Tata Cara Pijat Bayi

sumber : http://www.esilaturahim.com/contentpdf.php?username=sbudic&nama_sekolah=Dunia+Anak&kode=e3198dafc1d9d5a1fd7bd023b1d0fc4d&kode=e3198dafc1d9d5a1fd7bd023b1d0fc4d

Tata Cara Memijat Si Kecil

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Berikut adalah cara atau pedoman pemijatan pada bayi.

* Pijatan di wajah untuk melemaskan otot wajah.
Tekan jari-jari pada kening bayi, pelipis, dan pipi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

* Pijatan di dada untuk memperkuat paru-paru dan jantung.
Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati. Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

* Pijatan pada perut untuk meningkatkan sistem pencernaan dan mengurangi sembelit.
Lakukan gerakan memijat di atas perut bayi seperti mengayuh sepeda dari atas ke arah bawah perut. Kemudian, angkat kedua kaki bayi dan tekan lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buatlah bulan separuh terbalik dengan tangan kanan, mulai dari kiri ke kanan searah jarum jam. Saat tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah dan berputar mengikuti arah jarum jam membentuk lingkaran penuh seperti matahari.

* Pijatan tangan dan kaki untuk menghilangkan ketegangan dan memperkuat tulang.
Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softball. Dengan gerakan seperti memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangan. Lakukan gerakan sebaliknya, dari pergelangan ke arah pangkal lengan. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan bayi. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung. Untuk kaki, ikuti cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

* Pijatan punggung untuk memperkuat otot yang menyangga tulang belakang. Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari, terutama pada otot di sebelah tulang belakang. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kaki untuk mengakhiri pijatan.
(Idionline/RoL)

‘Massage’ menolong bayi tidur lebih nyenyak

Berita terbaru baik diketahui oleh orang tua yang masih memiliki bayi. Para ahli menyebutkan bahwa dengan tindakan pemijatan atau ‘massage’ dapat membantu bayi baru lahir tidur lebih nyenyak serta mengurangi kebiasaan bayi menangis.

Massage juga dapat memperkecil kadar stres pada bayi dan membuat hubungan yang lebih dekat antara bayi dan orang tuanya, mereka menyebutkan.

Dari penelitiannya mereka mengatakan bahwa bayi usia kurang dari enam bulan yang rutin di massage ternyata juga dapat menurunkan kadar hormon stres ‘kortisol’ dibandingkan bayi yang tidak pernah mendapatkan pijatan.

Suatu tim peneliti dari Warwick Medical School dan Institute of Education dari University of Warwick, meneliti 9 macam gerakan massage yang diterapkan kepada 598 bayi usia dibawah 6 bulan.

Bayi menerima pijatan dari orang tuanya, sebelumnya orang tua dilatih oleh tenaga kesehatan profesional sehingga setelah bayi tersebut di massage , mereka mendapatkan manfaat yang efektif.

Temuan hasil penelitian tersebut salah satunya disebutkan bahwa massage dapat mempengaruhi keluarnya hormon tidur melatonin, dimana dengan hormon tersebut bayi dapat memiliki pola tidur yang teratur.

Hal lain lagi yang disebutkan adalah dengan tindakan massage tersebut terjalin hubungan yang lebih baik antara bayi dan ibunya.

Angela Underdown yang memimpin penelitian ini mengatakan, efek dari tindakan massage ini adalah mengendalikan hormon stres, sehingga tidak mengejutkan bila terbukti bayi yang diteliti, memiliki efek seperti mudah tertidur dan relaksasi.
(Idionline/Kalbe Farm

Sentuhan Yang Menyehatkan

SENTUHAN YANG MENYEHATKAN


Sentuhan atau pijatan pada bayi dapat merangsang produksi ASI,meningkatkan nafsu makan dan berat badannya. Tindakan ini juga akanmempererat tali kasih orang tua dan anak, serta menjadi dasar positif
bagi pertumbuhan emosi dan fisik bayi.

Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama artinya dengan tindakanmengurut atau memijat. Kalau tindakan ini dilakukan secara teratur dansesuai dengan tata cara dan teknik pemijatan bayi, ia bisa menjaditerapi untuk mendapatkan banyak manfaat buat si bayi yang Anda cintai.Untuk keperluan itu, tidak perlu mengundang dukun pijat bayi sebabpemijatan bisa Anda lakukan sendiri.

Dalam bukunya Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli, Sp.A., M.B.A.menyebutkan, terapi sentuhan (pijat) bisa memberikan efek positif secarafisik, antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksiair susu ibu (ASI).

Hal itu sudah dibuktikan oleh penelitian T. Field & Scafidi dariUniversitas Miami, AS, yang menunjukkan bahwa 20 bayi prematur mengalamikenaikan berat badan 20 – 47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menitselama 10 hari. Bayi cukup bulan usia 1 – 3 bulan yang dipijat 15 menit
dua kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badanlebih tinggi dari kelompok bayi yang tidak dipijat.

Bayi yang dipijat mengalami peningkatan tonus nervus vagus-nya (sarafotak ke-10). Ini membuat kadar enzim penyerapan gastrin dan insulin naiksehingga penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik.Penyerapan makanan yang lebih baik akan menyebabkan si kecil cepat lapar
dan karena itu lebih sering menyusu. Akibatnya, produksi ASI akan lebih
banyak.

Merasa aman dan tenang
Rene Spitz, dokter anak dan psikiater dari Amerika, melaporkan, bayiyang banyak memperoleh sentuhan, khususnya dari ibu, jarang mengalamisimptom hospitalismus (gangguan yang sering dialami bayi yang tinggal dipanti asuhan, seperti radang telinga tengah, campak, gangguan usus,dll.).

Pengamatan T. Field seperti dikutip dr. J. David Hull, ahli virologimulekuler dari Inggris, dalam makalah berjudul Touch Therapy: ScienceConfirms Instinct, menyebutkan terapi pijat 30 menit per hari bisamengurangi depresi dan kecemasan. Tidurnya pun bertambah tenang.

Terapi pijat 15 menit selama enam minggu pada bayi usia 1 – 3 bulan jugameningkatkan kesiagaan (alertness) dan tangisnya berkurang. Ini akandiikuti dengan peningkatan berat badan, perbaikan kondisi psikis,berkurangnya kadar hormon stres, dan bertambahnya kadar serotonin.

Meningkatnya aktivitas neurotransmitter serotonin ini akan meningkatkankapasitas sel reseptor yang mengikat glucocorticoid (adrenalin). Prosesini menyebabkan terjadinya penurunan kadar hormon adrenalin (hormonstres), dan selanjutnya akan meningkatkan daya tahan tubuh.

Lebih dari itu, seperti disebutkan dalam buku Pedoman Pijat Bayi,sentuhan, belaian, dan pijatan akan mempererat ikatan kasih sayang orangtua dengan anak. Terhadap perkembangan emosi anak, sentuhan orang tuamerupakan dasar perkembangan komunikasi, yang akan memupuk cinta kasihtimbal-balik, dan menjadi penentu bagi anak untuk menjadi anak yangberbudi pekerti dan percaya diri. Lagi pula ia akan merasa aman karenamerasa yakin memiliki kasih sayang dan perlindungan dari orang tua.

Untuk kasus tertentu, pijat bayi juga dapat memberikan manfaat tambahan.Bagi pasangan yang masih remaja (teenage parents), pijat bayimendongkrak rasa percaya diri dan rasa penerimaan atas eadaannya
menjadi orang tua, serta meningkatkan harga diri sebagai orang tua. Bagiorang tua angkat, pijat bayi membantu menciptakan ikatan yang lebih kuatdengan bayinya. Mereka akan lebih cepat mengenal dan merasakan bahwamereka saling terikat dalam satu keluarga.

Untuk mengurangi kolik – yang biasanya ditandai dengan tangis melengking- orang tua dianjurkan memijat bayinya ketika kolik berlangsung, dansetiap kali sebelum bayi tidur. Dengan memijat, interaksi bayi denganorang tua lebih positif, dan bayi menjadi lebih tenang, serta waktu tidur dan bangunnya lebih teratur.

Pijatan juga terbukti dapat melegakan saluran napas yang menyempit karena asma, mampu mengurangi perasaan gelisah dan depresi sehingga serangan asma berkurang. Bahkan pemijatan pada bayi dari ibu HIV-positif dapat lebih menaikkan berat badan dan meningkatkan perkembangan motorik
bayi.

Setiap pijatan berkhasiat
Setiap gerakan yang berkaitan dengan kegiatan mengurut atau memijat memiliki khasiat. Gerakan usapan misalnya, dapat menenangkan anak, sehingga bermanfaat bagi anak yang berpembawaan gugup. Pada anak yang lesu dan malas bergerak, Barbara Ahr, ahli fosioterapi, menganjurkan
agar usapan dilakukan sedikit lebih bertenaga dan diarahkan ke jantung. Usapan juga dapat merangsang aliran darah dan getah bening. Anda bisa mengusap-usap bagian punggung, tungkai, atau lengan si kecil.

Mengurut bayi bisa juga dengan gerakan remasan. Remasan, menurut Ahr, berkhasiat pada jaringan penentu kemelaran otot yang terletak pada gelendong jaringan otot. Dengan kata lain, remasan dapat membuat otot bayi menjadi lebih kuat, sekaligus akan lebih melancarkan peredaran darah.

Teknik remasan dilakukan dengan cara bagian tungkai atau lengan dipadatkan atau dimelarkan menggunakan sisi tangan bagian dalam dan sedikit gerakan memeras; mirip gerakan membuat adonan roti.

Teknik kocokan dilakukan dengan cara “menggulung” . Tangan diletakkan sejajar dengan anggota badan, sambil mengurut seperti menggulung sosis atau mengaduk adonan. Teknik ini bermanfaat untuk mengendorkan jaringan.

Cara lain, dengan teknik lingkar. Mula-mula dilakukan usapan, kemudian membuat bentuk lingkaran-lingkaran dengan kedua tangan. Dari lingkaran besar kemudian mengecil. Dengan latihan, lingkaran yang terbentuk akan makin bulat.

Teknik urut lingkar, menurut Ahr, memberikan stimulasi pada permukaan jaringan, bahkan ke bagian jaringan lebih dalam. Hasilnya, aliran darah meningkat dan pembuluh darah lebih lebar.

Semua teknik urut (usapan, remasan, kocokan, dan gerakan lingkar) bisa saling melengkapi. Bila dikerjakan secara lengkap, hasilnya akan lebih baik.

Pemijatan bisa dilakukan oleh ayah, ibu, nenek, atau anggota keluarga lain. Penelitian di Australia membuktikan, bayi yang dipijat ayahnya berat badannya cenderung naik dan hubungan dengan ayah makin baik. Bahkan bayi yang dipijat sejak usia empat minggu, ketika mencapai usia 12 minggu, akan lebih responsif.

Kapan boleh mulai dipijat?
Dalam buku Pedoman Pijat Bayi, dr. Utami Roesli menyebutkan bahwa pijat bayi dapat dilakukan segera setelah bayi lahir. Jadi, dapat dimulai kapan saja sesuai keinginan. Bayi akan mendapat keuntungan lebih besar bila pemijatan dilakukan tiap hari sejak lahir sampai usia enam atau
tujuh bulan.

Pemijatan dapat dilakukan pagi hari sebelum mandi. Bisa juga malam hari sebelum bayi tidur sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak. Tindakan pijat dikurangi seiring dengan bertambahnya usia bayi. Sejak usia enam bulan, pijat dua hari sekali sudah memadai.

Sebelum memijat, pastikan tangan Anda bersih dan hangat. Periksa kuku dan perhiasan untuk menghindari goresan pada kulit bayi. Bayi sudah makan atau benar-benar tidak sedang lapar. Tapi jangan memijat segera setelah bayi selesai makan.

Yang juga penting diperhatikan, jangan membangunkan bayi hanya untuk dipijat. Jangan memijat bayi yang sedang tidak sehat, atau tak mau dipijat. Tidak boleh memaksakan posisi pijat tertentu pada bayi.

Sebelum pemijatan hendaknya disiapkan lebih dulu handuk, popok, baju ganti, dan baby oil atau baby lotion. Bayi dibaringkan di atas permukaan kain yang rata, lembut, dan bersih. Pilih ruangan yang nyaman, hangat, dan tidak pengap untuk kegiatan ini. Lakukan secara menggembirakan bagi
Anda maupun si bayi.

Sebelum memijat, perlu dilakukan gerakan pembuka berupa sentuhan ringan di sepanjang sisi wajah bayi dan mengusap-usap rambut kepala, sambil diajak berbicara. Sebelum dan selama pemijatan, kulit bayi perlu sesering mungkin dilumuri baby oil atau baby lotion.

Awalnya dilakukan sentuhan ringan dan lembut. Kemudian secara bertahap ditambahkan tekanan pada sentuhan itu, terutama bila bayi sudah mulai menerima pijatan itu. Bila bayi menangis, tenangkan dulu sebelum pemijatan dilanjutkan. Kalau tangisnya makin keras, pemijatan sebaiknya dihentikan. Mungkin bayi minta digendong, disusui, atau mengantuk.

Selama pemijatan, pandanglah mata bayi dengan penuh kasih sayang. Lewat kontak pandang, Anda bisa belajar mengenali reaksi anak dan bisa mengamati penerimaan kegiatan memijat ini oleh anak. Anda pun dapat sekaligus menetapkan takaran pijatan yang pas untuk bayi Anda. Untuk menciptakan suasana tenang, ada baiknya sambil bersenandung atau memutar lagu lembut.

Tak ada ketentuan baku tentang lamanya pemijatan. Namun berdasarkan pengalaman, untuk seluruh tahap pemijatan secara lengkap perlu disediakan waktu khusus minimal 15 menit. Setelah selesai, dr. Utami Roesli menyarankan, bayi perlu dimandikan agar merasa segar dan bersih dari lumuran baby oil. Hindarkan mata bayi dari percikan minyak atau baby oil.

Kegiatan mengurut bayi tidaklah menuntut keterampilan khusus. Pada awalnya mungkin kurang sempurna, namun kalau makin sering dilakukan, akan ditemukan pijatan dengan intensitas yang pas untuk bayi Anda. Selamat mencoba. (dr. Audrey Luize/Rye)

SENAM BAYI


Oleh : Ninik Sutini, SMPh

Senam bayi adalah suatu bentuk permainan gerakan pada bayi, untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal. Dengan senam bayi kita bisa mengetahui perkembangan yang salah pada bayi secara dini, hingga kita dapat melakukan tindakan antisipasi yang tepat agar bayi tumbuh normal.
Senam bayi diawalai pada usia 3 bulan sampai dengan 12 bulan.

Bayi usia 3 bulan / awal bulan ke-4

- Tulang punggung merupakan garis lurus dari leher ke tulang ekor.
- Lipatan paha kanan-kiri harus simetris.
- Kepala tegak 900 dan berada di tengah
- Tangan bayi dalam keadaan menggenggam.

Senam bayi pada posisi tengkurap ( usia 3 bulan – 6 bulan )



- Tekan pantat bayi pelan-pelan untuk memperoleh pergerakan panggul yang optimal, lepaskan, tekan, lepaskan.
- Kemudian tekan lagi, dikombinasi dengan mengangkat ke dua kaki sampai lutut bersudut 900 , hal ini untuk meluaskan pergerakan panggu
l. Keleluasaan gerak panggul sangat penting untuk mendapatkan panggul yang kokoh, yang penting sekali untuk berdiri dan berlari.


- Sambil menekan pantat bayi, kepala bayi kita latih untuk menoleh ke kanan dan ke kiri secara seimbang. Bila bayi kesakitan untuk menoleh ke satu arah, konsultasikan dengan dokter anak atau fisioterapis.


- Pada posisi ini tangan bayi dilatih untuk berusaha membuka genggamannya dan meraba wajahnya.
- Kemudian kedua tangan bayi dijulurkan kedepan, agar lebih merangsang bayi untuk membuka genggamannya.




- Gerakan ini selain merangsang bayi membuka genggaman juga menguatkan otot-otot punggung yang sangat penting untuk persiapan kemampuan duduk bagi bayi.
- Dilakukan gerakan mengangkat dada bayi, hal ini aka
n merangsang bayi untuk mengangkat kepala lebih tinggi yang berakibat semakin menguatnya otot-otot punggung bayi.




- Senam kaki yang terarah, posisi tengkurap, tungkai ditekuk ke atas, telapak kaki saling ditemukan, yang ditingkatkan dengan mempertemukan kedua sisi luar telapak kaki. Ini akan menunjang pembentukan lekukan telapak kaki dan mencegah kai ceper ( flat-foot )

Posisi Terlentang
Penilaian


- Dagu dan tulang kemaluan membentuk garis lurus, bila bengkok berarti ada kelainan.
- Bayi bisa memegang mainan dan memandang dengan baik.
- Pada posisi terlentang, senam terutama ditujukan pada mengoptimalkan fungsi lengan dan tangan yang normal.


Senam bayi di pangkuan



- Taruh bayi di pangkuan kita, ajari bayi untuk membuka tangan dengan saling menggosokan telapak tangan, ditingkatkan dengan meraba wajah ib
u, meraba kepala dengan satu tangan, dan dengan dua tangan.


- Kaki ditekuk di depan tubuh, temukan sisi luar telapak kaki, usahakan bayi melihat kakinya sendiri.


- Temukan ke dua tangan bayi, agar saling membuka genggaman
- Bawa tangan bayi ke kepala, wajah untuk mengenali anggota tubuhnya sendiri. Ini merupakan dasar terbaik bagi bayi agar memulai tangan yang terampil.

Senam untuk menunjang gerakan kaki yang normal



- Bawa kedua kaki ke mulut, ini merupakan dasar gerak untuk mendapatkan kegesitan kaki kelak.
- Pegangkan tangan bayi pada kakinya dan bawa ke mulut, satu persatu, kemudian ditingkatkan dengan kedua kaki bersamaan.
- Dilanjutkan dengan angkat kepala bayi sedikit. Ini akan merangsang penguatan otot-otot perut bayi yang akan menunjang system pencernaan yang optimal.

- Pada posisi terlentang, kedua kaki bisa ditemukan sisi-sisi luarnya untuk menunjang pembentukan lekukan kaki dan mencegah kaki ceper.

Bila anda kesulitan atau kurang berani melakukan senam bayi, datanglah ke klinik Fisioterapi yang memberikan pelajaran senam bayi.
Sekian dulu senam bayi pada session I, kita lanjutkan lagi nanti pada session II, yaitu senam bayi untuk usia 6 bulan – 1 tahun.


Sumber :
- Huber, Barbara Z, 1994, Senam Bayi Modern, Jakarta : Pustaka Sinar Harapan



Pijat Bayi

Pijat Bayi Membantu Tidur Nyenyak & Kecerdasan

Masih bayi kok sudah dipijat? Ya, meski tampak sepele, pijat bayi punya banyak manfaat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dan selama melakukan pijat bayi.

Nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi dini pada bayi dan balita sangat tak bisa dipandang dengan sebelah mata. “Pasalnya, faktor-faktor ini berperan besar dalam mendongkrak kecerdasan multipel dan kreativitas anak,” kata dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi. dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM.

Kebutuhan fisik-biologis berguna untuk pertumbuhan otak, sistem sensorik, dan motorik, kebutuhan emosi kasih sayang untuk memengaruhi kecerdasan emosi, inter dan intrapersonal, sementara stimulasi dini untuk merangsang kecerdasan-kecerdasan lain. “Kebutuhan stimulasi meliputi rangsangan yang terus menerus dengan berbagai cara untuk merangsang semua sistem sensorik dan motorik,” lanjut Soedjatmiko. Salah satunya adalah dengan pijat bayi, atau yang dikenal dengan stimulasi sentuh (touch).

Pengaruh positif atau manfaat pijat bayi sendiri bagi tumbuh kembang anak telah lama diketahui. “Manfaatnya antara lain mengembangkan sistem imun, membantu bayi berlatih relaksasi, membantu mengatasi gangguan tidur dan membuat bayi tidur lebih lelap dan lama, memperkuat ikatan (bonding) bayi dengan ibu/orangtua,” jelas dr. Rini Sekartini, Sp.A dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM. Selain itu, pijat bayi juga bisa membantu mengatur sistem pencernaan, sistem respirasi dan sirkulasi, membantu meredakan ketidaknyamanan (kolik, tumbuh gigi), serta menurunkan produksi hormon stressor yang membuat stres bayi.

Tak hanya bayi. Bagi orangtua, memijat bayi mereka juga membantu mengetahui bahasa nonverbal bayi, meningkatkan komunikasi, serta membantu menciptakan suasana yang menyenangkan.

Pijat bayi dapat dilakukan kapan pun. Yang paling baik adalah pada 6 atau 7 bulan pertama usia bayi. Sementara waktu untuk memijat yang paling baik adalah pagi hari saat orangtua dan bayi siap memulai hari, dan malam hari untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Yang harus diperhatikan, jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui. Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat, atau memijat bayi saat ia sakit, memijat paksa, dan memaksakan posisi saat memijat. Nah, bagaimana cara memijat yang benar?

Wajah
1. Tekan jari-jari Anda pada kening, pelipis, dan pipi bayi.
2. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat daerah di atas alis.
3. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung bayi ke arah pipinya.
4. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulut bayi, tarik hingga ia tersenyum.
5. Pijat lembut rahang bawah bayi Anda dari tengah ke samping, seolah-olah membuat bayi tersenyum.
6. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

Dada
1. Letakkan kedua tangan Anda di tengah dada si kecil. Perlahan, gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk gambar hati.
2. Dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.
Penulis: Anna