Episiotomi dalam Persalinan (Bagian 2),


SUMBER : cyberjob.cbn.net.id
Mother And Baby Sat
Perawatan dan Persiapan Hubungan Intim

Pada bagian pertama tulisan ini telah dipaparkan definisi medis episiotomi, sejarahnya dalam dunia kebidanan, dan praktiknya di kamar bersalin saat ini. Bagian kedua ini akan mengupas perawatan luka episiotomi dan bagaimana hubungan intim pertama kali dilakukan setelahnya.

Apa yang terjadi setelah persalinan dengan episiotomi selesai?
Banyak perempuan merasa terlalu khawatir terhadap luka perineumnya sehingga takut melakukan aktivitas seperti berjalan, buang air kecil, mandi, dll., pada hari-hari pertama usai melahirkan. Sebenarnya hal ini berlebihan karena luka episiotomi bisa pulih lebih cepat, tak perlu menunggu hingga 4-6 minggu.

Kuncinya adalah memulihkan kesehatan secara umum dan menjaga kebersihan luka episiotomi. Lakukan perawatan rutin seperti yang disarankan dokter, misal, membasuh luka dengan cairan antiseptik (bisa juga menggunakan air rebusan daun sirih), mengganti pembalut dengan teratur, menjaga daerah perineum agar tak lembab — karena lembab akan mengundang jamur — dan mandi secara teratur. Dulu, ada pemikiran mencampurkan garam pada air mandi akan mempercepat proses penyembuhan, tapi faktanya hal ini malah akan membuat luka menjadi teriritasi. Anda juga sebaiknya menghindari busa sabun mandi — ada baiknya untuk hanya menggunakan air saat mandi untuk beberapa minggu. Keringkan luka dengan mengusapnya secara lembut, menggunakan handuk bersih.

Saat ke Kamar Kecil
Dalam beberapa hari pertama mungkin saja akan terasa sakit saat buang air kecil. Beberapa ibu menggunakan air hangat untuk membasuh bagian luka agar tak terasa sakit. Ini boleh-boleh saja, tapi mungkin akan terasa sedikit menyengat.

Menghilangkan Rasa Sakit
Episiotomi dengan sedikit jahitan biasanya lebih cepat pulih dan tak menimbulkan rasa sakit ketimbang episiotomi dengan jahitan banyak. Jika ada rasa seperti terbakar pada bekas episiotomi, jangan pernah berpikir untuk menghilangkannya dengan menggunakan kantung es yang ditaruh langsung. Jika Anda melakukannya, mungkin malah akan merasa semakin terbakar oleh dingin es. Segala sesuatu yang dingin juga akan memutus aliran darah di area tersebut, dan ini malah memperlambat penyembuhan.

Banyak dokter merekomendasi ibu mengkonsumsi obat arnica yang tersedia di apotek secara bebas, untuk membantu proses penyembuhan. Jika tetap merasa sakit, minta rekomendasi untuk mengkonsumsi obat parasetamol. Jika menginginkan obat lebih kuat, minta pada dokter yang bisa dikonsumsi. Jangan gegabah mengingat Anda juga tengah menyusui.

Berhubungan badan
Waktu yang tepat untuk mengetahui kapan hubungan intim dilakukan kembali setelah bersalin, sangat bergantung pada keputusan masing-masing individu, persisnya antara Anda dan suami. Yang pasti, Anda harus menunggu sampai perdarahan pasca-persaliann selesai (masa nifas), dan luka episiotomi sembuh sebagian atau sepenuhnya. Ini perlu dipertimbangkan, sebab luka tersebut bisa saja masih rapuh dan menyebabkan kesakitan setelah berhubungan intim.

Normalnya, hubungan intim sesudah beberapa minggu atau bulan tindakan episiotomi, tak menimbulkan rasa sakit. Tetapi jangan malu mengatakan pada suami jika memang masih terasa nyeri. Cobalah lagi lain waktu bila Anda lebih siap. Jika irisan telah dijahit dengan baik, tak ada alasan jahitan tersebut copot atau lepas saat Anda berhubungan intim, meski masih banyak saja ibu merasakan ketakutan ini.

Menggunakan sedikit minyak pelumas di area vagina Anda juga merupakan ide baik, mengingat usai melahirkan vagina Anda belum cukup mempunyai minyak pelumas untuk lubrikasi. Hindari penggunaan minyak pelumas yang unsurnya tak termasuk air, seperti jelly petroleum, karena tak memungkinkan udara masuk ke dalamnya dan malah akan menghambat proses penyembuhan.

Jika ingin mulai melakukan hubungan seks, Anda bisa mengambil sejumlah posisi yang ‘aman’. Posisi sama-sama menyamping cukup baik untuk memperkecil tekanan pada bagian perineum. Bangunlah aktivitas seksual Anda, tapi jangan sampai membatasi atau tak mengindahkan rasa sakit yang dirasakan.

Komplikasi
Masalah yang umum terjadi setelah melakukan episiotomi adalah infeksi, akibat sulitnya menjaga daerah tersebut tetap kering dan bersih. Masih tergolong normal bila luka kembali berdarah, setelah 6 minggu pasca-melahirkan. Rasa gatal yang berlebih juga bisa menandakan adanya infeksi, masuknya jamur, atau hal lainnya pada bekas luka, yang harus dicek lebih lanjut ke dokter. Beberapa ibu mungkin saja merasa sakit karena jahitan yang dibuat terlalu kencang, tetapi dokter bisa dengan segera membetulkan dengan mengendurkan atau melepas beberapa jahitan yang membuat tak nyaman tersebut. b Rahmi Hastari/MB

Sumber: Tabloid Ibu Anak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s