Mendidik Anak Tak Sulit Kok


sumber : http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/cyberwoman/detail.aspx?x=Mother+And+Baby&y=cyberwoman|0|0|8|1364

sumber : majalah mother and baby
“Sejak pertama memiliki anak, saya memiliki ketakutan sendiri. Mungkin juga ketakutan yang sama juga dialami oleh para ibu lainnya. Yaitu ketakutan tak bisa mendidik anak dengan baik.,” demikian cerita Wulan (30).

Pernahkah Anda merasakan ketakutan yang sama seperti Wulan? Orang bijak berkata, dibandingkan pekerjaan apapun di dunia ini, pekerjaan paling hebat adalah membesarkan anak. Sebab, seorang anak tak cukup hanya dipenuhi sandang dan pangannya saja, tapi juga kewajiban lainnya yang sama pentingnya, yaitu memberikan pendidikan yang baik secara formal dan informal.

Jika orangtua berhasil mendidik anaknya dengan baik, maka kelak akan menghasilkan anak yang berperilaku baik. Demikian pula sebaliknya. Nah, itu sebabnya dibutuhkan beberapa aturan main dalam mendidik anak, agar kelak anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang baik, bertanggungjawab dan bisa menjadi kebangaan orangtuanya. Apa sajakah?

1. Lingkungan yang positif dan penuh kasih sayang dapat membentuk anak menjadi pribadi yang percaya diri. Setiap tindakan orangtu juga sangat mempengaruhi perkembangan mental anak kelak. Dianjurkan agar orangtua selalu menjaga sikapnya baik itu nada suara, bahasa tubuh dan ekspresi wajah orangtua dengan sangat hati-hati.

2. Tak ada salahnya sesekali memberikan pujian pada anak. Sebab pujian bisa mnejadi sebuah penghargaan pada anak sehingga akan membuat anak bangga merasa sanggup melakukan sesuatu dengan mandiri.

3. Jangan pernah membandingkan-banding anak dengan anak lain, sebab hal ini akan membuat mereka merasa minder dan tak berguna.

4. Hindari melontarkann pernyataan buruk pada anak, seperti “Bodoh banget sih!” atau “Jangan seperti bayi dong!” Percayalah, komentar buruk akan senantiasa melekat pada anak. Cobalah untuk menekan pada anak, bahwa setiap orang bisa melakukan kesalahan, termasuk dia. Namun semuanya tidak akan mengurangi sedikitpun kasih sayang Anda padanya meskipun Anda tidak menyukai perilakunya.

5. Anak biasanya akan belajar berperilaku dari orangtuanya. Itu sebabnya disarankan agar orangtua memikirkan kembali apapun tindakan yang akan dilakukan. Misalnya jika marah Anda akan memukul, maka janganlah kaget jika anak Anda sedang marah pada temannya ia akan memiliki kecenderungan yang sama dengan Anda, yaitu memukul. Mulai sekarang ajarkan pada anak sikap menghargai, setiakawan, jujur, baik, mau bertoleransi serta tidak egois.

6. Sejalan dengan usia serta perkembangan mental anak, cobalah untuk mengubah cara mendidiknya. Jadilah orangtua yang fleksibel jangan terlalu kaku.

7. Sadarilah bahwa tak ada orangtua yang sempurna di dunia ini, termasuk Anda. Sebagai manusia Anda pun memiliki kekuatan dan kelemahan. Jadi kenalilah kemampuan Anda dan pasangan. Selanjutnya bekerjasamalah untuk saling bahu membahu dalam mendidik anak.

Sumber: conectique.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s