolong dijawab ya dok.Terima Kasih.
Lia

A : Thanks atas emailnyaMemang umumnya kalau bayi dengan ASI eksklusif BABnya setiap hari Di lain pihak, tidak sedikit bayi ASI eksklusif yang BABnya jarang. Namun demikian, pada kenyataannya tidak sedikit bayi ASI yang BABnya tidak setiap hari. Dan bayi umumnya bisa mentolerir tidak BAB sampai 5 harian (pukul rata) … yang penting perhatikan apakah bayimu merasa tidak nyaman akibat BAB yang tidak setiap hari…
Kalau bayimu tenang-tenang saja dan tidak rewel, biarkan saja, persering frekuensi pemberian ASI.
Kedua, setiap pagi, bantu bayimu dengan mengangkat kedua kakinya sehingga bokongnya agak terangkat dan memudahkan dia kalau akan mengejan.
Ketiga, jangan berikan pencahar kecuali bayimu tidak BAB lebih dari 5 hari dan rewel.
Kabari lagi ya dan please jangan berikan pencahar
Bayi yang mendapat ASI eksklusif memang BABnya bisa jarang, bisa hanya 1 -2 minggu sekali. Hal ini dikarenakan ASI yang diberikan seluruhnyaakan diserap oleh tubuh sehingga tidak ada lagi zat sisa/ampas yang perlu dibuang oleh tubuh. Tinjanya biasanya akan berwarna kuning dan bentuknya pun tidak padat tapi seperti pasta ataupun berbiji ataupun cair.
Jadi kamu tidak perlu khawatir apabila anak mu jarang BAB. Yang harus ibu waspadai adalah apabila frekuensi BAB anak ibu yang jarang disertai dengan gejala-gejala seperti anak rewel dan tidak mau minum ASI, tampak kesakitan, berat badan tidak naik, serta perutnyaterlihat kembung dan buncit, atau muntah-muntah.
Mengenai pemberian laksatif yang dianjurkan DSA ibu, menurut saya kurang tepat. Oleh karena laksatif/pencahar hanya boleh diberikan pada anak usia lebih dari 6 bulan. Serta pemakaiannya harus hati-hatioleh karena pemberian yang lama dan dosis yang berlebihan justru dapat menyebabkan terjadinya diare, dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, serta mual-muntah.
Demikian informasinya, semoga kamu lebihtenang dan tidak cemas lagi.
Wati

Asi eksklusif tapi BAB susah

18/03/2005
Q : Bu,Bayi saya usia 3 bulan dgn berat 5,8 kg saya berikan ASI exclusif dan belum diberikan makanan tambahan. Selama 2 bulan pertama BAB nya lancar sekali bisa 5-6 kali dalam sehari dan berampas. Tapi begitu masuk usia 2 bulan, BAB nya mulai 1 hari sekali dan sudah 1 minggu terakhir ini BABnya tiap 3 hari sekali itu pun harus diberi pencahar sirup (pemberian obat ini setelah konsultasi ke dokter). Kotoran yang keluar seperti bubur dgn ampas yang sedikit dan kadang berwarna hijau atau kuning.
Baunya terkadang seperti bau asam campur telur busuk. Padahal BAB bayi ASI seharusnya lancar, benar begitu dok? Lalu kenapa anak saya seperti ini ya dok ? Tiap hari BAB saya lancar dan rajin makan sayur dan buah-buahan. Langkah apa yang harus saya lakukan agar BAB anak saya kembali normal tanpa pencahar lagi?
Terima kasih Dok atas nasihatnya.

A : Dear LiaThanks atas emailnyaMemang umumnya kalau bayi dengan ASI eksklusif BABnya setiap hari Di lain pihak, tidak sedikit bayi ASI eksklusif yang BABnya jarang. Namun demikian, pada kenyataannya tidak sedikit bayi ASI yang BABnya tidak setiap hari. Dan bayi umumnya bisa mentolerir tidak BAB sampai 5 harian (pukul rata) … yang penting perhatikan apakah bayimu merasa tidak nyaman akibat BAB yang tidak setiap hari…
Kalau bayimu tenang-tenang saja dan tidak rewel, biarkan saja, persering frekuensi pemberian ASI. Kedua, setiap pagi, bantu bayimu dengan mengangkat kedua kakinya sehingga bokongnya agak terangkat dan memudahkan dia kalau akan mengejan. ketiga, jangan berikan pencahar kecuali bayimu tidak BAB lebih dari 5 hari dan rewel. Kabari lagi ya dan please jangan berikan pencaharpeluk cium untuk bayimu
wati

7 thoughts on “Q & A Bayi ASI

  1. Salam…

    Tanya dok, anak sy usia 1 bln dgn ASI eksklusif. Tinjanya seperti bubur dan berbiji, kadang ada campuran warna hijaunya. Yg saya khawatirkn itu pada saat mau BAB anak saya kelihatan berjuang keras mengejan sampai merah mukax dan pernah sampe nangis. BAB nya jg sedikit2 keluarnya. Saya pernah baca artikel bhw bayi belajar BAB dgn mengejan sambil tidur tp apakah belajarnya selama ini? (3 mgu).

    Sy sgt bharap penjelasannya krn takut ke dokter di kota kecil di Papua ini ntar dikasih obat pencahar.

  2. tanya dok,
    anak saya usia 6 bulan dan asi eksklusif dan sdh mndpt mp asi brupa bubur susu.tapi bab nya g lancar serta fesesnya keras..bolekah pmbrian microlax utk bayi saya,kalo bole brapa dosisnya dok.mhon bantuannya.

  3. dok ,baby saya 6 bln smenjak MPASI dy pup.y keras bgt ,smpe nangis teriak2 kl pup udh 3x ini bund , kira2 knpa ya?apa karna g cocok m MPASI.y ?
    kasian bgt bund liat.y …

  4. dok anak saya usia 3 bulan. dari usianya 1 bulan BAB nya sudah mulai tidak lancar. kadang bisa 3-4 hari sekali. pada saat itu saya memberikannya asi+sufor..
    sebulan terakhir ini saya tidak memberikan dia sufor lg dan hanya asi saja. tapi kenapa sudah 8 hari tidak BAB ya.
    bayi nya sih tidak rewel tetapi kalo buang angin bau.
    apa yang harus saya lakukan ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s