Q & A Adik kakak


sumber : http://www.sehatgroup.web.id

14/06/2005
Q : Saya seorang ibu rumah tangga punya anak 2 laki laki.yang pertama : 8 thn t/b 136/22yang kedua : 6 thn t/b 134/26
Masalahnya sewaktu umur anak kedua saya baru lahir sampai umur 5 thn selalu digangguin ma dibrantemin sama kakaknya terus sehingga jadi terjadi perkelahian dan adiknya kalah.Tetapi setelah anak kedua sayamenginjak umur 6 thn justru dia yang sering jahillin ma gangguin kakaknya.Aapa mungkin ada faktor balas dendam soalnya anak kedua saya badannya jauh lbh berisi drpd kakaknya sekarang?
Dan dia berani nantangin kakaknya untuk main smakdown gitu dan berantem. Anehnya justru sekarang kakaknya kaya yg manja sama saya setelah badan adiknya lbh besar. Sebentar bentar dia berteriak manggil saya kalo lagi ribut ribut sama adeknya. Dan sering juga keduaanak saya berantemnya diluar rumah pas lagi barengan maen sama teman tetangganya. Darisana anak pertama saya kayak yang malu kalau ketemu ama teman-temen tetangganya soalnya kalo berantem di luar tuh sama adiknya, anak pertama saya yang dikejar-kejar sama dipukulin olehadiknya dan biasanya langsung nangis smabil manggil manggil saya.
Pertanyaan :Mengapa anak pertama saya jadi berubah cengeng dan takut sama adiknyadan kenapa anak pertama saya seperti yang gak ada tenaganya gitu buat ngelawan. Apa normal bila anak pertama saya seperti yang ketakutan dan kalah berantemnya oleh adiknya sendiri yang kalo diliat fisiknya masih lebih tinggian dia?
Dan apakah tidak apa-apa bila saya meninggalkan mereka cuman berduaan di rumah soalnya saya pergi kerja, tidak berbahaya bagi anak pertama saya, soalnya anak kedua saya berantemnya suka kasar main pukul badan,tarik rambut,tampar.
Semoga pertanyaan saya dijawab secepatnya
TerimakasihSandra

A : pukul-memukul inilah yang dia tiru sekarang. Kalau dibiarkan mungkin acara pukul-pukulannya tidak akan selesai. Ayo kita sama-sama mulai menghentikan kekerasan dari rumah kita sendiri, dari usia sedini mungkin.
Sebenarnya untuk saya wajar saja bila si sulung takut. Mungkin memang si adik memukulnya sakit. Mungkin juga dia sedang belajar bahwa memukul itu tidak baik sehingga dia tidak bisa melawan saat adiknya memukulinya. Rasanya wajar saja kalau dia minta tolong dan minta perlindungan dari kamu ya, San..
Mungkin Sandra bisa bicara dengan jagoan-jagoan kecilmu. Anakmu sudah besar-besar, lho.. sudah bisa diberikan penjelasan, sudah bisa diajarkan disiplin, sudah mengerti saat diberi hukuman bila melanggar aturan (misalnya membantu mengerjakan pekerjaan rumah tapi jangan dipukul, dicubit, atau disentil berikan hukuman yang sifatnya positif,jangan justru membuat anak dendam).
Sandra juga harus menyetop sumber kekerasan. Perhatikan acara TV yang mereka tonton, perhatikan teman-teman anakmu, perhatikan sekolah dan lingkungan bermainnya, perhatikan gerak-gerik kamu dan suamimu di rumah. Jangan biarkan anakmu mencontoh kekerasan lingkungan sekitarnya. Sandra tidak mau kan kalau acara main pukul anakmu keterusan sampai besar nanti. Jangan biarkan acara bermain anakmu melibatkan pukul-memukul. Toh masih banyak acara main lain yang damai.
Bicarakan pada kedua anakmu bila tiba-tiba anakmu berantem. Tanyakan penyebabnya, berikan penjelasan dan alasan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh. Jangan memberi kesan berpihak pada salah satu anak karena akan menimbulkan perasaan dendam atau tidak adil pada anak yang lainnya. Coba berikan hukuman kepada siapa yang salah tapi jangan lupa diberikan penjelasan kenapa anak dihukum, sebelumnya buat perjanjian dulu dengan anak hal-hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta hukuman apa yang diterima kalau anak melanggar. Dan kalau perlu hukuman diberlakukan ke keduanya … coba deh Sandra browse perihal sibling rivalry
Akhirnya… luangkan lebih banyak waktu dengan anakmu … sulit memang tetapi bisa.
Nah kadang kalian kumpul semuanya. Kadang kamu pergi dengan si kakak saja … lain kalinya dengan si adik saja (saya suka mengumpamakannya sebagai upaya selingkuh hehehe) dimana masing-masing si adik maupun si kakak merasa paling istimewa
Semoga jawaban saya bisa membantu.
Salam sayang saya untuk kedua jagoan kecilmu
Wati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s