Operasi Caesar


sumber : milis balita-anda

source http://www.babycentre.co.uk/pregnancy/labourandbirth/labourcomplications/caesarean/

(translated by Sylvia Radjawane)

CAESAREAN SECTION

Why might I need a caesarean section?

Beberapa wanita mengetahui bahwa mereka akan mengalami operasi caesar
sebelum mereka bersalin. Pada kasus-kasus lainnya, keputusan untuk memilih
operasi caesar dilakukan selama persalinan berlangsung.

Beberapa kondisi yang biasanya membutuhkan operasi caesar terencana, yaitu:

• Posisi bayi sungsang (posisi pantat di bawah) atau posisi menyilang, atau
ada penyakit atau ketidaknormalan janin.

• Ada 3 atau lebih bayi dalam rahim.

• Ibu memiliki penyakit kelamin herpes aktif, yang dapat tertular kepada
bayi jika dilahirkan lewat vagina.

• Letak plasenta di bawah (placenta previa) yang mengahalangi jalan ke luar
bayi, atau plasenta terpisah dari dinding rahim sehingga membahayakan janin.

• Penyakit tekanan darah tinggi saat kehamilan (pre-eclampsia) sang ibu
berubah parah dengan cepat, sehingga berbahaya untuk menunda kelahiran.

• Terdapat sejarah kehamilan yang menyangkut operasi rahim atau operasi
caesar berulang kali.

Ibu dapat mengalami kelahiran melalui operasi caesar yang tak terencana
untuk beberapa alasan, di antaranya:

• Denyut jantung bayi menjadi tidak teratur, yang berarti bayi tidak dapat
menghadapi kelahiran melalui vagina.

• Tali pusar (ari-ari) melilit di leher bayi, yang akan membahayakan selama
kelahiran melalui vagina.

• Tali pusar rusak, atau terselip melalui leher rahim yang membahayakan jika
mengalami tekanan selama kelahiran dan dapat memotong suplai oksigen bayi.

• Plasenta terobek atau terlepas.

• Bayi tidak juga bergerak turun menuju jalan lahir karena leher rahim
berhenti membuka atau karena beberapa alasan lainnya.
What Happens during a caesarean? Dengan prosedur ini seorang dokter akan
membuat potongan di dalam perut dan rahim ibu dan mengeluarkan bayi
melaluinya.

Umumnya, suami atau pendamping Anda dapat mendampingi Anda selama persiapan
dan saat kelahiran. Hanya jika operasi caesar itu benar-benar darurat atau
Anda membutuhkan anestesi total, pendamping Anda akan diminta untuk menunggu
di luar ruang operasi.

Sebagian besar kelahiran lewat operasi caesar dilakukan dengan bantuan
epidural sehingga Anda tetap terjaga dan dapa segera melihat bayi Anda
setelah dilahirkan.

Selain pemasangan epidural pada punggung Anda, Anda juga akan dipasang
kateter yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung isi kandung kemih
Anda serta infus di tangan Anda untuk memberikan pada Anda cairan ekstra
atau penawar sakit jika dibutuhkan. Anda juga akan dipasang monitor jantung
selama operasi dilakukan.

Sebuah layar akan dipasang sementara prosedur operasi berlangsung. Anda
mungkin ingin dokter Anda memberi tahu Anda apa saja yang ia sedang lakukan,
sehingga Anda segera tahu saatnya bayi Anda dilahirkan. Ada pula calon
orang tua yang ingin diperdengarkan musik di dalam ruang operasi selama
persalinan berlangsung.

Saat Anda benar-benar merasakan efek anestesi, dokter akan membuat irisan
kecil horizontal di dalam kulit Anda di daerah atas tulang kemaluan Anda,
kemudian membuat irisan kedua di bawah, di dalam rahim Anda. Kemudian bayi
Anda akan dikeluarkan. Prosedur ini hanya memakan waktu beberapa menit. Bayi
Anda akan segera diperiksa oleh dokter ahil anak dan diperlihatkan pada
Anda. Jika bayi Anda sangat kecil atau tidak sehat ia mungkin akan dibawa
ke unit khusus perawatan bayi. Jika tidak, pendamping Anda dapat
menggendongnya sementara plasenta dikeluarkan dan dilakukan
penjahitan. Semuanya
memakan waktu sekitar 30 menit. Setiap lapis otot dan kulit harus ditutup
menggunakan jepitan, perekat atau benang jahit operasi.

Setelah semua beres biasanya Anda dipindahkan ke ruang pemulihan, dan bidan
akan menolong Anda untuk menyusui bayi Anda. Anda akan dapati ternyata
lebih nyaman jika Anda dan bayi Anda berbaring ke arah satu sisi dan saling
menatap. Kadang butuh waktu untuk menemukan posisi menyusui yang nyaman
setelah operasi caesar, tetapi bersamaan dengan waktu akan jauh lebih mudah
melakukannya.

Can I minimise my chances or having a caesarean birth?

Banyak operasi caesar yang dilakukan telah menyelamatkan hidup ibu atau bayi
atau keduanya, jadi prosedur ini tidak bisa mutlak dihindari sehubungan
dengan kasus yang dihadapi. Tetapi ada beberapa cara yang dapat Anda
lakukan untuk mengurangi peluang Anda mengalami operasi caesar, di
antaranya:

• Tetap sehat selama kehamilan, makan makanan yang baik, latihan dan banyak
istirahat. Saat persalinan dimulai Anda akan berada pada kondisi optimal.

• Cari tahu tingkat operasi caesar di daerah kediaman Anda. Jika Anda punya
pilihan beberapa rumah sakit, periksalah tingkat pelaksanaan operasi dan
bandingkanlah.

• Ajaklah seorang pendamping menghadiri persalinan Anda. Studi menunjukkan
bahwa kehadiran pendamping yang terlatih dan mendukung selama persalinan
Anda mengurangi kejadian persalinan lewat operasi caesar.

• Pertahankan posisi berdiri tegak selama mungkin selama persalinan. Berjalan
dan berdiri dapat mempercepat proses karena dapat membuat kontraksi
berlangsung semakin kuat, lama dan lebih efektif. Bahkan posisi duduk dapat
mempercepat lamanya proses persalinan dibandingkan posisi berbaring.

• Minum banyak air selama persalinan untuk mencegah dehidrasi. Beberapa
ahli juga menyarankan untuk sering makan makanan kecil selama persalinan
untuk mempertahankan energi Anda yang mungkin terkuras.

I had my first child by caesarean. Can I deliver my next baby vaginally?

Mengalami kelahiran lewat operasi caesar tidak berarti bahwa Anda harus
mengalami operasi caesar pula untuk bakal anak Anda selanjutnya.
Kenyataannya, sekitar 70% wanita berhasil menjalani VBAC (*Vaginal Birth
After Caesarian*). Irisan horisontal di kulit perut dan irisan vertikal yang
di buat di lapisan kulit bawah pada rahim sangat mengurangi resiko kerusakan
rahim.

note:
section: ‘Are the caesarean section rates too high?’ are not translated yet.
It’s relating to UK CS delivery condition

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s