Tidur Bayi Berhubungan Erat dengan Obesitas


sumber : ‘Tidur Bayi Berhubungan Erat dengan Obesitas’
http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2008/11/06/brk,20081106-144287,id.html

TEMPO Interaktif New York: Tidur konsisten sejak bayi ternyata berhubungan
dengan berat badan ketika dewasa. Peneliti menemukan hubungan erat ini,
ketika mengamati 1000 orang sejak bayi sampai usai 32 tahun.

Dalam penelitian ditemukan, bahwa ketika masa kecilnya kurang tidur atau
tidak konsisten jam tidurya, maka ketika dewasa cenderung mengalami masalah
obesitas.

Bayi TidurDr Robert John Hancox dalam penelitian ini mengatakan kebiasaan
tidur awal akan berpengaruh langsung pada berat badan pada rentang waktu
yang panjang. “Meskipun kita tidak dapat membutikan apa penyebabnya dan
hubungannya, tapi studi ini membuktikannya.”

Hancox dengan peneliti lainnya di Uiversitas Otago di Dunedin, Selandia
Baru, telah melaporkan penelitian ini di Jurnal Pediatric.

Angka penelitian ini menyebutkan kebiasaan tidur yang tidak teratur pada
anak dan orang dewasa beresiko pada kelebihan berat badan. Bagaimanapun, ini
penelitian pertama untuk menunjukkan hubungan yang panjang antara tidur dan
resiko obesitas, papar Hancox.

Penelitian ini menunjukkan 1,037 laki-laki dan wnita yang diikuti sejak
kelahiran mereka, antara 1972 dan 1973, sampai usia 32 tahun. Ketika
partisipan berusia 5, 7, 9, dan 11 ahun, orang tua mereka melaporkan
kebiasaan waktu tidur dan bangun.

Pada umumnya, lanjut Hancox, ketika masa kanak-kanak waktu tidurnya
berkurang, maka berat badanya rata-rata justru naik. Orang dewasa yang waktu
kecilnya kurang tidur -rata-ratakurang dari 11 jam pada saat tidur malam–
pada umumya mempunyai berat badan berlebih.

“Yang penting, ini bukan karena anak yang kurang tidur, badannya tumbuh
lebih pendek saat dewasa,” lanjut Hancox. “Dengan kata lain, masa
kanak-kanak yang tidak cukup tidur menunjukan konsekuensi dalam jangka waktu
yang lama.”

Penemuan ini, menurut para peneliti, disarankan untuk mengontrol berat badan
anak sebagai alasan lain agar mau tidur dengan baik. Para ahli pada umumnya
merekomendasi bahwa anak-anak usia 5-12 tahun, tidur sekitar 11 jam setiap
malam, sedangkan remaja tidur antara 8,5 jam – 9-5 jam.

Pediatric| Nur Haryanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s