Mengenali Masalah Umum pada Bayi Prematur


SUMBER : http://cyberjob.cbn.net.id/cbprtl/Cyberwoman/pda/detail.aspx?x=Mother+And+Baby&y=Cyberwoman|0|0|8|1557

Mother And Baby

Setiap tahun, tercatat sekitar 10-15% bayi lahir prematur atau sebelum waktunya. Dan umumnya bayi yang lahir prematur akan memiliki banyak masalah setelah lahir. Menurut dr Rudy Firmansyah SpA, bayi prematur yang masa di kandungannya hanya 36-37 minggu memunyai angka kematian 5 kali lebih tinggi daripada bayi cukup bulan. Sedangkan bayi yang usia kandungannya hanya/di bawah 32 minggu memiliki angka kematian lebih tinggi lagi, yaitu 45 kali lebih tinggi daripada bayi cukup umur.

Menurut dr. Toto Wisnu Hendarto, dibanding bayi yang lahir normal, bayi prematur memang cenderung bermasalah. Belum matangnya masa gestasi menyebabkan ketidakmatangan pada semua sistem organnya, misalnya pada sistem pernapasan (organ paru-paru), sistem peredaran darah (jantung), sistem pencernaan dan penyerapan (usus), dan sistem saraf pusat (otak). Ketidakmatangan pada sistem-sistem organ itulah yang membuat bayi prematur cenderung mengalami kelainan-kelainan dibanding bayi normal.

Berikut risiko gangguan yang mungkin dialami bayi prematur pasca lahir:

Gangguan Pernafasan
Kelainan ini terjadi karena kurang matangnya paru-paru sehingga kekurangan surfaktan (cairan pelapis paru-paru) yang berfungsi mempertahankan mengembangnya gelumbung paru. Kurangnya jumlah surfaktan ini mengakibatkan pertukaran udara tidak berjalan baik dan membuat bayi akan mengalami sesak napas atau sindroma gangguan nafas (SGN). Tindakan yang diberikan biasanya berupa pemakaian alat bantu napas mekanik atau pemberian surfaktan eksternal, bergantung pada tingkat kematangan paru.

Hipoksia Perinatal (kekurangan oksigen)
Biasanya gangguan ini sudah mulai terjadi sejak bayi berada dalam kandungan dan dapat membuat bayi mengalami kegagalan bernafas spontan dan teratur pada menit-menit pertama setelah kelahiran. Untuk mengatasinya, umumnya dokter akan melakukan usaha bernapas kembali dengan pernapasan buatan atau pijat dan rangsang jantung.

Perdarahan Otak
Pendarahan otak terutama terjadi pada bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu pada minggu pertama kelahiran. Gangguan inilah yang kemudian bisa menyebabkan bayi prematur menjadi kurang cerdas dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup umur.

Kelainan Jantung.
Kelainan yang sering terjadi adalah Patent Ductus Arteriosus, yaitu adanya hubungan antara aorta dengan pembuluh darah jantung yang menuju ke paru-paru. Saluran/duktus ini mengalirkan darah keluar dari paru yang belum berfungsi dan ia tetap terbuka selama kehamilan. Saat masih dalam kandungan, pembuluh darah ini digunakan untuk bernapas. Ketika lahir, bayi akan bernapas secara normal, sehingga pembuluh darah itu akan menutup. Tapi karena gagal napas maka pembuluh darah ini tak menutup.

Masalah Pendengaran
Pada bayi prematur risiko gangguan pendengaran pun jadi lebih tinggi. Kurang lebih 5% bayi prematuryang lahir kurang dari 32 minggu masa kehamilan akan mengalami kehilangan pendengaran pada usia 5 tahun.

Masalah Usus
Ketidakmatangan usus dapat menyebabkan bayi mengalami masalah dalam menerima dan menyerap nutrisi.

Mata Juling
Masalah mata juling juga kerap terjadi pada bayi yang lahir prematur. Karena itu, pemeriksaan mata secara intensif sangat perlu dilakukan untuk mencari kemungkinan gangguan mata sedini mungkin.

Kuning
Fungsi hati yang belum belum sempurna dan infeksi yang dialami ibu semasa hamil membuat bayi berpotensi mengalami kuning ketika lahir. Pada kasus ringan, dokter akan melakukan terapi sinar biru untuk mengatasi kuning pada bayi.

Cedera Kedinginan
Karena pengaturan suhu tubuh bayi yang belum sempurna bayi dapat mengalami cedera pada kulitnya. Dengan memasukkan bayi ke dalam inkubator atau melakukan gendong kangguru ( menggendong bayi tanpa baju menempel pada dada/kulit ibu kemudian menutupinya dengan selimut), bayi akan merasa hangat dan terhindar dari kedinginan.

Tidak Dapat Minum
Kurang sempurnanya sistem menghisapnya dapat membuat bayi mengalami kesulitan saat minum. Karena itu, diperlukan perawatan khusus untuk membantunya mengasup nutrisi.

Meliana Simarmata

Sumber: Majalah Inspire Kids

Iklan

One thought on “Mengenali Masalah Umum pada Bayi Prematur

  1. anak ku lahir diusia kandungan 6 bln tp alhmdulilah saat ini dy cerdas dan cepat tanggap walau sempat ada ketakutan dahulu namun kini usianya 2 tahun dan tumbuh aktif dan cerdas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s