Gandum Picu Penyakit Diabetes Tipe 1


sumber : cybermed.cbn.net

Jakarta, Para peneliti di Kanada menemukan respons tubuh yang berlebihan dan tidak normal pada beberapa orang dengan jenis gen tertentu setelah mengonsumsi makanan berbahan gandum, yang memicu seseorang terkena diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 atau disebut Insulin-Dependent Diabetes (IDDM) atau diabetes yang bergantung pada insulin lebih banyak terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa, dicirikan dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas sehingga terjadi kekurangan insulin pada tubuh.

Sampai saat ini diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Diet dan olah raga tidak bisa menyembuhkan ataupun mencegah diabetes tipe 1. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya.

Penyebab terbanyak dari kehilangan sel beta pada diabetes tipe 1 adalah kesalahan reaksi autoimunitas yang menghancurkan sel beta pankreas. Reaksi autoimunitas tersebut dapat dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh.

Saat ini, diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah.

Pengobatan dasar diabetes tipe 1, bahkan untuk tahap paling awal sekalipun, adalah penggantian insulin. Tanpa insulin, penderita diabetes tipe 1 bisa mengalami koma bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Dalam studi yang melibatkan 42 orang diabetes tipe 1 ditemukan bahwa hampir sebagian memiliki sistem imun T-sel yang terdapat dalam tubuh responden menghasilkan reaksi berlebih setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gandum.

Reaksi berlebih itu bisa gatal, mual-mual, pusing, dan gejala lainnya yang biasa terjadi pada orang-orang yang juga alergi terhadap gandum.

Seseorang yang tidak memiliki penyalit alergi tidak akan menghasilkan reaksi berlebih ketika mengonsumsi sesuatu. Hal itu dikarenakan sistem imun di dalam tubuhnya bekerja seimbang, namun yang terjadi pada orang alergi adalah sebaliknya.

“Sistem imun tubuh harus menemukan titik imbang untuk mempertahankan tubuh dari zat asing tanpa melukai dirinya sendiri atau menimbulkan reaksi berlebih, terutama yang berasal dari makanan yang mengandung bakteri,” ujar Dr Fraser Scott dari Ottawa Hospital Research Institute dan profesor dari the University of Ottawa, seperti dilansir Healthday, Sabtu (29/8/2009).

“Studi ini menunjukkan bahwa orang-orang dengan jenis gen tertentu akan memiliki reaksi tubuh berlebih terhadap gandum dan kemungkinan beberapa tipe makanan lainnya,” ujar Schott.

“Dan hal itu bisa mengganggu keseimbangan sistem imun dalam tubuh dan memicu penyakit diabetes tipe 1,” tambahnya.

Dr Mikael Knip pun mengatakan bahwa adanya fakta tersebut bisa jadi bukti bahwa protein gluten yang terdapat dalam gandum memang menjadi agen aktif dalam proses seseorang menjadi diabetes dan sebaiknya dihindari.

Sumber: detikcom

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s