Pendarahan Pasca Persalinan


Oleh Dr.suriviana-www.infoibu.com

Pertanyaan : Saya sedang menjalani kehamilan kembar saat ini apakah benar resiko kehamilan kembar adalah pendarahan pasca kelahiran akan semakin besar? apa sih penyebab pendarahan pasca persalinan dan dapatkan dicegah? saya takut sekali —-
Pertanyaan : Saya sedang menjalani kehamilan kembar saat ini apakah benar resiko kehamilan kembar adalah pendarahan pasca kelahiran akan semakin besar? apa sih penyebab pendarahan pasca persalinan dan dapatkan dicegah? saya takut sekali apalagi pada kehamilan pertama saya penah mengalami pendarahan pasca pesalinan.

Jawaban:

Kehamilan kembar memang mempunyai resiko kehamilan dan persalinan yang lebih besar dibanding kehamilan pada umumnya. Kesulitan yang sering didapati antara lain ; anemia, dan air ketuban ibu meningkat 10 x sehingga rahim menjadi lebih teregang dan menyebabkan resiko persalinan premature , kontraksi rahim kurang dan perdarahan sesudah melahirkan meningkat.

Perdarahan sesudah melahirkan adalah perdarahan yang terjadi sesudah anak lahir ,dapat terjadi dalam 24 jam pertama atau sekunder sesudah itu. Normalnya tidak lebih dari 500 cc.

Penyebabnya antara lain; terlepasnya sebagian plasenta dari rahim, perlukaan jalan rahim, atonia uteri ( tidak adanya kontraksi rahim), dan kelainan proses pembekuan darah.

Tetapi hal tersebut di atas tidaklah perlu ibu kuatirkan berlebih, karena yang

terpenting dalam menjalani kehamilan dan menghadapi persalinan kembar adalah pemantauan yang lebih ketat dan pencegahan dini.

Beberapa tips yang dapat dipertimbangkan :

Control kehamilan yang lebih sering dari biasanya, pada usia kehamilan 24 minggu di anjurkan control tiap 2 minggu sekali, saat kehamilan 36 minggu dianjurkan control tiap minggu sekali.

Memperbanyak istirahat baring lebih sering, sehingga aliran darah ke plasenta meningkat dan pertumbuhan janin menjadi lebih pesat.

Setelah usia kehamilan 30 minggu hendaknya dihindari berpergian jauh dan hubungan seks .

Memperbanyak makanan ynag mengandung protein, dan makan lebih sering dengan porsi yang lebih sedikit.

Kebutuhan zat besi pada ibu dengan kehamilan kembar lebih besar lagi, karena harus mencukupi kebutuhan zat besi untuk 2 janin dan juga pengeceran volume darah ibu lebih meningkat. Karenanya perlu pemeriksaan lebih sering untuk kadar hemoglobin ibu dan sebaiknya mengetahui jenis golongan darah dan rhesus ibu untuk persiapan tranfusi jika diperlukan.

Meminum secara teratur suplemen penambah darah yang diberikan oleh dokter ibu untuk mencegah anemia dan nutrisi janin ibu.

(c) Dr.SuriViana- http://www.infoibu.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s