Relaktasi


sumber : dr. Henny Hendiyani Zainal (milist asiforbaby)

Relaktasi memang butuh kesabaran dan pengorbanan. Pd saat itu yg saya pinta komitmen utama dr ibu adalah apakah ia bersedia cuti min 1 minggu? Krn pd kasus ini asi telah terhenti total.

Ternyata ibu menyanggupi. Kmd, komitmen kedua adl tidak ada yg boleh memegang bayi kecuali ibu. Ibu dg bau alaminya dan dg pakaian yg biasa dikenakan selama di rmh. Krn bayi menolak puting PD.

Ketiga, konsumsi makanan peningkat asi.

Komitmen yg cukup mudah bukan? Pd akhirnya asi kembali keluar di hr ke 5. Namun masalah bayi kembali menyusu pd puting, ini butuh waktu mom..

Sang bayi kembali menyusu pd minggu ke 3. Cukup lama y? Apa yg dilakukan?
1. Saat ibu di rumah, upayakan tdk menggunakan wangi2an/berbau spt saat dl bayi mudah menyusu. Coba mom ingat apakah mom ganti sabun mandi/parfum.

2. Tidak ada yg berinteraksi dg bayi kecuali mom. Bahkan tdk ada suara di sekitar bayi kec.mom (utk memberi sign pd bayi bahwa its only you and mommy)

3. Terus mencoba menyusui dg kesabaran & cinta. Nikmati kebersamaan dg perasaan tenang, bahagia, tdk panik ato khawatir.

Pikirkan jk mom bersama dg org yg kita cinta, tp dia spt khawatir dsb-pasti terasa kan? Begitu pula dg bayi.

4. Pd beberap kasus bayi yg menangis kencang sering gagal perlekatan.

5. Tetap tenang dan sabar..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s