Luka Bakar Pada Anak


sumber : cyberjob.cbn.net.id
Mother And Baby

Luka bakar ada berbagai macam penyebab dan seberapa parahnya luka tersebut. Luka dangkal hanya merusak permukaan kulit, sedang luka dalam merusak seluruh struktur kulit. Jika lebih dari 10% permukaan tubuuh luka (kira-kira seluas perut anak) dapat terjadi syok, meski luka bakarnya ringan. Hanya luka bakar dangkal saja yang boleh diobati sendiri. Bagaimanapun kondisi luka bakar anak harus segera ditangani, mengingat adanya kemungkinan bahaya infeksi dan syok akibat keluarnya cairan tubuh.

Pemberian kecap atau mentega atau pasta gigi pada bagian yang terluka sebaiknya tidak dilakukan. Sebab zat-zat semacam itu dapat menjadi tempat persembunyian kuman yang justru akan menyebabkan infeksi. Sebaiknya Anda menyediakan obat luka bakar yang dibeli di apotik atau dengan resep dokter di rumah untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan. Sebelumnya baca atau tanya terlebih dahulu bagaimana cara penggunaan obat tersebut.

Luka bakar akibat api :
Apabila penyebabnya adalah api yang masih menyala, segera bungkus tubu anak dengan selimut yang tidak dapat terbakar.

Jangan menyiram tubuh anak dengan air. Karena, kalau disekitarnya terdapat benda-benda yang mengandung listrik, justru dapat mengakibatkan ia tersengat aliran listrik. Karena itu, segera singkirkan anak dari sumber api. Lalu, tenangkan anak karena luka bakar sangat nyeri dan menakutkan.

Setelah api padam, selama anak masih kuat, segera dinginkan daerah yang luka dengan air yang mengalir selama 10-20 menit, agar kulit tidak semakin rusak. Kalau daerah yang terbakar luas, selimuti dengan kain katun atau linen basah yang tidak berbulu karena kain yang berbulu dapat melekat pada luka. Jangan pula memandikan anak dengan air dingin karena dapat menyebabkan hipotermi atau menurunnya suhu tubuh. Selain itu, lepuhan-lepuhan yang ada jangan sampai pecah.

Gunting dan secara hati-hati lepaskan pakaian anak, lalu tutup lukanya dengan kasa. Balutan harus melebihi daerah yang terbakar. Lalu segera bawa anak kerumah sakit.

Luka bakar akibat zat kimia :
Agar zat kimia terlepas, kulit yang luka secepat mungkin dialiri dengan air kran yang berlimpah. Bila anak masih kuat, lakukan minimal 10 -20 menit. Pegang anak sedemikian rupa agar air bekas siraman tidak menyentuh ke bagian lain tubuhnya maupun ke kulit Anda. Zat kimia yang berupa bubuk seperti kapur, harus disapu bersih terlebih dahulu, baru dialiri air yang banyak.

Sambil membasuh zat kimia tersebut, lepaskan pakaian yang dicemari secara hati-hati. Lalu obati lukanya dan segera bawa anak kerumah sakit.

Luka berdarah :
Hampir semua anak pernah mengalami luka berdarah, apalagi pada anak usia aktif, yaitu diatas 1 tahun, kemungkinan mengalami luka berdarah bisa terjadi kapan saja. Luka berdarah adalah rusaknya jaringan kulit karena teriris, tergores, tertusuk atau sobek. Keadaan ini mengakibatkan pembuluh darah di kulit “terputus”. Luka yang mengeluarkan darah bisa berbahaya bila tidak segera diobati, karena bisa terserang infeksi oleh kuman atau kotoran yang terselip dalam luka.

Pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan perdarahannya untuk mencegah adanya infeksi, serta mencegah makin parahnya jaringan kulit yang rusak.
Caranya adalah :

* Tekan luka dengan kapas yang dilapisi kain kasa atau sapu tangan yang bersih untuk menghentikan darah yang keluar. Tekan terus sampai darah berhenti dan biarkan kasa atau sapu tangan menutupi luka untuk beberapa saat.

* Bila pendarahan terjadi di daerah lengan atau tungkai, untuk membantu menghentikan pendarahan, angkat bagian yang terluka ke atas, sehingga posisinya lebih tinggi dari dada (jantung).

* Baringkan si kecil di lantai, dan pertahankan agar bagian yang terluka tetap berada lebih tinggi dari dada (jantung). Tekan terus luka tersebut hingga sekitar 10 menit.

* Balutlah luka dengan kasa steril yang telah diberi obat merah (atau obat yang sejenis). Ikatlah dengan cukup kuat, namun jangan terlalu kencang. Bila luka tersebut cukup dalam, segera bawa ke dokter, karena mungkin harus dijahit.

Sumber: Tabloid Ibu Anak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s