Kebiasaan Minum Susu Botol Picu Karies Gigi


sumber : http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/22/03282481/kebiasaan.minum.susu.botol.picu.karies.gigi

Jakarta, Kompas – Masalah gigi berlubang atau karies dialami oleh
sekitar 85 persen anak usia di bawah lima tahun di Indonesia. Salah satu
penyebabnya adalah kebiasaan minum susu botol pada usia akhir balita.
Bila tidak segera diatasi, hal itu akan menurunkan kualitas perkembangan
anak.

Hal ini dipaparkan dokter spesialis kesehatan gigi anak, Mochamad
Fahlevi Rizal, saat mempertahankan disertasinya untuk meraih gelar
doktor dengan tema ”Pengaruh kebiasaan Minum Susu Botol terhadap Potensi
Karies Gigi pada Usia 3-5 Tahun”, Sabtu (20/6) di Jakarta.

Sejauh ini, karies gigi masih jadi masalah kesehatan anak. Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2003 menyatakan, angka kejadian karies pada
anak 60-90 persen. Karies gigi adalah daerah yang membusuk di dalam gigi
yang terjadi akibat proses yang secara bertahap melarutkan email
(permukaan gigi sebelah luar yang keras) dan terus berkembang ke bagian
dalam gigi.

Masalah karies pada anak atau dikenal sebagai sindroma karies botol
(SKB) sering ditemukan pada anak usia akhir balita. Penyebabnya adalah
gula yang terdapat dalam susu dan sari buah yang kadang diminumkan saat
anak menjelang tidur. Bakteri pada plak gigi lalu mengubah gula tersebut
jadi asam yang merusak hingga menimbulkan kebusukan dan kehancuran gigi.

Fakta yang ada di Jakarta dan sekitar menunjukkan tingginya penderita
SKB yang datang ke klinik gigi anak. Dari pengamatan di tiga rumah sakit
menunjukkan, proporsi pasien anak yang datang dan menderita penyakit
infeksi ini mencapai 95 persen.

*Bakteri*

Penelitian pendahuluan menunjukkan, prevalensi karies akan lebih tinggi
1,3 kali pada anak yang mempunyai kebiasaan minum susu botol daripada
anak yang tidak terbiasa minum susu botol. Untuk menemukan masalah utama
sindroma ini dapat ditelusuri dari aspek mikrobiologi, seperti peran
bakteri penyebab karies terutama Streptococcus mutans dan Streptococcus
sobrinus.

Fahlevi menjelaskan, S mutans dibedakan atas 4 serotipe (c, e, f dan k)
dan S sobrinus diidentifikasi sebagai serotipe d dan g. Sebagai bakteri
utama penyebab karies, S mutans bisa membentuk koloni dan melekat pada
permukaan gigi. Sejumlah protein di permukaan sel S mutans memungkinkan
bakteri tersebut membentuk biofilm di permukaan gigi sehingga bertahan
hidup di dalam mulut.

Dalam studinya dengan anak- anak usia 3-5 tahun sebagai subjek
penelitian, menjadikan susu botol sebagai pengantar tidur meningkatkan
risiko SKB 1,03 kali lebih besar daripada yang tidak menjadikannya
sebagai pengantar tidur.

Frekuensi minum susu botol dua kali atau lebih per hari juga akan
meningkatkan risiko kejadian SKB 2,27 kali. Sementara itu, minum air
susu ibu (ASI) ternyata memberi perlindungan dari sindroma itu. (EVY)

Iklan

One thought on “Kebiasaan Minum Susu Botol Picu Karies Gigi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s