Pemerintah Segera Produksi Vaksin A H1N1


sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/vie

Wednesday, 09 September 2009
JAKARTA (SI) – Pemerintah segera memproduksi vaksin untuk mengatasi
virus influenza subtipe A H1N1 (flu babi).Departemen Kesehatan dalam
waktu dekat ini segera melakukan uji klinis terhadap vaksin tersebut.

”Ya, proses penemuan vaksin tersebut tengah berlangsung,”ujar Dirjen
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) TjandraYoga
Aditama,Depkes,kepada Seputar Indonesiakemarin. Chandra berharap,vaksin
yang kini tengah dibuat oleh PT Bio Farma bisa berhasil dan mampu
mengurangi jumlah korban virus yang bermula dari Meksiko itu.

”Kita tahu hingga saat ini belum satu pun negara yang berhasil menemukan
vaksin H1N1.Semoga Indonesia bisa menjadi negara penemu vaksin
tersebut,”harapnya. Namun, saat ini Indonesia pun sudah siap menghadapi
flu babi dengan persediaan obat tamiflu sehingga tidak perlu memesan
vaksin dari luar negeri.

Apalagi vaksin di luar negeri juga masih dalam tahap uji coba dan baru
selesai pada Oktober 2009. ”Tidak semua negara berkembang mempunyai
persiapan seperti kita,”ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX
Umar Wahid berharap, penelitian yang dilakukan perusahaan swasta
tersebut membuahkan hasil maksimal.

”Kita berharap, kerja (PT Bio Farma) mereka membuahkan hasil karena ini
menyangkut keselamatan banyak orang di Indonesia,”ujar Umar. Umar juga
menekankan,DPR akan memberikan dorongan terhadap langkah Depkes yang
saat ini sedang dilakukan. ”Jika Depkes melakukan hal itu, tentunya soal
anggaran akan kita bicarakan.

Tentunya dengan duduk bersama Menteri Kesehatan dan jajarannya. Hal ini
sudah mendesak karena bersifat urgen,” imbuh Umar. Bio Farma pun
berencana merampungkan vaksin flu babi atau A H1N1 pada 2010 sebanyak 20
juta dosis. Jika selesai, Indonesia menjadi negara yang mampu
memproduksi vaksin bagi kedua jenis influenza itu setengah tahun lebih
lama dari Jepang.

Menurut Direktur Peren-canaan dan Pengembangan PT Bio Farma
Iskandar,pihaknya akan mengoptimalkan benih untuk pembuatan vaksin. Pada
September tahap eksperimen akan dimulai dan pada Oktober dilanjutkan
dengan pengujian klinis antara lain diujikan kepada manusia. (fahmi faisa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s