Biaya Hidup Mahal, Hidup Keluarga Tetap Sehat


sumber : smartpatient.wordpress.com
di copas dari milist sehat

Krisis ekonomi global sudah tentu menyebabkan kenaikanharga obat-obatan dan alat kesehatan. Sudah pasti biaya berobat juga akan meningkat. Dengan kenaikan tersebut, masalah keuangan keluarga tentu akan lebih berat. Selain kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari, kita juga harus memikirkan biaya berobat yang lebih tinggi bila keluarga kita sakit. Bagaimana kita menghadapi masalah tersebut?

Kembali
Ke Pola Hidup Sehat
Menjaga agar badan
tetap sehat adalah langkah yang paling tepat. Kita tidak perlu mengeluarkan
biaya berobat bila kita bisa menjaga tubuh tetap sehat. Dalam dunia kedokteran
pun titik berat program kesehatan adalah aspek preventif (pencegahan agar tidak
sakit). Orang yang mempunyai penyakit kronis seperti diabetes mellitus,
hipertensi, gagal jantung, magh juga harus mencegah supaya penyakitnya tidak
kambuh atau justru bertambah buruk.

Tips
menjaga badan tetap sehat
1. Pola makan
sehat
Diet sehat
adalah yang mencakup gizi seimbang yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin
dan mineral. Jumlah atau frekuensi makan disesuaikan dengan kebutuhan/aktivitas
sehari-hari. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran. Kurangi makanan yang
kandungan lemaknya terlalu tinggi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya
penyakit kronis seperti sakit jantung, kanker, stroke, diabetes, dan
kolesterol.
2. Olah raga
teratur
Olah raga
yang teratur dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung, tekanan darah
tinggi, stroke, diabetes, osteoporosis dan depresi. Olah raga juga membantu
menjaga berat badan. Dianjurkan olah raga 30 – 60 menit, 4 – 6 kali seminggu.
Namun perlu diingat berapa pun frekuensi olah raga kita, tetap lebih baik dari
pada tidak sama sekali.
3. Berhenti
merokok dan minum alkohol
Di Amerika
Serikat, merokok mengakibatkan 440.000 kematian. Merokok terbukti dapat
mengakibatkan penyakit jantung, kanker paru, penyakit mulut dan tenggorokan.
Sedangkan alkohol dapat merusak sel hati dan meningkatkan risiko terjadinya
kanker.
4. Jaga berat
badan tetap ideal
Kegemukan
(obesitas) atau kelebihan berat badan (overweight) berkaitan dengan penyakit
jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker, dan arthritis (reumatik).
Apabila anda obesitas atau overweight, kurangi berat badan dengan diet tinggi
serat, rendah lemak, dan olah raga teratur.
5. Jaga
kebersihan diri dan lingkungan
Kebersihan
badan seperti mulut, gigi, tangan, kaki dan kulit mempengaruhi kesehatan kita.
Beberapa penyakit infeksi dapat menular karena higienis yang kurang. Kebersihan
lingkungan juga dijaga untuk mencegah terjadinya demam berdarah, diare, dan
leptospirosis.

Self Medication
Kita mempunyai
tanggung jawab penuh terhadap kesehatan kita. Karena itu kita perlu bersikap
kritis ketika kita sakit. Kita sebaiknya berusaha mencari tahu apa masalah
kesehatan kita dan bagaimana pengobatannya.. Hal tersebut penting karena banyak
penyakit infeksi yang bersifat self
limiting diseases (penyakit yang dapat sembuh sendiri) dan tidak memerlukan
banyak pengobatan atau pemeriksaan laboratorium.

Sebagai contoh,
kunjungan pasien ke dokter umum dan dokter anak yang paling sering adalah
karena batuk, pilek, dan diare. Penyakit harian tersebut umumnya disebabkan
infeksi virus dan dapat sembuh sendiri. Namun, kenapa kita sering kawatir
ketika kita atau anak kita sakit batuk, pilek, atau diare? Hal tersebut
disebabkan kurangnya pengetahuan kita tentang penyakit tersebut.

Sebetulnya ada peran self medication untuk penyakit-penyakit tersebut. Dan jika
kita dapat menerapkandengan tepat, tentu biaya berobat dapat ditekan tanpa mengorbankan kesehatan kita. Peran self medication ini tentu
bukan berarti kita dapat mengobati diri sendiri atau menggunakan obat dengan
bebas tanpa anjuran/resep dari dokter. Kita perlu mengetahuikondisi-kondisi tertentu kapan perlu ke dokterdan mewaspadai
kondisi emergensi yang mengharuskan kita segera ke dokter. Sebagai
contoh anak diare, kita harus ke dokter bila terdapat diare bercampur darah
atau tanda dehidrasi seperti anak tampak lemas, matanya cekung, atau kesulitan
minum.

Pada penyakit kronik
pun seperti diabetes, hipertensi, sakit jantung, ginjal, dan lain-lain, kita
mempunyai peran dalam pengobatan. Karena selain obat, tatalaksana penyakit
kronik tersebut juga memerlukan perubahan pola hidup sehat. Bahkan pola hidup
sehat merupakan terapi awal sebelum pemberian obat.

Tips Menerapkan Self Medication
1. Mencari informasi dari majalah atau internet
mengenai gangguan kesehatan yang dialami.
2. Bergabung dalam milis-milis kesehatan dan
diskusi tentang penyakit tertentu.
3. Mencari informasi mengenai penyakit yang
bersifat self limiting diseases dan
pengobatannya.
4. Mengetahui kondisi gawat daruratdan kapan harus ke dokter.
5. Bersikap kritis terhadap diagnosis,
pemeriksaan laboratorium/roentgen, pengobatan dari dokter. Diskusikan dengan
dokter mengenai masalah tersebut.
6. Mencari informasi dan guideline di internet mengenai penyakit dan pengobatannya. Tetap
kritis!
7. Bila masih ragu, kita punya hak meminta second opinion dari dokter lain.

Sikap kritis juga
diperlukan saat kita berobat ke dokter.. Tujuan kita ke dokter bukan mendapatkan
resep obat, melainkan mendapatkan informasi (konsultasi) mengenai diagnosis dan
cara pengobatannya. Kita harus kritis menanyakan apakah benar-benar perlu
pemeriksaan laboratorium, roentgen, atau obat tersebut. Sikap kritis seperti itu
akan mencegah pemeriksaan atau pengobatan yang tidak diperlukan.

Dr. Farisda P.M.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s