BILA ANAK HARUS SEGERA DISUNAT


sumber : http://www.tabloid-nakita.com/artikel.php3?edisi=02070&rubrik=sehat

Tak usah takut, Bu-Pak, toh, sunat aman bagi anak bayi sekalipun. Yang penting, justru perawatan sesudahnya agar tidak timbul infeksi.

“Anak saya lubang penisnya kecil sekali, sehingga dia selalu menangis kesakitan setiap kali mau kencing. Kata dokter anak saya, dia harus segera disunat. Tapi, saya masih ragu, apa benar disunat merupakan satu-satunya jalan untuk menyembuhkan kelainannya sementara dia masih kecil. Menurut Anda bagaimana, Dok?” tanya Ibu Tine, yang melakukan konsultasi untuk mencari second opinion tentang kasus anaknya.

“Sunat memang harus segera dilakukan bila ditemukan kelainan pada organ kelamin anak, walaupun si anak masih berusia balita,” terang dr. Supriadi Handoko, spesialis bedah umum RS Internasional Bintaro.

Sunat bertujuan untuk menjaga agar glans atau kepala penis serta lehernya tetap terjaga bersih. “Sunat dikatakan baik dan bersih bila glans penis tidak lagi tertutup preputium, yaitu kulit yang menutupi kepala penis,” jelas Supri.

KELAINAN FIMOSIS

Kasus paling banyak yang mengharuskan anak segera disunat adalah kelainan fimosis; keadaan dimana didapatkan konstriksi/penyempitan dari ujung kulit depan (foreskin) penis. “Jadi bukan penisnya yang tidak berlubang, melainkan ada kulit yang menutup kepala penis.”

Fimosis bisa ditemukan karena faktor kongenital (bawaan sejak lahir). Atau bisa juga akibat peradangan berulang pada kulit depan penis.

Gejalanya diperlihatkan dengan anak sulit buang air kecil. Umumnya anak dengan kelainan fimosis sering mengejan saat akan kencing

karena air kencing harus melalui saluran yang sempit. Kemudian pada bagian belakang kepala penis tampak menggembung karena aliran yang tidak lancar tersebut. “Kondisi ini mengakibatkan anak kesakitan luar biasa.”

Orang tualah yang harus bisa “membaca” segala gejala yang ditimbulkan. Terlebih pada anak balita yang masih sulit mengungkapkan rasa sakit yang sesungguhnya diderita. Terkadang, kan, terjadi salah paham. Bisa jadi anak sudah memberi tahu tapi orang tua enggak mengerti maksudnya. “Bila orang tua tanggap, sejak bayi pun kelainan ini sudah bisa diketahui.”

Langkah terbaik, saat orang tua mencurigai ada sesuatu dengan penis si anak, segera konsultasi dengan dokter. Semakin dini pemeriksaan dilakukan, semakin cepat bisa ditangani ahlinya. Umumnya, untuk mengembalikan fungsi kencing anak, akan dilakukan tindakan operasi. “Dampaknya, besar sekali, lo, bagi perkembangannya. Anak tidak akan kesakitan lagi, sehingga ia bisa bermain-main seperti yang lain.”

BISA INFEKSI

Bila tidak segera ditangani, fimosis dapat mengakibatkan infeksi saluran kencing, balanitis (infeksi pada glans penis), atau balanoposthitis (infeksi pada glans penis serta preputium. Gejala yang tampak pada balanitis, tambahnya, yaitu glans penis tampak membengkak dan meradang, jika kencing disertai rasa sakit.

Tapi, perlu diingat, sunat sama sekali tidak mempengaruhi alat reproduksi anak kelak. “Karena alat reproduksi dan penis mempunyai fungsi berbeda, kok.” Jadi, salah besar kalau ada mitos yang menyebutkan bila anak disunat terlalu dini akan mengganggu fungsi reproduksinya. Ingat itu, ya, Bu-Pak.

CARA MENYUNAT

Lantas, bagaimana sunat dilakukan? Cara paling aman dengan membebaskan perlengketan antara preputium dengan glans penis. Selanjutnya kulit yang berlebih ini dipotong melingkar sejajar dengan dasar dari glans penis. Kemudian perdarahan dihentikan dan kulit luar serta dalam dilekatkan kembali lewat penjahitan. Berdasarkan caranya yang demikian, di kalangan medis sunat dikenal dengan istilah sirkumsisi.

Efek samping sunat antara lain perdarahan, infeksi, hematom atau pembengkakan. Apabila preputium dan glans penis tidak dibebaskan terlebih dulu dari perlengketan, maka glans penis dapat ikut terpotong.

Untuk mengurangi nyeri, sunat dilakukan dengan pembiusan. Ada dua cara pembiusan, bius lokal dan total. Pada bius lokal, anak merasakan sakit sekitar 1 jam setelah suntikan diberikan; efek obat bius tersebut hilang.

Sedangkan bius total anak akan merasakan sakit setelah dia tersadar. “Biasanya dokter sudah mengantisipasi dengan memberikan obat anti sakit lewat dubur sebelum dia tersadar.”

Sunat baru bisa dilakukan bila anak dalam keadaan sehat; tidak batuk, pilek, atau demam. Beberapa jam sebelum sunat, anak harus puasa terlebih dulu karena akan diberikan obat bius. Sebagai prosedur awal, anak melakukan pemeriksaan darah rutin di laboratorium.

ANAK BISA REWEL

Wajar bila kemudian anak rewel saat akan disunat. Yang penting Bapak-Ibu jangan senewen, tapi tetap tenang dalam menghadapi si kecil. “Toh, rewelnya bukan karena sakit, kok, Bu. Lebih karena perasaan kurang nyaman setelah pembiusan dan berada di tempat yang asing dan berbeda dengan suasana rumah.” Karena itu, Bapak-Ibu dan seluruh keluarga harus mendukung si kecil dengan banyak menghiburnya.

Pada anak yang sudah dapat diajak berkomunikasi, misalnya, Dina usia 4-5 tahun, beri tahu proses sunat tidak menyakitkan. “Bisa dengan mengatakan padanya, ‘kamu hanya mengisap udara dalam sungkup, tidur dan waktu bangun ternyata sunat sudah selesai. Enggak sakit dan cuma sebentar, kok,’” tutur Supriadi memberi contoh.

Pada keadaan normal, proses penyembuhan sunat berlangsung antara 5-7 hari. Malah, ada juga yang baru tiga hari sudah kering. Hal ini bisa terjadi asalkan perawatan sesudah sunat benar-benar dilakukan. Misal, orang tua benar-benar menjaga agar lukanya makin lama makin kering, jangan justru malah basah kembali agar terhindar dari infeksi.

Nah, untuk menjaga supaya tidak timbul infeksi setelah sunat, maka di daerah jahitan dibalut dengan kasa steril yang dibubuhi antiseptik. Bila balutan sedikit kena air kencing, biasanya tidak apa-apa. Sesudah anak kencing, kepala penis dapat dibersihkan secara pelan-pelan dan hati-hati dengan kasa basah.

Nah, selama perawatan dilakukan dengan benar, tak lama lagi Ibu-Bapak akan segera melihatnya bermain-main kembali bersama teman-temannya.
Riesnawiati/Artha Ariadina

CEGAH INFEKSI

Kebiasaan yang berlaku di masyarakat kita sesudah sunat anak dimandikan dengan air dicampur garam. Tujuannya agar cepat sembuh. “Enggak masalah, kok. Tapi yang terpenting, tetap usahakan organ yang disunat tetap kering. Gantilah segera perban yang basah dengan yang kering,” tutur dr. Jose.

Perawatan dan kebersihan sesudah sunat mutlak dilakukan agar tidak terjadi infeksi. “Bila infeksi justru akan lama sembuhnya.”

PRODUKSI SMEGMA

Pada kondisi normal, di ujung alat kelamin anak terdapat bagian kulup yang mengandung smegma, zat berlemak yang diproduksi kepala penis dan kulup. “Bagian tersebut harus dibersihkan secara teratur, karena zat tersebut akan diproduksi terus. Bila tidak dibersihkan, kotorannya akan menumpuk dan bisa menimbulkan infeksi,” terang dr. Jose RL. Batubara, MD dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Caranya, dengan menarik sedikit bagian kulup hingga kepala penis keluar. Kemudian bersihkan bagian dalamnya secara perlahan dengan air dan kapas.

SUNAT NORMAL

Pada keadaan normal tanpa indikasi, sunat bisa dilakukan bila anak sudah memiliki keberanian dan keinginan sendiri. Biasanya, sih, antara umur 8-11 tahun. Alasannya, di usia ini kulit penis anak masih lunak sehingga mudah disayat. “Disamping itu, anak-anak tidak mudah berereksi, sehingga tidak menyulitkan proses sunat karena tidak ada pembuluh yang melebar,” jelas dr. Supriadi.

Kecuali itu, di usia ini anak sudah mulai bisa diajak berkomunikasi tentang pentingnya sunat. “Orang tua pun bisa menjelaskan dan memberi pengertian pada si anak.”

JANGAN BANYAK BERGERAK

Pada hari pertama, saran dr. Supriadi jangan biarkan anak berlari-lari atau bergerak terlalu aktif. Beri anak pengertian, untuk sementara waktu ia hanya boleh duduk atau berbaring.

Kadang-kadang yang membuat tidak nyaman sewaktu pembuluh darah anak kolaps. Setelah anak aktif kembali, pembuluh darah yang tadinya kolaps bisa mengembang lagi. “Karena sekitar organ kelamin terdapat pembuluh-pembuluh darah halus yang pada proses sunatnya tak berdarah, namun sewaktu-waktu bisa berkembang dan terjadi perdarahan bila si anak enggak bisa diam.”

PRINSIP SAMA

Sunat dengan cara apapun, jelas dr. Supriadi, sebenarnya sama saja, baik operasi biasa, sinar laser atau tradisional bertujuan sama. “Maksudnya membuat agar kepala penis tidak lagi tertutup preputium.”

Cara kerja sunat sinar laser yaitu memotong kulit dengan sinar terfokus tanpa alat menempel ke kulit tersebut. Sedangkan cara tradisional dapat saja dilakukan sejauh tindakan tersebut dilakukan dengan alat-alat steril, pencegahan infeksi dan kontrol perdarahan dengan baik.

Orang tua bebas memilih cara yang menurutnya baik. “Yang jelas, pastikan dahulu, alat-alat yang akan dipakai dalam proses penyunatan itu steril.”

About these ads

11 gagasan untuk “BILA ANAK HARUS SEGERA DISUNAT

  1. Maaf ya bukannya Saya mengKritik kalian semua hal Fimosis tapi pada dasarnya Fimosis bisa di sembuhkan secara tradisional tanpa harus sunat dengan biaya rendah atau bahkan Gratis.Bila kalian ingin info detailnya silakan hubungi Saya di alamat Email :vierachika@telkom.net

  2. Ba Vera, memang ada cara untuk penyembuhan Firmosis akan tetapi proses sunat pilihan yang paling tepat untuk mencegah kelainan atau gangguan selanjutnya semua dr. pasti setuju kecuali yang bego. apalagi bagi seorang muslim itu sudah tegas diwajibkan, jelaskan kan ???…….

  3. Ba Vera, memang ada cara untuk penyembuhan Firmosis akan tetapi proses sunat pilihan yang paling tepat untuk mencegah kelainan atau gangguan selanjutnya semua dr. pasti setuju kecuali yang bego. apalagi bagi seorang muslim itu sudah tegas diwajibkan, jelaskan kan ???…….

  4. dear…
    dr semua pembahasan ttg fimosis yg selalu dibahas adlh fimosis pd bayi cowo. gmn dgn fimosis pd bayi cewe?

  5. Sepakat sekali. Lebih baik sunat daripada enggak. Kalaupun ada obat untuk fimosis, dan bisa menyembuhkannya, tetap aja kulup penis itu menjadi tempat yang rentan bagi kuman penyakit. Daripada menjadi masalah di kemudian hari, lebih baik dihilangkan saja, toh juga dengan menghilangkan kulup penis saja tidak menyebabkan orang mati atau jadi mandul, justru rangsangan seksualnya menjadi lebih tinggi…

  6. Hi…saya nak tanya, anak saya juga mengalami lubang penis yg sempit dan apabila dia membuang air kencing batang penisnya akan mengembang terlebih dahulu barulah air kencingnya akan keluar tetapi dia tak pernah menunjukkan keadaan yang tak selesa. Menangis pun tak. Dia biasa2 je…so, perlu ke dia disunat sekarang ataupun tak? skrg dia berumur 1 tahun 11bulan. Thanks all..from Malaysia.

  7. MakCik Hidayah sebaiknya Putra Ibu jangan di sunat,bila MakCik dan kawan-kawan sekalian yang bermasalah sama ialah Fimosis pada Putranya silakan hubungi email terbaru Saya :fransisca_verawaty@hotmail.com
    Nanti akan Saya beri petunjuk Solusinya.Email lama Saya di atas : di Telkomnet & di Ceweq.com
    telah expired.Saya jua muslim.

  8. nama saya bani. anak saya walid guitar sa dewa berusia 5 bulan tidak bisa kencing dan di fonis fimosis oleh RSU ADAM MALIK Medan,, dan sudah di lakukan khitan di ruang operasi.. setelah dia sadar dia kencing,, dan saya lega sekali, tapi setelah sekitar 6 hari kemudian dia tidak bisa kencing lagi, saya langsung kontrol kembali ke RSU ADAM MALIK, lalu di lakukan USG kata dokter dia mengalami pembengkakan ginjal.. dan langsung saya tanya apa solusi nya dok tapi sudah di sunat?? kata dokter pasang saja kateter nya kembali kita tunggu selama 1 bulan lebih lah,, ya udah cuma itu kata dokter dengan rasa kecewa saya hannya diam, padahal saya sudah berupaya supaya anak saya lekas sembuh,, dengan cara saya berobat dengan umum agar cepat di tanggapi tapi apa?? biaya sudah bengkak tapi anak saya tidak sembuh.. jadi selama satu bulan ini anak saya memakai kateter dan badan nya kurus sekali,, saya sudah strezz sekali.. gak tau harus gimana,, tolong banget solusi nya…..???!!!! trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s