Menu Ibu Hamil Saat Ngidam


sumber : http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/Cyberwoman/detail.aspx?x=Mother+And+Baby&y=Cyberwoman|0|0|8|427

Mother And Baby Tue, 25 Feb 2003 09:40:00 WIB

Mengidam adalah pertanda di dalam badan ibu hamil terjadi perubahan besar yang menyangkut susunan enzim dan hormon. Dengan demikian tubuh ibu menjadi lebih efisien menyerap zat gizi dan makanan sehari-hari.
Tanda-tanda ngidam nafsu makan menurun, merasa mual, dan muntah, namun hanya beberapa bulan yang disudahi dengan naiknya nafsu makan.

Saat ini ibu hamil dianjurkan banyak minum dan makan yang segar-segar seperti jus buah. Makanan ini bisa diambil dari buah segar dan rasa sedikit asam, bisa juga berupa asinan buah sayuran atau selada buah.

Kebutuhan gizi memang belum meningkat mengingat pertumbuhan janin belum cepat, tetapi tetap diusahakan makan sesuai porsi sehari-hari, jangan kurang dari kebutuhan normal. Kebutuhan normal rata-rata perempuan Indonesia 2.200 kalori.

Syarat menu

Menu yang baik untuk ibu yang sedang ngidam adalah hidangan yang terasa segar dan asam. Manfaatkan banyak buah dan sayuran segar. Bila mual dan muntah, upayakan porsi kecil tetapi sering atau masakan panas yang dihidangkan panas. Hidangkan makanan segar yang banyak memakai tomat asam dan lain-lain; dan upayakan terus makan sesuai porsi. Pilihlah makanan yang padat kalori sehingga porsi akan bisa dihadirkan kecil.

Zat gizi yang diperlukan

Karbohidrat adalah sumber energi utama, terdiri dari dua jenis yaitu karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula merah, dan karbohidrat kompleks seperti tepung, beras, jagung, gandum dan lain-lain.

Protein adalah zat gizi untuk pertumbuhan. Janin yang sedang tumbuh memerlukan protein tambahan, di samping kebutuhan ibu sendiri. Protein terdapat dalam ikan, ayam, daging, susu, telur, kacang-kacangan, tahu dan tempe.

Lemak
Dalam makanan lemak merupakan sumber kalori dan melarutkan vitamin A, D, E dan K, terdapat di dalam minyak goreng, margarin, mentega, dan dalam bahan makanan hewan atau nabati.

Vitamin

Vitamin A penting untuk pertumbuhan tulang mata, rambut, kulit, mencegah kelainan bawaan. Sumbernya susu, keju, mentega, hati, kuning telur, minyak ikan.

Provitamin A terdapat dalam sayuran berwarna seperti daun singkong, kangkung, bayam, wortel, tomat, dan buah berwarna. Provitamin A di dalam tubuh akan dikonversi menjadi vitamin A dengan adanya lemak.

Vitamin B terdiri sekelompok vitamin yang berfungsi menjaga sistem susunan saraf agar berfungsi normal. Vitamin ini terdapat dalam nasi, roti, susu, daging dan makanan yang diformulasi seperti tempe.

Vitamin C berguna untuk pembentukan dan integritas jaringan dan peningkatan penyerapan zat besi, terdapat dalam buah sayur dan sayuran segar.

Mineral berguna untuk pertumbuhan dan mempertahankan jaringan serta mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Zat besi berguna untuk pertumbuhan sel-sel darah merah yang diperlukan untuk pertumbuhan janin. Sumber zat besi adalah daging, ikan, hati, ayam serta dalam jumlah sedikit dari sayur-sayuran.

Kalsium berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, penggumpalan darah dan mempertahankan fungsi normal otot serta susunan saraf. Susu sapi dan produknya merupakan sumber yang baik.

Seng (Zn) mencegah kelainan kongenital untuk perkembangan otak normal. Mencegah retardasi pertumbuhan janin. Sumbernya daging, hati, telur, ayam, seafood, susu, dan kacang-kacangan.

Iodium penting untuk susunan saraf pusat yang terkait dengan daya pikir dan pendengaran. Kekurangan iodium sewaktu hamil dapat mengakibatkan lahirnya anak cacat fisik, cacat mental, sangat rendah kemampuan pendengaran bahkan tuli sama sekali. Sumbernya makanan dari laut, rumput laut dan lain-lain.

Air merupakan salah satu unsur vital dalam kehidupan, apalagi dalam masa mengidam yang diiringi muntah, upayakan masukan air tetap dijaga. Yang baik air dalam buah-buahan, karena tidak hanya mendapatkan air saja tetapi juga vitamin yang terkandung dalam buah itu.

Ibu hamil perlu mengikuti menu empat sehat lima sempurna yaitu makanan pokok, lauk pauk, sayur dan buah, serta susu.

Lauk selama hamil sebaiknya sekitar 30-50 persen berasal dari sumber hewani. Sayur dan buah diperbanyak selama hamil. Susu merupakan sumber gizi berkualitas tinggi sehingga sangat dianjurkan minum susu setiap hari satu gelas susu. Untuk mencegah terjadinya cacat akibat kekurangan iodium dianjurkan selalu menggunakan garam beriodium.

Sumber: Tabloid Ibu Anak

One thought on “Menu Ibu Hamil Saat Ngidam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s