Posisi Melahirkan


sumber :http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/Cyberwoman/detail.aspx?x=Mother+And+Baby&y=Cyberwoman|0|0|8|430

Mother And Baby Fri, 28 Feb 2003 09:52:00 WIB

Kebanyakan wanita melahirkan dengan cara berbaring terlentang di tempat tidur. Meski begitu ada wanita tertentu yang mencoba posisi berbeda untuk menemukan pengurangan nyeri dan untuk membuat melahirkan bayi mereka lebih mudah. Berikut hasil wawancara dengan Dr Dedy Arman dari RS Hermina Bekasi.

Dulu wanita sering menjalani fase persalinan dan melahirkan dengan posisi tegak yang membuat serviks tetap vertikal, seperti berlutut, berjongkok, duduk, atau berdiri tegak. Melahirkan dengan posisi ini memungkinkan dinding perut (abdomen) relaks dan bayi turun ke dalam jalan lahir lebih cepat. Karena kontraksi terjadi lebih kuat dan lebih teratur, maka persalinan yang dialami lebih singkat.

Sekarang ini banyak wanita meminta untuk memilih posisi melahirkan yang lebih memberikan kenyamanan. Kebebasan memilih posisi melahirkan dapat membuat ibu lebih percaya diri mengatasi persalinan dan melahirkan. Wanita yang memilih sendiri posisi melahirkannya dapat merasa lebih puas dengan pengalaman melahirkannya.

Jika hal ini penting bagi Anda, bahas masalah ini dokter yang bakal menangani persalinan. Tanyakan tentang fasilitas yang tersedia di RS tempat Anda bersalin, apakah memiliki peralatan khusus seperti kursi untuk melahirkan, balok berjongkok, atau tempat tidur, untuk membantu Anda merasa lebih nyaman.

Posisi yang dapat Anda pertimbangkan untuk posisi melahirkan diuraikan di bawah ini:

1. Berjalan dan Berdiri

Merupakan posisi yang baik untuk digunakan selama persalinan dini. Berjalan dapat membantu Anda bernafas lebih mudah. Berdiri di bawah shower hangat dapat menjadi pereda sakit. Ketika berjalan pastikan ada orang lain bersama Anda untuk memberi dukungan baik fisik maupun emosional.

2. Duduk

Dapat menurunkan kekuatan dan frekuensi kontraksi dan dapat memperlambat persalinan. Duduk setelah berjalan atau berdiri dapat dibenarkan, namun duduk dapat menjadi tak nyaman selama terjadinya kontraksi.

3. Berlutut dengan disangga tangan dan lutut Anda

Merupakan cara terbaik menghilangkan nyeri bokong. Cara lainnya adalah berlutut dengan sangaan kursi atau pasangan Anda, meregangkan otot-otot bokong. Efek yang ditimbulkan sama dengan berjalan dan berdiri.

4. Berbaring miring

Posisi ini khususnya digunakan jika Anda mendapat kan obat penghilang nyeri, dimana Anda harus berbaring di tempat tidur. Berbaringlah miring ke kiri, kemudian ke sisi kanan.

5. Posisi berbaring telentang

Meski posisis ini paling umum digunakan untuk melahirkan, tetapi dapat menurunkan kekuatan dan frekuensi kontraksi, yang dapat memperlambat proses persalinan. Posisi ini juga dapat membuat tekanan darah turun dan menyebabkan denyut jantung bayi turun. Jika Anda berbaring telentang, tinggikan tempat kepala tidur dan letakan bantal di bawah satu paha sehingga Anda tidak berbaring rata. (BOD/Your Pregnancy)

Sumber: Tabloid Ibu Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s