Berkurang Makanan Bayi
Maret 26, 2008
BERKURANGNYA MAKANAN “BAYI”
9 –12 Bulan
Bayi anda sudah mendekati masa batitanya sekarang. Dia lincah dan seringkali tidak bisa diam. Semakin mendekati ulang tahun pertamanya, ia makin membutuhkan makanan padat yang bervariasi dan semakin banyak jumlahnya.
Beberapa bulan kedepan, bayi anda akan mengurangi konsumsi makanan “bayi” nya dan lebih banyak makanan dewasa (table food) dan bahkan mulai tidak terlalu tertarik dengan ASI atau susu botolnya. Sekalipun ia sangat tertarik dengan makanan padat, ASI dan susu formula masih memberikan fondasi nutrisi dalam masa laju pertumbuhan ini.
|
Usia 9-12 bulan |
|
|
Tanda kesiapan untuk pemberian makanan padat dan finger food • Mengunyah dengan lebih mudah • Lebih banyak gigi yang tumbuh • Aktif bergerak merasakan, mencium bau, bersuara dan penglihatan • Bersiap untuk berubah dari ASI atau botol ke cangkir |
|
|
Apa yang dimakan • ASI dan susu formula DITAMBAH • Biji-bijian (beras, oatmeal, gandum) • Sayuran dan buah-buahan • Daging merah dan daging unggas giling • Kuning telur • Mashed cooked beans, peas and lentils Kacang, kacang polong dan kacang lentil rebus yang ditumbuk • Keju cheddar dan yogurt khusus bayi (bukan yang rendah lemak atau yang tanpa lemak) • Makan yang bisa dipegang sendiri (finger food): wafel yang dipanggang sebentar, potong-potong; potongan pisang; biskuit bayi; sereal dengan kadar gula rendah • Jus buah tanpa sitrus • TANPA tambahan susu sapi
|
Tipe · 3-4 bahan (diberikan terpisah atau dicampur) · Berbentuk potongan atau bisa dipegangnya) · Dimasak (kecuali alpukat dan pisang)
Frekwensi · Makanan 1-2 kali per hari · Camilan: 1 kali per hari · ASI: sesuai keinginan atau setiap 4-5 jam
Porsi sehari · 24-31 oz susu formula · ¼ hingga 1/3 cangkir produk susu (yogurt bayi, keju cheddar parut) · ¼ hingga ½ cangkir sereal · ¼ hingga ½ cangkir buah · ¼ hingga ½ cangkir sayuran · 1/8 hingga ¼ cangkir makanan sumber protein · 3-4 oz jus buah tanpa sitrus |
|
Tip memberi makan Pada masa ini, bayi anda sedang berkembang menjadi seorang petualang sejati – merangkak dan mungkin mulai berjalan. Ia mungkin tidak bermasalah dalam mengunyah makanan padatnya, namun masih ada poin-poin penting yang harus diingat. Selera makannya masih berkembang, maka berilah contoh yang baik dan berikan pilihan makanan yang baik agar terbentuk kebiasaan makan yang sehat. · Perkenalkan satu makanan baru setiap kali, dengan selang waktu minimal 3 hari untuk memastikan bahwa bayi anda tidak alergi · Begitu ia mulai mengunyah - Perkenalkan makanan yang memiliki tekstur. Hancurkan buah dan sayuran matang dengan garpu atau beli makanan bayi siap saji yang memiliki lebih banyak tekstur. Pilih makanan yang perlu dikunyah. - Coba berikan makanan yang tidak licin di sendoknya, seperti bubur oatmeal atau bubur daging. · Pada tahap ini, kemampuan bayi untuk mengambil dengan menggunakan jempol dan telunjuknya makin berkembang. - Perkenalkan makanan yang bisa dipegangnya sendiri dari jenis yang baik termasuk wortel matang, kentang, kacang polong atau buah lunak yang dipotong seukuran suapannya. - Beri anak anda sendok sendiri pada saat makan dan biarkan ia menyuap sendiri. Ini juga untuk mencegahnya merebut sendok anda. Biasanya ia baru benar-benar bisa menyuap setelah ulang tahunnya yang pertama, namun ini merupakan latihan yang baik dan menunjukkan padanya bahwa anda percaya padanya. Kentang tumbuk dan apel tumbuk merupakan awal yang baik untuknya. Sambil ia menyuapi dirinya sendiri, andapun bisa menyuapinya. · Tunda penggunaan susu sapi murni hingga setelah berusia satu tahun. Susu sapi bukanlah pengganti yang sesuai untuk ASI atau susu formula. Tundalah pengenalan terhadap susu sapi murni ini hingga ia berusia satu tahun. · Ajak makan bersama seluruh keluarga Ajak bayi anda makan bersama keluarga. Ia pasti menyukai suasananya. · Berantakan bukanlah masalah. Eksplorasi dan mencoba hal baru selama makan pasti menyebabkan berantakan. Hal ini sangat biasa pada masa belajar. Agar tidak merasa frustrasi, sebelum waktu makan tempatkan keset plastik dibawah kursi makannya dan pastikan ada lap pembersih di dekat anda. Akan jauh lebih baik bila pemberian makan dilakukan pada saat anak lapar dan ingin makan, bukan pada saat ingin bermain · Tawarkan makanan yang berbeda dan bervariasi - Makan makanan yang berbeda-beda rasa, bentuk dan teksturnya akan memastikan anak mendapatkan serangkaian nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, selain itu juga membentuk kebiasaan makan yang sehat dengan membiasakan makan makanan yang beragam. Jangan biarkan selera makan anda pribadi mempengaruhi jenis makanan yang anda berikan untuk anak. - Sajikan tiap makanan satu per satu dan tidak tercampur satu dengan lainnya, biarkan bayi anda merasakan perbedaan rasa dari setiap bahan makanan yang tersaji. Cobalah. · Waspadai bahaya tercekik Beberapa makanan memiliki ukuran, bentuk dan teksturnya tersendiri yang mungkin saja menyangkut di tenggorokan anak dan menyebabkannya tercekik. Hindari makanan yang licin atau berbentuk bulat seperti anggur dan permen yang keras. Beberapa makanan lain yang perlu diperhatikan adalah kacang, gumpalan selai kacang, potongan wortel mentah, hotdog/sosis atau daging dengan ukuran besar lainnya dan popcorn. · Minum dari cangkir - Tiap bayi memiliki selera cangkirnya sendiri-sendiri. Umumnya, ketika belajar pertama kali, sebaiknya gunakan cangkir yang ringan, tanpa kuping atau sedotan. Sedotan perlu dihindari pada saat masa awal karena bayi anda perlu belajar bagaimana memindahkan cairan dari bagian depan ke bagian belakang mulutnya. - Waktu makan siang dan makan malam adalah saat yang tepat untuk menggunakan cangkir karena bayi anda juga mendapatkan nutrisi dari makanan padatnya. Kemudian, cobalah pada waktu pagi hari dan kemudian malam hari. |
|
Entry Filed under: MPASI. .











Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed