Ubun Ubun Menutup


sumber : http://cidera-otak.blog.friendster.com/2009/02/

BILA UBUN UBUN MENUTUP TERLALU CEPAT

Sekian lama orang tua khawatir kalau-kalau ubun-ubun bayinya tak kunjung menutup. Malah ada yang berpikir makin cepat makin baik, padahal sebenarnya proses menutup yang terlalu cepat bisa lebih berbahaya.


Sampai beberapa bulan setelah dilahirkan, tulang-tulang kepala bayi sebetulnya belum menyambung satu sama lain. Namun letaknya telah tersusun berdampingan secara rapi. Keadaan ini memungkinkan jaringan otak berkembang menjadi lebih besar, karena terdapat ruang yang bisa mengikuti besarnya otak.

Perlu diketahui, kepala bayi dibentuk oleh beberapa lempeng tulang, yaitu 1 buah tulang di bagian belakang (tulang oksipital), 2 buah tulang di kanan dan kiri (tulang parietal), dan 2 buah tulang di depan tulang frontal). Di antara tulang-tulang yang belum bersambung itu terdapat celah yang disebut sutura. Sutura-sutura ini ada yang membujur dan ada pula yang melintang. Nah, titik silang celah-celah itulah yang membentuk ubun-ubun depan (besar) dan ubun-ubun belakang (kecil).

Ubun-ubun dan sutura-sutura ini normalnya menutup antara usia 6-20 bulan,” kata dr. Irawan Mangunatmaja, Sp.A(K) dari Sub-Bagian Saraf Anak, Bagian Ilmu Kesehatan Anak, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Jadi, kalau ternyata di bawah usia 6 bulan sutura tulang tengkoraknya sudah menutup, bisa dikatakan menutup terlalu cepat. Jika masing-masing tulang sudah bersambungan satu sama lain, biasanya ubunubun juga ikut menutup. Istilah medis untuk penutupan sutura ini, craniosynostosis, berasal dari kata cranio yang berarti tulang tengkorak, syn yang berarti bergabung, dan ostosis yang artinya tulang.

Secara kasat mata, akibat proses penutupan tulang tengkorak yang kelewat dini bisa dilihat melalui bentuk kepala yang tak normal.Ketidaknormalan ini terjadi karena pertumbuhan kepala cenderung mengarah ke tulang yang suturanya menutup belakangan. Ketidaknormalanbentuk itu tentu saja tampak berbeda-beda, tergantung sutura mana yang menutup lebih dulu. “Sebagai contoh, kalau sutura
bagian depan sudah menutup lebih dulu, pertumbuhan kepala akan lebih mengarah ke belakang, dan akibatnya kepala jadi panjul.”


DETEKSI KELAINAN
“Sutura atau ubun-ubun yang sudah menutup bisa mulai diketahui dari pemeriksaan yang dilakukan saat bayi baru lahir.” Dokter yang menolong persalinan biasanya dengan mudah bisa melihat kelainan itu. Ia akan curiga bila kepala bayi tampak lebih kecil dibandingkan badan. Yang normal, kepala bayi justru terlihat lebih besar daripada bagian tubuh lainnya karena keliling lingkar luar kepalanya sama dengan keliling dadanya.

“Inilah letak pentingnya mengukur lingkar kepala bayi pada saat ia lahir,” tandas Irawan. Dengan begitu, bisa segera diketahui bila sudah ada kecenderungan ubun-ubun menutup terlalu cepat. Pengukuran ini tentusaja tidak hanya sekali, tapi terus dilakukan setiap bulan bersamaan dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk mengetahui apakah ukuran lingkar kepala bayi normal atau tidak, dokter berpatokan pada grafik lingkar kepala berdasarkan umur yang
disebut grafik Nellhaus. Dengan grafik ini, adanya kelainan pada ukuran lingkar kepala dan proses pertumbuhannya bisa terdeteksi, baik jikakepala terlalu besar (misalnya karena hidrosefalus) atau
terlalukecil, misalnya karena craniosynostosis.

“Selain itu, pemeriksaan bisa dilakukan dengan meraba ubun-ubun besar bayi, apakah ukurannya normal atau tidak. Diameter ubun-ubun besar yang normal berkisar antara 0,63,6 cm dan bila diraba akan terasa berdenyut karena memang ada pembuluh darah di bawahnya,” kata Irawan.

Pemeriksaan ubun-ubun dan lingkar kepala ini sebenarnya tidak sulit. Orang tua pun bisa melakukannya di rumah. Lain hal dengan perabaan terhadap sutura kepala bayi yang biasanya agak lebih sulit. Bagaimanapun, celah antar tulang ini memang tak sebesar ubun-ubun.

Jika dari pemeriksaan ukuran dan perabaan kepala dicurigai ubun-ubun menutup terlalu cepat, dokter akan memeriksanya lebih jauh dengan CT Scan. Alat ini bisa memberi gambaran yang lebih jelas.

PENYEBAB DAN DAMPAK
Jika pada saat dilahirkan ubun-ubun bayi sudah menutup, maka kemungkinan penyebabnya bisa merupakan kelainan bawaan atau infeksi selama kehamilan. Di samping itu, craniosynostosis antara lain bisajuga disebabkan gangguan perkembangan jaringan otak dan kelainan tulang seperti osteopetrosis (pertumbuhan dan kepadatan tulang yang berlebihan).

Namun pada kebanyakan kasus, kelainan tulang hanya merupakan salah satu dari beberapa kelainan yang ditemukan dalam sindrom-sindrom tertentu. Oleh karena itu, dokter juga akan melihat, apakah kelainan pada ubun ubun dan tulang kepala ini merupakan satu-satunya kelainan, atau merupakan bagian dari berbagai kelainan dalam sindrom tertentu. Kalau ternyata ada kelainan pada organ lain, tentunya akan dilihat juga, bagaimana penanganannya secara keseluruhan, tidak hanya kelainan di tulang tengkoraknya ini.

Sudah pasti, ubun-ubun yang menutup terlalu cepat akan menghambat perkembangan otak bayi dan menimbulkan gangguan. Dengan kata lain, sel-sel otak yang yang seharusnya berkembang malah tertahan oleh tulang tengkoraknya sendiri. “Biasanya gangguan yang muncul berupa cerebral
palsy, atau kelumpuhan yang sifatnya kaku,” tutur Irawan.

Kalau saja, penutupan yang terlalu cepat itu terjadi pada usia yang tidak jauh dari batas normal (6-20 bulan), tentu kelainannya takterlalu berat. Begitu pula jika ubun-ubun yang menutup itu tak
diikuti dengan penutupan sutura-sutura lainnya, maka gangguan yang terjadi tentu akan lebih ringan daripada bila ubun-ubun dan suturanya sama-sama sudah menutup.

Beda halnya jika proses penutupan tulang tengkorak berlangsung sejak baru lahir atau berada di kandungan, proses keterhambatan perkembangan otaknya tentu lebih lama sehingga gangguan yang timbul akan lebih banyak dan berat. Artinya, manifestasi gangguan tumbuh kembang pada
bayi yang bersangkutan bisa berbeda-beda, tergantung pada bagian otak sebelah mana yang perkembangannya terhambat, dan kapan terjadinya prosespenghambatan atau penutupan itu.

HARUS OPERASI
Jika memang diketahui suturanya sudah menutup, maka perlu dilakukan tindakan operasi oleh dokter bedah saraf untuk melepas lagi sambungan tersebut. Dengan begitu, diharapkan otaknya tetap bisa terus tumbuh dan berkembang. “Ini satu-satunya cara untuk mencegah gangguan makin parah.” ujar Irawan. “Hanya saja, kadangkala walau sudah dioperasi, tulang tulang itu bisa cepat menyambung lagi.”

Pertimbangan untuk mengambil tindakan operasi, juga bergantung pada apakah si bayi mengalami peningkatan tekanan intra kranial (dalam kepala). Jika memang terdapat tanda-tanda peningkatan tekanan dalam kepala, maka tindakan operasi harus segera dilakukan.

Tekanan bisa terjadi bila sutura kepala dan ubun-ubun sudah menyatu sementara jaringan otak di bawahnya tetap berkembang dan bertambah besar sehingga dalam rongga otak tak lagi tersedia ruang. Desakan yang terus-menerus bahkan bisa sampai menimbulkan herniasi, yaitu ada bagian otak yang terdorong keluar dari rongga otak ke arah dasar kepala. Pada anak, gejala peningkatan tekanan dalam kepala ini bisa berupa muntah, lemas tak bertenaga (letargi), dan matanya melotot. “Bahkan kalau sudah berat keadaannya, bisa ada gangguan kesadaran,” demikian Irawan memberi gambaran.

Sebaliknya, bila diketahui bahwa jaringan otak bayi yang bersangkutan tidak lagi berkembang dan karenanya tak terjadi peningkatan tekanan intra kranial, maka tindakan operasi tak dilakukan. “Manfaatnya tidak akan besar,” komentarnya, “bahkan bisa jadi sutura di kepala dan ubun-ubun itu menutup lebih cepat karena memang otaknya tak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.” Jika memang demikian yang terjadi, maka upaya penanganan harus difokuskan pada terapi untuk mengatasi kerusakan atau gangguan perkembangan yang telah terjadi.

About these ads

26 thoughts on “Ubun Ubun Menutup

  1. artikelnya bagus, kebetulan bayi saya lahir ubun2nya dah nutup, ada artikel yang lebih komplit gak ya?

  2. akhirnya…aku tidak perlu lagi cemas akan ubun2 anakku, carissa. Usianya sudah 3 bulan lebih tapi kalo terlalu banyak gerak (seperti belajar tengkurap, tertawa bahkanmengeluarkan suara aaa…aaa…aaa) ubun2nya bergerak ndut…ndut…
    terima kasih atas informasinya yang sangat membantu menenangkan hati….sukses selalu…

  3. meski agak tenang,,tp dokter ada yg bilang perkembangan ubun2 baby q ktnya ada kelainan..
    coz sdh 6 bln tp ubun2 blm nutup msh lebar bgt, ada skitar 5cm. ya mdh2an ga ada mslh yg serius buat baby q..amin. salam buat yg laen

  4. setelah membaca perasaan jadi takut. soalnya anak saya mirip2 kasusnya dengan yg di atas yaitu ubun2 anak saya tidak kelihatan sejak lahir.

  5. Puji Tuhan saya agak lega setelah baca penjelasan ini, coz babyq ubun2nya msih lebar ñ denyutny jelas skali pdahal dah usia 9bln, ada pnlelasan lbh lngkap lg tdk, thax

  6. km sekeluarg khawatir anak km 13 bln ubun2 nya kok blm menutup,dan tergolong msh lbr. Mhn info slnjutnya.

  7. Alhamdulillah agak tenang dikit, anakku saat ini berusia 15bln tp ubun2nya msh belum nutup, smg disaat umur 20bln udah nutup Insyaallah Amin.

  8. kalau ubun2 kejedot jendela bagaimana ya,sudah 1 bln ini masih empuk,padahal sudah tdk terasa sakit,tapi masih empuk,apakah nanti bisa keras lagi?skrg usianya 11th

  9. Anak saya pada usia 2 bulan dicurigai carnio synostosis, dan syapun memriksakan anak sya ke ahli syaraf dan d CT Scan, tapi dari hasil ct scan otak tumbuh dan tersusun normal hanya saja lekukan2 otak terlihat padat dan menurut dokter positif carnio synostosis,Syapun mencari 2nd Opinion ke rumah sakit lain dan hasilnya sama hanya saja disana ada pemeriksaan lebih detil sampai ke mata, Pertanyaan saya :
    1.Dari Hasil Ct scan otak terliat normal
    2.Dari hasil pemeriksaan mata tidak ada tekanan dari dalam
    3.Bentuk lingkar kepala masih normal ( saat ini usia mau 5 bulan nanti tgl 1 Sep,Berat Badan 7,690 , Tinggi 66 cm, lingkar kepala 43,5cm
    4.ubun2 sudah tertutup dan kepala panjul kebelakang

    Dengan melihat kondisi sepeti ini,apakah perlu dilakukan segera tindakan oprasi? atau apakah otak anak sya berhenti perkembanganya, apa ciri2nya apabila otak berhenti berkembang? sejauh ini anak saya masih aktif

    terima kasih atas infonya, mohon penjelasanya

  10. anak saya lahir ubun2 sudah menutup, gak da ndut ndut gt… jd takut, apa yg hrs dilakukan?? ttpi dokternya kok tdk memberi info apapun ya krn BB ma linkar kepala msh termasuk normal. 3bln pjng 57cm lngkr kpl 40cm…

    wat sandy ma anggi, blh tau FB nya g?? thx

  11. Sama mbak purtri anak sy jga gitu, tidak ada ktrangan dri dokter. tapi wlaupun ubun2 sudah tidak ndut ndutan (mungkin bayinya gendut) tapi ketika saya raba kepalanya masih terdapat celah/sutura, mnurut artikel di atas yg bahaya itu jika tulang tengkoraknya menutup/bersambungan lebih cepat yang bisa mempengaruhi perkembangan otak.
    ” Jadi, kalau ternyata di bawah usia 6 bulan sutura tulang tengkoraknya sudah menutup, bisa dikatakan menutup terlalu cepat. Jika masing-masing tulang sudah bersambungan satu sama lain, biasanya ubunubun juga ikut menutup.”
    Ya mudah2an anak sya dan tidak apa apa..Amien
    Thax artikelnya sangat membantu…

  12. Setelah membaca artikel ini saya tidak kwatir lagi dgn baby saya. Awalnya saya kwatir karena sudah 9 bln ubun” baby ku blm menutup , tapi skrg kekhawatiran saya hilang karena artikel ini menunjukan ubun” baby normalnya menutup saat baby berumur 6-20 bln , .terima kasih ya artikel ini telah menambah wawasan utk ibu muda seperti saya .;)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s