Q & A Asi dan Antibiotika


sumber : milis sehat

06/10/2005
Q : Dok, saya ingin menanyakan beberapa hal:Saat ini saya sedang menjalankan program ASI eksklusif. Namun sudah 1 minggu ini saya agak khawatir dengan mutu ASI saya, karena saya sedang batuk pilek dan sedang minum obat batuk yg diberi resep oleh dr umum. – Amoxilling 500g sehari 2X- Dextral sehar 3X – FG Troches sehari 3Xapakah obat-obat yg saya minum itu ada pengaruhnya bagi anak saya, karena anak saya masih ASI eksklusif.

  • Pada tgl 4 Okt nanti, anak saya sdh berusia 6 bulan. saya akan memberi dia makanan padat berupa bubur susu, buah serta memberikan dia susu formula meski ASI tetap jalan terus. Kira-kira buah, bubur susu dan susu formula apa yg baik utk anak saya.
  • Sampai usia berapa anak saya beralih dr bubur susu ke makanan yg diblender dst. Serta bagaimana jadwal yg tepat memberikan makanan tersebut.
  • Demikian pertanyaan saya mohon
    Aan

    A : Dear Aan, thanks buat emailnyaPertama, saya bingung kenapa ya dokternya memberikan antibiotika untuk batuk pilek. Flu disebabkan oleh virus jadi tidak usah dan tidak boleh makan antibiotika. Antibiotika tidak mampu memerangi Infeksi virus; infeksi virus hanya dapat diperangi oleh sistem imun tubuh kita. Kalau saya boleh beri saran, saya akan stop saja antibiotikanya dan obat semuanya, kalau pusing ya makan panadol. Untuk batuknya, banyak minum air hangat. Coba deh buka web CDC dan WHO, disitu tegas-tegas dikatakan, jangan pakai antibiotika untuk mengatasi infeksi virus seperti flu dan batuk. Anakmu bisa diberi susu apa saja – semuanya sama saja kok, tidak ada yg bisa menyaingi ASI. Mestinya, ASInya tetap saja, bahkan bisa dicampur di makanannya. Tidak usah pakai formula, kan anjuran WHO, ASI merupakan makanan utama sampai usia 1 tahun, makanan yang diberikan benar-benar hanya berupa tambahan. ASI juga dianjurkan untuk diberikan sampai 2 tahun atau lebih. Kalau pasien-pasien saya, tidak kaku harus nasi tim saring; sesudah buat bubur beras atau tepung beras dan sayuran, bertahap saya perkenalkan pada berbagai jenis karbohidrat seperti kentang, jagung, ubi, makaroni, tentunya halus ya, nah usia 8 bulan agak kasar, usia 9 bulan semakin kasar karena usia 1 tahun seharusnya bayi sudah memakan makanan kita.
    Yg juga perlu diingat, jangan dibiasakan untuk memberikan makanan dicampur alias diblender sekaligus, bayi jadi kehilangan pengalaman untuk mengecap berbagai rasa. Nanti kalau sudah besar juga susah makan sayur. Batuk pilek pada bayimu kan juga virus, kalau kamu buka panduan di beberapa situs, obatnya hanya ruangan yang Humid alias jangan pasang AC, minum hangat, berikan NaCl untuk tetes hidungnya supaya ingusnya ngocor, dan berikan balsam untuk dadanya. Kalau perlu, uapkan air panas dua kali sehari. Ok sukses ya
    wati

    2 thoughts on “Q & A Asi dan Antibiotika

    1. seminggu yll saya dirawat di rs krn kolik dan ada i feksinya shg harus disuntikkan antibiotik yg katanya dosisya lumayan tinggi di selang infus. saya sudah sampaikan k dokter bahwa saya baru melahirkan 1 bulan yll (saat saya masuk rs) dan sedang nenyusu.
      sekarang saya merasa asi saya tidak banyak diproduksi, apakah ini efek antibiotik yg disuntikkan itu?
      yang ingin saya tanyakan lagi : adakah cara agar produksi asi saya banyak kembali agar saya tidak perlu mbr susu formula pada bayi saya (saat ini berusia 37 hari). apakah efek antibiotik ini akan permanen thd produksi asi saya?? trksh jawabannya.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s