Biaya Hidup Mahal, Hidup Keluarga Tetap Sehat

sumber : smartpatient.wordpress.com
di copas dari milist sehat

Krisis ekonomi global sudah tentu menyebabkan kenaikanharga obat-obatan dan alat kesehatan. Sudah pasti biaya berobat juga akan meningkat. Dengan kenaikan tersebut, masalah keuangan keluarga tentu akan lebih berat. Selain kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari, kita juga harus memikirkan biaya berobat yang lebih tinggi bila keluarga kita sakit. Bagaimana kita menghadapi masalah tersebut?

Kembali
Ke Pola Hidup Sehat
Menjaga agar badan
tetap sehat adalah langkah yang paling tepat. Kita tidak perlu mengeluarkan
biaya berobat bila kita bisa menjaga tubuh tetap sehat. Dalam dunia kedokteran
pun titik berat program kesehatan adalah aspek preventif (pencegahan agar tidak
sakit). Orang yang mempunyai penyakit kronis seperti diabetes mellitus,
hipertensi, gagal jantung, magh juga harus mencegah supaya penyakitnya tidak
kambuh atau justru bertambah buruk.

Tips
menjaga badan tetap sehat
1. Pola makan
sehat
Diet sehat
adalah yang mencakup gizi seimbang yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin
dan mineral. Jumlah atau frekuensi makan disesuaikan dengan kebutuhan/aktivitas
sehari-hari. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran. Kurangi makanan yang
kandungan lemaknya terlalu tinggi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya
penyakit kronis seperti sakit jantung, kanker, stroke, diabetes, dan
kolesterol.
2. Olah raga
teratur
Olah raga
yang teratur dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung, tekanan darah
tinggi, stroke, diabetes, osteoporosis dan depresi. Olah raga juga membantu
menjaga berat badan. Dianjurkan olah raga 30 – 60 menit, 4 – 6 kali seminggu.
Namun perlu diingat berapa pun frekuensi olah raga kita, tetap lebih baik dari
pada tidak sama sekali.
3. Berhenti
merokok dan minum alkohol
Di Amerika
Serikat, merokok mengakibatkan 440.000 kematian. Merokok terbukti dapat
mengakibatkan penyakit jantung, kanker paru, penyakit mulut dan tenggorokan.
Sedangkan alkohol dapat merusak sel hati dan meningkatkan risiko terjadinya
kanker.
4. Jaga berat
badan tetap ideal
Kegemukan
(obesitas) atau kelebihan berat badan (overweight) berkaitan dengan penyakit
jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, kanker, dan arthritis (reumatik).
Apabila anda obesitas atau overweight, kurangi berat badan dengan diet tinggi
serat, rendah lemak, dan olah raga teratur.
5. Jaga
kebersihan diri dan lingkungan
Kebersihan
badan seperti mulut, gigi, tangan, kaki dan kulit mempengaruhi kesehatan kita.
Beberapa penyakit infeksi dapat menular karena higienis yang kurang. Kebersihan
lingkungan juga dijaga untuk mencegah terjadinya demam berdarah, diare, dan
leptospirosis.

Self Medication
Kita mempunyai
tanggung jawab penuh terhadap kesehatan kita. Karena itu kita perlu bersikap
kritis ketika kita sakit. Kita sebaiknya berusaha mencari tahu apa masalah
kesehatan kita dan bagaimana pengobatannya.. Hal tersebut penting karena banyak
penyakit infeksi yang bersifat self
limiting diseases (penyakit yang dapat sembuh sendiri) dan tidak memerlukan
banyak pengobatan atau pemeriksaan laboratorium.

Sebagai contoh,
kunjungan pasien ke dokter umum dan dokter anak yang paling sering adalah
karena batuk, pilek, dan diare. Penyakit harian tersebut umumnya disebabkan
infeksi virus dan dapat sembuh sendiri. Namun, kenapa kita sering kawatir
ketika kita atau anak kita sakit batuk, pilek, atau diare? Hal tersebut
disebabkan kurangnya pengetahuan kita tentang penyakit tersebut.

Sebetulnya ada peran self medication untuk penyakit-penyakit tersebut. Dan jika
kita dapat menerapkandengan tepat, tentu biaya berobat dapat ditekan tanpa mengorbankan kesehatan kita. Peran self medication ini tentu
bukan berarti kita dapat mengobati diri sendiri atau menggunakan obat dengan
bebas tanpa anjuran/resep dari dokter. Kita perlu mengetahuikondisi-kondisi tertentu kapan perlu ke dokterdan mewaspadai
kondisi emergensi yang mengharuskan kita segera ke dokter. Sebagai
contoh anak diare, kita harus ke dokter bila terdapat diare bercampur darah
atau tanda dehidrasi seperti anak tampak lemas, matanya cekung, atau kesulitan
minum.

Pada penyakit kronik
pun seperti diabetes, hipertensi, sakit jantung, ginjal, dan lain-lain, kita
mempunyai peran dalam pengobatan. Karena selain obat, tatalaksana penyakit
kronik tersebut juga memerlukan perubahan pola hidup sehat. Bahkan pola hidup
sehat merupakan terapi awal sebelum pemberian obat.

Tips Menerapkan Self Medication
1. Mencari informasi dari majalah atau internet
mengenai gangguan kesehatan yang dialami.
2. Bergabung dalam milis-milis kesehatan dan
diskusi tentang penyakit tertentu.
3. Mencari informasi mengenai penyakit yang
bersifat self limiting diseases dan
pengobatannya.
4. Mengetahui kondisi gawat daruratdan kapan harus ke dokter.
5. Bersikap kritis terhadap diagnosis,
pemeriksaan laboratorium/roentgen, pengobatan dari dokter. Diskusikan dengan
dokter mengenai masalah tersebut.
6. Mencari informasi dan guideline di internet mengenai penyakit dan pengobatannya. Tetap
kritis!
7. Bila masih ragu, kita punya hak meminta second opinion dari dokter lain.

Sikap kritis juga
diperlukan saat kita berobat ke dokter.. Tujuan kita ke dokter bukan mendapatkan
resep obat, melainkan mendapatkan informasi (konsultasi) mengenai diagnosis dan
cara pengobatannya. Kita harus kritis menanyakan apakah benar-benar perlu
pemeriksaan laboratorium, roentgen, atau obat tersebut. Sikap kritis seperti itu
akan mencegah pemeriksaan atau pengobatan yang tidak diperlukan.

Dr. Farisda P.M.

Add comment Februari 8, 2010

Nyeri Payudara (Mastalgia)

sumber :http://health.detik.com/read/2009/07/29/093456/1173393/770/nyeri-payudara–mastalgia-

Wanita biasanya akan mengalami rasa nyeri ini saat menstruasi. Rasa nyeri tersebut biasanya dirasakan di sebelah kanan atau kiri payudara. Sebenarnya rasa nyeri tersebut normal, karena saat menstruasi terjadi perubahan hormonal pada wanita.

Nyeri tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal; benturan, kehamilan, menyusui, menjelang menopuase, menjelang pubertas, atau infeksi payudara, kanker payudara (tapi tidak setiap kanker payudara memiliki gejala demikian).

Gejala
Bila ditekan, payudara terasa nyeri. Rasa tersebut terjadi pada salah satu payudara. Tapi terkadang juga kedua payudara. Bahkan rasa nyeri bisa menyebar atau terlokalisir.

Pencegahan
Beberapa tips untuk mengurangi rasa nyeri tersebut antara lain; memakai BH yang nyaman dan pas, mengurangi asupan lemak dan garam, mengonsumsi Vitamin E, dan mengonsumsi obat pereda nyeri.
(tbs/tbs)

Add comment Februari 6, 2010

Menkes Kaget Keluarga Bilqis Galang Gerakan Koin

sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/02/03/135228/1291974/10/menkes-kaget-keluarga-bilqis-galang-gerakan-koin?991102605

Jakarta – Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih kaget keluarga Bilqis Anindya Passa, bayi pengidap kelainan saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier), membuka rekening untuk gerakan koin bayi berusia 17 bulan itu. Keluarga seharusnya meminta bantuan Kementerian Kesehatan (Kemkes) terlebih dulu.

“Kaget juga Bu Menteri. Seharusnya keluarga ke Depkes dulu,” ujar Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemkes) Usman Sumantri ketika dihubungi detikcom, Rabu (3/2/2010).

Menurut Usman, Kemkes siap untuk membantu menyembuhkan Bilqis. Kemkes juga telah membantu agar RSUP Kariadi membantu operasi transplantasi Bilqis. “Kemkes juga akan menanggung biaya operasinya kalau terjadi kekurangan,” kata Usman.

Koin Cinta untuk Bilqis yang dibentuk pada 25 Desember 2008 lalu telah terkumpul Rp 1,108 miliar. Dengan berbekal uang itulah Bilqis dapat melakukan operasi.

Bilqis yang lahir pada 20 Agustus 2008 ini baru diketahui mengidap Atresia Bilier saat usianya menginjak 2 minggu. Sekujur tubuhnya menghitam dan kekuningan. Perutnya buncit dan gatal di seluruh tubuhnya. Kotorannya pun berwarna kuning pucat.
(nik/iy)

Add comment Februari 6, 2010

Lima Orang Siap Donorkan Hati untuk Bilqis

sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2010/02/05/brk,20100205-223817,id.html

TEMPO Interaktif, Semarang – Sebanyak lima orang menyatakan kesediannya untuk menjadi pendonor operasi transplantasi hati bagi Bilqis Anindya Passa, bayi berusia 17 bulan yang menderita atresia bilier (saluran empedu tidak terbentuk atau berkembang sempurna). Lima orang itu sudah menyatakan kesediannya kepada keluarga Bilqis baik datang langsung ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr Kariadi Semarang maupun melalui telpon.

“Mereka siap tidak dibayar sepeserpun,” kata Kakek Bilqis, Ocam Sjamsier, saat menunggui cucunya di Rumah Sakit Dr Kariadi Semarang, Jum’at (5/2). Lima orang tersebut berasal dari beberapa daerah, diantaranya Semarang, Demak, Magelang dan lain-lain. Namun, kata Ocam, pihaknya belum bisa memutuskan tawaran para pendonor tersebut.

Hingga kini, kata Ocam, keluarga masih berharap agar pendonor hati untuk Bilqis berasal dari kerabat dan keluarga sendiri. “Kami tak pernah buka untuk donor. Kami hanya buka untuk bantuan koin Bilqis,” kata Ocam.

Tim dokter Rumah Sakit Umum Pusat Dr Kariadi belum menentukan donor bagi bayi perempuan ini. Semula, donor hati rencananya berasal dari ayah atau ibu Bilqis. Namun golongan darah kedua orang tuanya berbeda dengan bayi malang itu. Golongan darah Bilqis AB, sedangkan ibu dan ayahnya masing-masing A dan B.

Hingga Jum’at (5/2) siang, tim dokter cangkok hati masih berusaha pendonor hati untuk Bilqis adalah orang tuanya sendiri. “Orang tua Bilqis tetap menjadi prioritas pendonor hati, sehingga pendonor dari luar keluarga sementara belum perlu,” kata anggota tim cangkok hati RSUP dr. Kariadi Semarang, Prof. dr. AG. Soemantri.

Bilqis masih menempati ruangan khusus untuk menjalani pemeriksaan rutin, terkait organ jantung, paru-paru, mata, telinga, dan sebagainya. “Kondisi kesehatannya masih terus membaik,” kata Soemantri.

Add comment Februari 6, 2010

Learning is A Journey not A Race

source : milis asi for baby diposting oleh dibbie

*”The principle goal of education is to create men who are capable of doing
new things, not simply of repeating what other generations have done – men
who are creative, inventive and discoverers”.*
*Jean Piaget*

Adalah hal yang wajar ketika orangtua menginginkan anaknya lebih pintar,
lebih hebat, lebih cemerlang dan banyak “lebih” lainnya. Hanya sayangnya
kadang orangtua yang berkeinginan “lebih” tersebut menjadi lupa
memperhitungkan kondisi kesiapan mental anaknya. Anak tanpa sadar dijadikan
“alat” untuk mencapai apa yang dahulu tidak dapat diraih orangtuanya.

Hal yang paling mudah ditemukan dan terjadi nyata dalam masyarakat adalah
adanya kebanggaan dari para orangtua jika anak mereka mampu melakukan
kegiatan membaca dan menulis di usia dini. Seolah-olah, semakin cepat anak
dapat membaca, menulis atau bahkan berhitung akan membawa sang anak
memenangkan “perlombaan” keberhasilan hidup. Sekali lagi, banyak orangtua
tidak menyadari resiko atas pengenalan membaca dan menulis pada anak di usia
dini yang belum siap secara mental.

Akhirnya apa gunanya kebanggaan sesaat yang dapat dipamerkan ke saudara,
tetangga dan para teman; akan anak yang sudah mampu membaca dan menulis
bahkan berhitung di usia dini? Kalau pada ujungnya tejadinya “pemberontakan”
anak ketika di usia SMP, SMA atau kuliah nanti dalam hal belajar? Yang
menjadi pertanyaan berikutnya adalah: Pada usia berapa seorang anak boleh
diajarkan membaca dan menulis? Bagaimana kita mengetahui bahwa seorang anak
sudah siap secara mental?

*Apa kata para pakar?*

Jean Piaget (1896 -1980) seorang filsuf, ilmuwan dan psikolog perkembangan
asal Swiss yang terkenal karena hasil penelitian tentang anak-anak dan teori
perkembangan kognitifnya; menunjukan bahwa cara berpikir anak secara
kualitatif berbeda dari cara berpikir orang dewasa. Cara berpikir anak-anak
berkembang melalui serangkaian tahapan yang berbeda. Bahkan anak yang sangat
belia pun berperan aktif dalam memahami sesuatu. Mereka “membangun”
kenyataan dan bukan “sekedar menyerap” pengetahuan.

Beliau secara tidak langsung menegaskan bahwa pelajaran membaca, menulis,
dan berhitung dilarang untuk diperkenalkan pada anak-anak di bawah usia 7
tahun. Alasannya, usia anak di bawah 7 tahun belum mencapai fase operasional
konkrit. Yang dimaksud dengan fase tersebut adalah sebuah fase di mana
anak-anak dianggap sudah mampu berpikir secara terstruktur dan nyata.
Sedangkan kegiatan membaca, menulis dan berhitung dikatakan sebagai kegiatan
yang memerlukan cara berpikir terstruktur, sehingga tidak cocok diajarkan
kepada pendidikan anak-anak usia dini.

Piaget mengkhawatirkan perkembangan mental anak akan menjadi terbebani jika
kegiatan tersebut jika diajarkan terlalu dini (di bawah 7 tahun). Bukannya
menghasilkan anak yang cerdas, malah akan membuat anak memiliki pengalaman
buruk tentang belajar. Ketika mereka beranjak besar menjadi kehilangan
gairah terhadap kegiatan belajar.

Sementara itu Glenn Doman, seorang terapis asal Amerika sepertinya berada
pada sisi sebaliknya. Beliau memperkenalkan sebuah metode untuk membaca dini
pada anak melalui flash card. Ide awal penemuannya tersebut didapatkan
ketika beliau membantu menyembuhkan pasien-pasiennya yang mengalami cendera
otak. Glenn melakukan terapi dengan kartu-kartu kata yang ditampilkan dengan
cepat di hadapan pasien hanya 1 kata per detik. Dari hasil tersebut
ditemukan adanya perkembangan pada otak pasien. Kemudian hal tersebut
diterapakan ke anak-anak dan bahkan bayi.

Metode Glenn Doman dengan flash cards ini ternyata juga mendapatkan
pertentangan dari sebagian ahli psikologi. Bahkan BBC London mempublikasikan
sebuah film tentang hal ini. Alasannya, flash cards dianggap kurang rasional
dan dapat merusak pembelajaran pada nalar dan logika. Kemampuan membaca
menurut para psikolog umumnya diproses melalui tahapan-tahapan fonemik dan
fonetik. Anak-anak harus terlebih dahulu mengenal huruf agar mampu
membedakan bunyi, sampai akhirnya dapat menggabungkan huruf-huruf tersebut
menjadi sebuah kata. Jadi belajar membaca, menulis dan berhitung tidak dapat
dengan cara menghafal dengan flash cards.

Walaupun kedua aliran ini terlihat berbeda kutub, tetapi kedua pengikut
aliran ini memiliki kesepakatan yang sama yaitu proses belajar haruslah
dalam kondisi dan cara yang menyenangkan. Anak yang belajar dalam keadaan
tertekan dapat menimbulkan trauma dan pada akhirnya akan menimbulkan
keenganan untuk belajar.

*Bagaimana dengan peraturan pemerintah?*

Pada dasarnya pihak Dikdas tidak pernah mensyaratkan calon murid SDN harus
bisa membaca dan menulis. Alasannya, karena saat belajar di TK belum sampai
diajarkan seputar membaca dan menulis. Tetapi pada kenyataannya; entah
sekolah dasar mana yang memulainya, seorang calon murid yang akan masuk
sekolah dasar (SD) sudah dilakukan tes masuk membaca, menulis dan berhitung.

Berikut kutipan pernyataan dari Ibu Sylviana Murni, Kepala Dinas Pendidikan
Dasar (Dikdas) DKI tentang usia anak masuk sekolah. “Sekolah TK itu masih
sebatas pengenalan huruf dan angka dan belum sampai diajarkan membaca,”
tegas. “Yang jelas bila mau masuk SDN harus berusia tujuh tahun, dan bila
masih ada bangku kosong baru mereka yang berusia enam tahun.”

“Dan bila usia tujuh tahun dan enam tahun sudah tertampung masih juga ada
bangku kosong maka bisa menerima calon murid berumur di bawah enam tahun,
tetapi harus dilampirkan surat keterangan dari psikolog pendidikan. Surat
keterangan dari psikolog pendidikan harus menyatakan bahwa calon murid
secara mental sudah siap belajar di SD. Memang kadang ada usia di bawah lima
tahun sudah bisa membaca, tapi kalau ternyata rekomendasi dari psikolog
pendidikan belum siap sekolah di SD, ya jangan dipaksakan,” sambungnya.

Dari pernyataan Ibu Sylviana Murni di atas menandakan bahwa pemerintah tidak
membuat peraturan yang memaksa seorang anak harus mampu membaca, menulis dan
berhitung di usia dini. Peraturan usia minimal masuk SDN usia 7 tahun
menunjukan bahwa kematangan mental seorang anak pun telah diperhitungkan.

*Bagaimana orangtua mengambil sikap?*

Ada sebuah pernyataan yang menyebutkan,” Guru terbaik dan terhebat di muka
bumi ini tetaplah seorang Ibu”. Karena sebenarnya orangtualah yang paling
mengetahui perkembangan anak, bukan orang lain. Yang perlu diwaspadailah
adalah masuknya informasi-informasi yang dapat menimbulkan bias dari
orangtua terhadap anaknya. Misalnya, orangtua tanpa sadar membuat pengukuran
dengan membanding-bandingkan antar anak-anaknya, atau dengan anak orang
lain. Atau terpengaruh oleh sebuah alat tes yang sebetulnya hanya mengukur
sebagian perilaku manusia untuk menyederhanakan pemahaman akan manusia
sebagai mahluk yang unik sekaligus kompleks. Apakah hal-hal tersebut dapat
dijadikan kesimpulan akhir yang dapat mengakibatkan anak menjadi tertekan
dan mogok belajar?

Sepertinya sudah saatnya para orangtua untuk kembali memberi perhatian pada
pertumbuhan nilai anak akan budi pekerti, kemandirian, dan tanggung jawab;
bukan dengan memacu percepatan dan nilai anak pada pelajaran membaca,
menulis dan berhitung. Mana yang lebih Anda senangi? Seorang itu pintar
secara intelektual tetapi mengalami ketimpangan pada budi pekerti? Atau
seseorang yang memiliki keseimbangan antara intelektual dan budi pekertinya?
Pilihan ada di tangan Anda.

Add comment Februari 6, 2010

Pansus Ungkap Skenario Dana Talangan Century

sumber : http://jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&nid=115618

Penyelamatan Bank Century Mempertimbangkan Adanya Dana Milik Yayasan BI
dan BUMN
*Pansus Ungkap Skenario Dana Talangan Century*

*JAKARTA -* Rekaman rapat Bank Indonesia (BI) menguak sebagian motif
/bailout/ Bank Century. Salah satunya, penyelamatan Bank Century
dilakukan dengan mempertimbangkan adanya dana milik yayasan BI dan BUMN.

Anggota Pansus Hak Angket Bank Century dari FPKS Andi Rahmat mengatakan,
keberadaan dana yayasan BI dan BUMN disebut sangat jelas dalam rapat
pejabat BI pada 13 November 2008. ”Ini sudah motifnya,” ujarnya di
sela rapat pansus kemarin (4/2).

Dalam rapat itu, pansus memutar dua rekaman audio, yakni Rapat Dewan
Gubernur (RDG) Mingguan BI pada 5 dan 13 November 2008. Selain itu,
transkrip rekaman rapat RDG BI pada 20 November 2008 juga sudah dibuka
oleh pansus.

Menurut Andi, sejak awal hasil audit investigasi Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) yang menyebut adanya dana Yayasan Kesejahteraan Karyawan
Bank Indonesia (YKKBI) dan BUMN di Bank Century, memicu dugaan motif
tertentu dalam upaya penyelamatan Bank Century. ”Sebab, jika Bank
Century ditutup, dana YKKBI dan BUMN itu bakal hilang karena batas
penjaminan LPS hanya Rp 2 miliar,” katanya.

Dugaan tersebut, lanjut Andi, akhirnya terkonfirmasi karena dalam
rekaman rapat RDG BI pada 20 November 2008 jelas disebut-sebut adanya
dana YKKBI dan BUMN. Dengan demikian, keberadaan dana itulah yang diduga
ikut menjadi salah satu pertimbangan BI menyelamatkan Bank Century.

Berdasar transkrip tertulis RDG mingguan BI pada 20 November 2008, atau
sehari sebelum keputusan /bailout/ Bank Century, Deputi Gubernur Bank
Indonesia S. Budi Rochadi mengatakan, dana simpanan YKKBI akan hilang
jika bank tersebut dinyatakan gagal.

”Meskipun ini bukan menyangkut kebijakan umum mengenai sistem keuangan
ataupun kondisi moneter, di sini kita menyadari ada simpanan YKKBI di
bank ini,” ujarnya.

Budi juga menyatakan, dana YKKBI tersebut bisa saja tidak tertagih bila
Bank Century dinyatakan gagal. Dalam audit BPK disebutkan, dana YKKBI
yang tersimpan di Bank Century mencapai Rp 80 miliar. ”Saya kira ini
penting untuk dijadikan dasar,” katanya.

Selain dana YKKBI, dana simpanan di Bank Century yang disebut-sebut
dalam RDG adalah milik BUMN. Deputi Gubernur Ardhayadi Mitroatmodjo
mengatakan, RDG BI perlu mengekspos angka-angka kuantitatif sehingga
dapat menambah /lack of confidence/ atau kurangnya kepercayaan terhadap
perbankan.

”Di situ /kan /ada eksposure tidak hanya dana nasabah yang Rp 2 miliar,
tetapi juga ada Telkom. Kemudian, juga ada dana antarbank,” ujarnya.
”Ada investor kelembagaan Telkomsel, Jamsostek, dan sebagainya,” imbuhnya.

Sebelumnya, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri
menyatakan, hasil audit menunjukkan adanya dana BUMN yang ditempatkan di
Bank Century sekitar Rp 400 miliar. ”Saya tidak hafal satu per satu,”
ujarnya.

Data audit menunjukkan ada lima BUMN yang menyimpan dana senilai total
Rp 412 miliar. Kelima BUMN tersebut adalah Jamsostek, PT Perkebunan
Nasional (PTPN), Wijaya Karya, Telkom, dan Timah. Berdasar audit BPK,
dana-dana itu ditempatkan oleh BUMN sebelum Bank Century dimasukkan ke
pengawasan khusus BI karena bermasalah. Dana-dana itu lalu ditarik
setelah Bank Century diselamatkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Poin menarik lain yang terkuak dari rekaman RDG BI adalah kenyataan
bahwa pengubahan Peraturan BI (PBI) No 10/26/PBI/2008 mengenai Fasilitas
Pendanaan Jangka Pendek (FPJP), sejak awal didesain khusus untuk Bank
Century. Ini sekaligus mementahkan pernyataan semua pejabat BI saat
diperiksa pansus yang menyatakan bahwa perubahan PBI tersebut tidak
dilakukan hanya untuk Bank Century, tapi untuk seluruh bank.

Perubahan PBI itu akhirnya juga menjadi salah satu temuan BPK. Dalam
audit investigasi, BPK jelas menyebut bahwa perubahan PBI yang
menurunkan syarat penerima FPJP dari rasio kecukupan modal (CAR) 8
persen menjadi hanya positif, patut diduga dilakukan untuk merekayasa
agar Bank Century dapat memperoleh FPJP.

Dalam rekaman RDG BI pada 13 November yang membahas FPJP, jelas
terdengar bahwa sejak awal para pejabat BI hanya menyebut-nyebut Bank
Century. Karena itu, aturan mengubah CAR dari 8 persen menjadi positif
pun disesuaikan dengan kondisi Bank Century yang saat itu hanya memiliki
CAR 2,35 persen.

Akibat perubahan PBI itulah, akhirnya pada 14 November 2008, Bank
Century mendapat kucuran dana FPJP dari BI Rp 689 miliar. ”Istilahnya,
itu /lawry engineering/ atau rekayasa hukum untuk kepentingan
tertentu,” ujar Andi Rahmat.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Pansus Century FPKS M. Misbakhun
menyatakan, hasil rekaman RDG pada 13 November menegaskan
ketidakkonsistenan saksi. ”Ini /confirm nggak/ konsisten, PBI diubah
untuk kepentingan Bank Century,” katanya.

Menurut dia, fakta menyebutkan bahwa ada salah satu pihak di rekaman
yang menyebutkan bahwa PBI memang direkayasa. ”Keterangannya
menyebutkan, harap hati-hati supaya PBI tidak dikesankan membantu bank
ini, Bank Century tentunya,” lanjutnya.

Dia menambahkan, sangat disayangkan bahwa pansus tidak memiliki dokumen
rekaman telekonferensi pada 13 November 2008. Padahal, telekonferensi
itu menyebutkan cara penyelamatan Bank Century, termasuk penyebutan
surat berharga dan aset kredit. ”Ini harus diperiksa, tidak dikasih
atau memang tidak ada rekamannya,” tandasnya.

*Sita Dokumen *

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan penetapan penyalinan
dokumen-dokumen di kertas kerja pemeriksaan (KKP) Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) yang terkait kasus Bank Century. Hari ini PN Jakarta
Pusat akan berkoordinasi dengan BPK untuk menentukan waktu
penyitaan/penyalinan dokumen-dokumen yang diminta Panitia Khusus Angket
Kasus Bank Century DPR.

”Besok (hari ini) suratnya akan dikirim ke BPK. Isinya, pemberitahuan
dari pengadilan bahwa pelaksanaan penyalinan dokumen sebagaimana yang
diminta pansus akan dilaksanakan pekan depan,” ujar Humas PN Jakarta
Pusat (Jakpus) Sugeng Riyono kemarin (4/2).

Dalam suratnya, pengadilan memberitahukan bahwa penyalinan
dokumen-dokumen yang ada dalam kertas kerja pemeriksaan BPK dilaksanakan
pada Selasa pe­kan depan (9/2) atau Rabu (10/2). Penyalinan dilakukan
petugas pengadilan didampingi pimpinan pansus dan anggota BPK. ”Surat
ini hanya sebatas penetapan pengadilan. Soal apakah penetapan ini bisa
dilaksanakan atau tidak, nanti kita lihat saat pelaksanaan,” terang Sugeng.

Kedudukan surat penetapan pengadilan untuk penyalinan do­kumen sama
dengan surat pe­netapan pengadilan untuk penyi­taan bangunan yang
menjadi objek sengketa perdata. Karena itu, ada kemungkinan tim
eksekutor akan menghadapi perlawanan dari pihak tereksekusi meski sudah
membawa surat penetapan pengadilan.

Pansus Angket Kasus Bank Cen­tury DPR sebelumnya meng­a­jukan permohonan
penetapan penyitaan/penyalinan dokumen-dokumen yang berada dalam kertas
kerja pemeriksaan kasus Bank Century. Di antara 97 dokumen penting
terkait kasus tersebut, baru 27 dokumen atau sekitar 30 persen yang
diberikan dari Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. Sisanya berada
dalam kertas kerja pemeriksaan BPK.

Rincian data yang dibutuhkan, antara lain, 20 dokumen terkait merger, 20
dokumen terkait pengawasan BI, 26 dokumen fasilitas pendanaan jangka
pendek (FPJP), dan 22 dokumen terkait penentuan Century sebagai bank
gagal yang berdampak sistemik.

”Di antara 97 dokumen, pansus sudah menerima 27 dokumen. Yaitu, 3
dokumen dari proses merger, 1 pengawasan, 7 FPJP, dan 16 penentuan bank
gagal berdampak sistemik. Artinya, baru terima 30 persen dari seluruh
yang diminta. Di antara 97 dokumen, baru diterima 27. Jadi, masih ada 70
dokumen yang belum diterima,” papar staf ahli Pansus Khairiansyah.

Dokumen-dokumen tersebut dinilai menjadi data penting yang bisa
menggambarkan kondisi awal indikasi kecurangan di balik kebijakan
bailout. Mayoritas dokumen yang belum diberikan berasal dari Bidang
Pengawasan Bank Indonesia*. (owi/bay noe/oki/iro)

Add comment Februari 6, 2010

10 Mitos Menyesatkan Soal Makanan

sumber : kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com — *Sejumlah informasi tentang gizi dan makanan yang selama ini Anda pegang teguh ternyata belum sepenuhnya benar dari sisi medis. Sering kali informasi ini hanya berupa mitos dan omong kosong belaka. Nah, inilah beberapa mitos tentang gizi dan makanan yang kerap menyesatkan:

*1. Gula menyebabkan diabetes*
Jika Anda diabetesi, Anda perlu memerhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula darah. Bila bukan diabetesi, asupan gula tak menyebabkan diabetes. Yang benar, diet tinggi kalori, termasuk banyak minum dan makan manis, kegemukan, dan tak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.

*2. Semua lemak buruk*
Kita semua butuh lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K,transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun, ketikadikonsumsi berlebihan, lemak menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit
jantung, dan kanker. Tentu tidak semua lemak buruk. Pilihlah lemak baik yangdisebut lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-lemak. Lemak tak jenuh ini terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.

3. Gula cokelat lebih baik dibanding gula putih*
Memang benar gula cokelat mengandung sejumlah mineral. Namun, mineral itu bisa terasa manfaatnya untuk tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah banyak sekali. Dalam konsumsi sehari-hari, perbedaan kandungan mineral itu tak
terlalu signifikan.

4. Kulit telur cokelat lebih bergizi dibanding yang putih*
Warna kulit telur dapat berwarna-warni, tetapi itu tak ada hubungannya dengan kualitas, rasa, dan kandungan nutrisinya.

5. Turunkan kolesterol dengan pantang seafood*
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya ini terdapat dalam daging merah
dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acid terdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydrogenated.

6. Hindari karbohidrat agar berat badan cepat turun*
Pesan utama diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang ujung-ujungnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan bisa membuat tubuh kekurangan karbohidrat untuk kegiatan harian. Akibatnya, tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi, dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda kehilangan banyak air
ketika diet rendah karbohidrat.

7. Hindari kacang-kacangan karena berlemak*
Memang benar kacang-kacangan tinggi kalori. Asal tak berlebihan, kacang-kacangan baik untuk kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tunggal dan ganda.

8. Ibu hamil harus makan untuk dua orang*
Kebutuhan energi setiap orang itu berbeda. Rekomendasi tambahan gizi untuk ibu hamil adalah 100 kilo kalori untuk trimester pertama dan 300 kilo kalori untuk trimester kedua. Contohnya, tambahan kudapan sebelum tidur untuk ibu
hamil adalah buah, yoghurt, dan beberapa potong biskuit.

9. Tidak makan malam membantu menurunkan berat badan*
Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Mereka tidak tahu, ketika tak makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi kecil agar
gula darah terus seimbang.

10. Daging merah tidak baik untuk kesehatan*
Memang benar daging merah meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya. Padahal, daging putih juga mengandung lemak jenuh. Seporsi daging sapi sirloin atau babi tenderloin mengandung lemak jenuh
lebih sedikit daripada paha ayam dengan kulit. Jangan makan daging ayam dengan kulitnya. Pilih daging sapi tanpa lemak agar tidak menambah kandungan lemak jenuh dalam tubuh. @

Add comment Februari 6, 2010

10 Benda Paling Kotor yang Sering Dipegang

source : detikHealth

Tanpa disadari, banyak benda di sekitar kita yang berpotensi menjadi
sarang bakteri dan tempat berpindahnya virus, bakteri dan penyakit.
Diantara semua benda yang sering dipegang, ada 10 benda paling kotor
yang cukup membahayakan kesehatan meski sebenarnya tampak bersih.

Seperti dikutip dari Health, Selasa (2/2/2010), berikut ini 10 benda paling kotor yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

1. Uang
semua
orang suka uang, tapi pastinya tidak akan ada yang suka dengan bakteri
di dalamnya. Menurut Dr Darlington dari the Health Commissioner of New
York, sekitar 135.000 bakteri ada pada uang, terutama uang kertas.

2. Tombol lampu
Biasanya
orang terakhir atau pertama masuk di ruangan adalah yang paling sering
bersentuhan dengan tombol lampu. Bakteri sangat senang hidup di area
yang banyak disentuh oleh banyak orang itu. Menurut ahli sanitasi,
dalam setiap inci tombol lampu ada sekitar 217 bakteri yang bisa
berpindah dari tangank e tangan.

3. Keyboard komputer
Sebuah
studi di Inggris pernah menyebutkan bahwa bakteri yang ada di keyboard
komputer lebih banyak daripada bakteri yang ada di toilet. Untuk itu
sebaiknya bersihkan keyboard secara rutin dengan alat khusus pembersih
keyboard atau bisa juga dengan menggunakan lap basah.

4. Handphone/ponsel
Ponsel
adalah barang yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Akibat
tidak lepas itu, maka ponsel dijadikan tempat favorit bagi ribuan
bakteri untuk menetap. Bakteri suka menempel pada ponsel karena
temperaturnya yang hangat dan cocok untuk pertumbuhannya. Untuk
menghindarinya, saat ini sudah ada pelapis anti mikroba untuk ponsel
yang bisa melindungi ponsel dari bakteri dan mengurangi risiko bakteri
menempel di wajah dan tangan Anda.

5. Tempat duduk toilet
Meski
terlihat bersih dan licin, tapi permukaan tempat duduk toilet yang
terbuat dari porselin sangat berpotensi sebagai tempat berpindahnya
virus, bakteri dan penyakit-penyakit tertentu. Data statistik
menunjukkan, terdapat 295 bakteri dalam setiap inci permukaan tempat
duduk toiletnya.

6. Kereta belanja
Berbelanja
menggunakan kerete belanja memang lebih mudah dan mengasyikkan, tapi
menurut peneliti dari University of Arizona, kereta belanja mengandung
bakteri, air liur, dan bahan-bahan menjijikkan lainnya yang lebih
banyak daripada eskalator, telepon umum bahkan kamar mandi umum.

7. Remote control
Seberapa
sering Anda menumpahkan makanan pada remote control dan tidak
membersihkannya? Lewat remote control, bakteri MRSA, SARS dan bakteri
lainnya bisa masuk ke dalam tubuh. Jangan biarkan remote control
menjadi ancaman saat Anda sedang asyik menonton TV.

8. Bak mandi
Bak
mandi adalah bagian dalam rumah yang sering terlupakan. Ketika ada
seseorang dalam keluarga yang terkena penyakit infeksi staphylococcus,
infeksi saluran kemih, pneumonia, septicemia atau penyakit kulit, baru
disadari bahwa bak mandi adalah sarangnya bakteri.

Percaya atau
tidak, bakteri yang tergenang di dalam bak mandi lebih berbahaya
daripada bakteri yang ada di dalam lubang toilet. Membersihkan bak
mandi seminggu sekali bisa mengurangi risko penyakit yang tidak
diinginkan.

9. Wastafel dapur
Dapur adalah
tempat paling kotor diantara semua bagian rumah lainnya, apalagi bagian
wastafelnya. Ada sekitar 500.000 bakteri yang terdapat pada setiap inci
wastafel. Untuk mengatasinya, cobalah membersihkan wastafel dengan
setengah cangkir baking soda dan setengah cangkir cuka. Setelah itu,
jangan lupa siram dengan air untuk mendapatkan wastafel yang bersih dan
higienis.

10. Spons untuk mencuci
Alat untuk
mencuci piring ini adalah barang yang sangat nyaman dijadikan tempat
berkembangnya bekteri karena memiliki kelembaban yang tinggi dan
pori-pori yang kecil. Salah satu cara ampuh untuk menghilangkan bakteri
dari barang ini adalah dengan memanaskannya dalam microwave selama 60
detik.

Penemuan ini tentu saja bukan untuk menakut-nakuti orang
tapi sekedar mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan termasuk
benda-benda kecil yang kerap kita anggap remeh.

(fah/ir)

1 comment Februari 5, 2010

Memerangai Kanker

sumber : http://epaper.korantempo.com/KT/KT/2010/02/04/ArticleHtmls/04_02_2010_122_001.shtml?Mode=1

Hari Kanker Sedunia diperingati hari ini.

Rokok masih menjadi faktor terbesar dalam timbulnya berbagai jenis
kanker. Kanker masih menjadi momok. Kanker masih menjadi penyebab
kematian utama di dunia. Jika tidak ditangani, Badan PBB yang menangani
masalah kesehatan, WHO, memperkirakan 84 juta orang akan meninggal
karena kanker dari 2005 sampai 2015. Pada 2005, menurut WHO, sekitar 7,6
juta orang meninggal karena kanker. Lebih dari 70 persennya terjadi di
negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah.

Di Indonesia, menurut data Kementerian Kesehatan yang dirilis pada 2009,
terjadi peningkatan angka kasus kematian akibat kanker dari 3,4 persen
(1980) menjadi 6 persen (2001). Sekitar 10 persen penderita kanker
adalah manusia dewasa dan kebanyakan perempuan. Dari semua usia, 4,9
persen penderita adalah anak-anak. Kanker payudara, kanker leher rahim,
dan kanker hati menjadi tiga penyebab kematian terbesar.

Mengingat angka-angka penderita itu, tak mengherankan penyakit ini masih
menjadi perhatian penting lembaga tersebut. Pada peringatan Hari Kanker
Sedunia tepat hari ini, WHO meluncurkan tema “Kanker Juga Bisa Dicegah”.
Mereka memfokuskan pada langkah-langkah sederhana untuk mencegah kanker,
seperti tidak menggunakan tembakau, diet sehat dan olahraga teratur,
pembatasan konsumsi alkohol, dan perlindungan terhadap infeksi yang
menyebabkan kanker.

Pencegahan memang menjadi kata kunci untuk mengurangi jumlah korban
selanjutnya. “Perang melawan kanker bertujuan cancer control, yakni
pencegahan dan deteksi dini. Bukan pengobatan,” kata dokter Aru Sudoyo,
spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Bila sudah mengidap kanker, biaya pengobatannya sangat mahal. Aru
menggambarkan, obat-obatan yang sekarang dianggap mutakhir harganya
mencapai Rp 25 juta setiap kali infus dan harus diberikan sampai enam
kali.”Itu belum termasuk biaya menanggulangi efek sampingnya,” tutur
ahli hematologi-onkologi medik yang, ketika dihubungi Tempo kemarin,
sedang mengikuti simposium kanker di Paris.

Ia melihat kemajuan Indonesia dalam memerangi kanker saat ini baru pada
“penyelenggaraan perang” dalam bentuk kecanggihan diagnostik dan
pengobatan kanker itu sendiri yang sudah cukup maju. Obat-obat yang ada
di luar negeri, sekarang ada di Indonesia.”Begitu pula alat diagnostik
yang sebenarnya tidak kalah oleh Singapura,”ujar dokter dari Rumah Sakit
Cipto Mangunkusumo ini.

Menurut Aru, rokok adalah faktor terbesar dalam terjadinya berbagai
jenis kanker. Masalahnya, di Indonesia belum ada political will untuk
membatasi produksi rokok ini. Alasannya, rokok penghasil pajak terbesar,
menyerap banyak tenaga kerja dan sebagainya. Bahkah, ia menambahkan,
kaum muda direkrut menjadi perokok sejak usia amat dini dengan berbagai
acara.

Pembatasan mengkonsumsi rokok di sejumlah tempat dinilai sebagai langkah
kecil yang penting.

Ketua Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam Indonesia itu melanjutkan,
pencegahan itu memerlukan langkah multi dan bersama, seperti sebuah
konser musik. Semua unsur ikut. “Termasuk media massa yang kurang ada
geregetnya karena langkah pencegahan dan informasi bukan berita menarik
perhatian.”

40 Persen Kanker Bisa Dicegah Dari 12 juta orang yang didiagnosis
mengidap kanker di dunia tiap tahunnya, sekitar 40 persennya bisa
dicegah. Demikian kesimpulan para ahli dari International Union Against
Cancer (UICC).

Saat meluncurkan program “Cancer Can be Prevented Too” pada World Cancer
Day hari ini, para ahli mengatakan hal ini bisa dilaku kan dengan
mencegah infeksi dan mengubah gaya hidup.

Ada sembilan infeksi yang bisa dilumpuhkan dengan vaksinasi.
“Tragedinya banyak dari kita tidak melakukannya,” David Hill, Pre siden
UICC.

Kanker jadi penyebab kematian terbesar di dunia dengan jumlah pengidap
yang terus bertambah tiap tahunnya. Demikian laporan World Health
Organization.

Jumlah kematian akibat kanker diperkirakan meningkat 45 persen dari 2007
hingga 2030, sebanyak 7,9 juta sampai 11,5 juta ke matian. REUTERS | UTAMI

Mencegah Kanker Kanker bisa dicegah dengan cara-cara sederhana. Mengubah
sedikit gaya hidup terbukti bisa menghalau banyak jenis kanker.

Tidak merokok atau menghirup asap rokok.

Jangan terlalu lama terpapar sinar matahari tanpa pelindung.

Jaga pola makan seimbang. Perbanyak makan sayur dan buah.

Batasi konsumsi daging merah dan lemak hewani.

Pantang minum alkohol atau batasi konsumsinya.

Rutin berolahraga minimal 30 menit lima hari dalam sepekan.

Pelajari riwayat kesehatan diri sendiri dan keluarga.

Ketahui risiko kanker yang mungkin muncul dari lingkungan kerja.

Setia kepada pasangan dan jaga perilaku seks yang sehat.

Lakukan deteksi dini secara rutin. ABOUT.COM | UTAMI

Add comment Februari 4, 2010

Trauma Kepala Ringan

source: http://www.idai.or.id/tips/detil.asp?q=102

Penulis: Irawan Mangunatmadja

Jatuh adalah satu kejadian yang sering terjadi pada anak baik di dalam
maupun di luar rumah. Orangtua tentunya sangat khawatir akan akibat yang
terjadi, banyak pertanyaan yang timbul pada saat orangtua mengetahui
anaknya jatuh, terutama bila kepla terbentur lantai. Beberapa pertanyaan
yang timbul adalah: apa yang harus orangtua lakukan, haruskah segera
dibawa ke Rumah Sakit. apakah perlu di lakukan pemeriksaan CT Scan
kepala, apa yang harus diperhatikan setelah jatuh, apakah akan
berpengaruh di kemudian hari, bagaimanakah mencegah anak jatuh?

Trauma kepala dengan luka di sekitar kepala, tidak selalu
menimbulkan kegawatan. Sebaliknya benjolan di daerah samping kepala
akibat jatuh ternyata dapat menimbulkan kegawatan. Oleh karenanya,
diperlukan pengetahuan yang benar tentang trauma kepala ringan. Menurut
American Academy of Pediatrics (1999) trauma kepala ringan didefinisikan
sebagai trauma kepala dengan status mental dan neurologis pada
pemeriksaan awal normal, dan tidak adanya fraktur tulang kepala pada
pemeriksaan fisis. Pada keadaan ini dapat disertai kehilangan kesadaran
< 1 menit, kejang singkat setelah trauma, muntah, sakit kepala dan lesu.

Problem anak jatuh

Tidak semua orangtua mengetahui apa yang harus dilakukan saat melihat
anaknya jatuh. Sebenarnya informasi yang perlu diketahui tentang anak
jatuh adalah:

* Posisi anak jatuh, bagian yang terbentur lantai: muka, kepala,
atau bagian tubuh lainnya
* Apakah anak pingsan, berapa lama – Adakah benjolan di daerah
kepala
* Adakah patah tulang: leher, bahu, lengan, atau tungkai
* Adakah sakit kepala atau muntah

Untuk mengetahui akibat jatuh, orangtua seharusnya perlu melakukan
pemeriksaan:

* Yakinkan apakah anak sadar atau tidak: panggil namanya,
goyangkan badannya.
* Rabalah seluruh bagian kepalanya dengan sedikit penekanan,
sehingga memastikan adakah benjolan (hematom), nyeri, atau
"dekok" (fraktur kompresi) di kepala.
* Bila ubun-ubun belum menutup, rabalah ubun-ubun apakah membonjol
atau tidak. Ubun-ubun membonjol tanda adanya peningkatan tekanan
dalam otak, dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.
* Gerakkan kepala, dan tangan kakinya untuk memastikan tidak ada
patah tulang leher, bahu, tulang belakang atau ekstremitas.
* Perhatikan dengan teliti: mata, kelopak mata, raut wajah atau
senyumnya adakah perubahan?.
* Pastikan penglihatannya tidak terganggu.

Pada anak jatuh terutama dengan kepala terbentur lantai, beberapa
keadaan darurat dapat terjadi:

* Anak tidak sadar, dapat disebabkan perdarahan dalam rongga
kepala (perdarahan epidural, subdural), atau akibat pembengkakan
(edema) otak, terkenanya pusat kesadaran saat kepala terbentur.
* Benjolan (hematom) di kepala terutama bila terdapat di daerah
samping kepala (temporal), karena fraktur/retak tulang di daerah
tersebut dapat merobek pembuluh darah di dinding tulang kepala.
* Terbenturnya kepala bagian belakang (oksipital) dengan keras
dapat menyebabkan pembengkakan otak sehingga penglihatan menjadi
terganggu atau buta dalam beberapa hari.
* Terbenturnya bagian depan kepala (frontal) dapat menyebabkan
hematom di pelipis awalnya. Kadang hematom ini akan turun
sehingga kedua kelopak mata atas menjadi bengkak.
* Kekakuan di leher dapat disebabkan perdarahan subdural yang pada
pemeriksaan funduskopi didapatkan papil edema atau perdarahan
subhialoid.
* Keluar cairan atau darah dari hidung dan lubang telinga.

Bawalah segera anak ke rumah sakit bila didapatkan kelainan di atas.
Tetapi bila tidak, anak dapat diobsevasi di rumah. Pengawasan dilakukan
dengan melakukan pemeriksaan setiap 2 -3 jam perhari sampai 3 hari
setelah anak jatuh. Selama observasi anak tidak diberikan obat muntah,
karena dapat menghilangkan gejala muntah yang bertambah.

Bawalah anak segera ke rumah sakit bila selama observasi didapatkan:

* Anak menjadi tidak sadar atau tidur terus.
* Anak menjadi delirium, bingung, dan iritabel.
* Kejang/kelumpuhan pada wajah atau ekstremitas.
* Sakit kepala atau muntah yang menetap atau semakin bertambah.
* Adanya kekakuan di leher.
* Timbul benjolan di kepala terutama pada daerah samping kepala
(temporal).

Di rumah sakit perlu dilakukan pemeriksaan CT Scan kepala untuk
melihat adakah fraktur tulang kepala atau perdarahan otak. Rontgen
kepala saat ini tidak dianjurkan lagi. Pemeriksaan kepala dilakukan atas
indikasi bila dicurigai adanya perdarahan otak dan tidak harus segera
setelah jatuh. Ini disebabkan perdarahan otak dapat berlangsung sedikit
demi sedikit. Anak yang mengalami perdarahan otak ringan umumnya tidak
akan mengalami gangguan perkembangan di kemudian hari.

Pencegahan

Pencegahan sebaiknya dilakukan untuk menghindari anak jatuh atau
terbentur kepalanya. Pencegahan dapat dilakukan:

* Pada bayi <6 bulan, apabila sudah dapat berguling, taruhlah
kasur di samping tempat tidur.
* Bila bayi sudah dapat berdiri berikan pelindung di tempat
tidurnya.
* Bila anak sudah dapat berlari awasi dengan ketat, jangan sampai
menarik taplak meja atau pintu rak lemari.
* Hindari pemakaian baby walker tanpa pengawasan.
* Jangan biarkan air seni berserakan di lantai.
* Kakak jangan nakal terhadap adik, misalnya: main dorong dorongan

Kesimpulan

Dari uraian di atas, beberapa hal penting pada kedaruratan anak jatuh
terutama bila kepala terbentur lantai:

* Lakukan tindakan pencegahan anak agar tidak jatuh.
* Periksalah dengan teliti bila anak jatuh, terutama bila kepala
terbentur lantai.
* Observasi klinis anak jatuh di lakukan selama 3 hari setelah
anak jatuh.
* Bawalah ke rumah sakit bila dicurigai adanya perdarahan otak.
* Pemeriksaan CT Scan kepala dilakukan sesuai indikasi, tidak
selalu dilakukan segera setelah anak jatuh.

Daftar Pustaka

1. AAP. Pediatrics 1999;104:1407-15.
2. Palchak MJ. Am Emerg Med 2003;42:492-506.

Add comment Januari 29, 2010

Kalsium Bukan Susu

source : http://tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/01/28/brk,20100128-222092,id.html

TEMPO Interaktif, Jakarta* – Pria membutuhkan kalsium. Ya, mereka
membutuhkannya walau pria tak diserang menopause yang mengundang segala
osteoporosis atau keropos tulang. Lebih-lebih di usia paruh baya, kaum
lelaki perlu memperhatikan tambahan kalsium. Kalsium dan mineral dapat
membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko diabetes atawa
kencing manis.

Satu lagi manfaat kalsium ditunjukkan hasil penelitian terbaru sejumlah
ilmuwan di Jepang pada Januari lalu, yaitu perannya yang penting dalam
proses penyerapan dan pencernaan makanan. Lidah adalah salah satu bagian
yang mampu “mengendus” tingkat kalsium melalui rasa manis dan tawar yang
masuk ke mulut: rasa manis yang lebih kuat menunjukkan kadar kalsium
yang lebih tinggi; begitu pula sebaliknya.

Satu saran, jangan mudah terpikat iklan yang menyebutkan susu adalah
sumber utama kalsium. Masih banyak sumber kalsium lain selain susu.
“Dari 800 miligram kebutuhan kalsium per hari, hanya 23 miligram yang
terpenuhi dari susu,” kata ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Ali
Khomsan.

Karena itu, untuk mendapatkan tulang kuat, tak bisa hanya mengandalkan
susu. Menurut Ali, susu sebagai sumber kalsium utama memang populer di
negara-negara maju. Selain susu murni, ada sejumlah produk turunan yang
mereka konsumsi: keju, es krim, atau yoghurt. Ini berbeda dengan
masyarakat Indonesia, yang tingkat kesadaran minum susunya masih rendah.

Itu sebabnya, masyarakat Indonesia diharapkan mengkonsumsi sumber
kalsium selain susu yang bersumber dari makanan nabati dan hewani.
“Untuk sayuran, pilih yang berwarna hijau tua, seperti brokoli, bayam,
daun singkong, dan daun pepaya,” kata Ali. Sumber kalsium nabati lain
berasal dari kacang-kacangan dan olahannya, seperti kedelai, kacang
merah, dan kacang polong.

Untuk sumber makanan hewani, guru besar ini menyarankan kita menyantap
berbagai macam ikan yang bisa dimakan bersama tulangnya, seperti ikan
teri atau ikan apa pun yang dimasak presto atau duri lunak. Sumber
kalsium lain ada dalam daging (ikan, sapi, udang, dan kambing) serta telur.

Kalsium sebaiknya dikonsumsi sejak dini, karena masing-masing usia
memiliki kebutuhan kalsium tak sama (lihat tabel). Dari situ terlihat
kebutuhan kalsium paling tinggi adalah saat remaja (9-18 tahun) dan
dewasa (19-50 tahun) serta > 51 tahun.

Banyak ilmuwan percaya tulang keropos dapat dicegah dengan cara menjaga
kemampuan tubuh menahan simpanan kalsium. Bukan dengan memperbanyak
asupan kalsium ke dalam tubuh. Caranya? Banyak-banyaklah berolahraga!

DIAH AYU CANDRANINGRUM

Add comment Januari 29, 2010

Previous Posts


Dapurku..

Jurnalku

Fave Link

Serba Luchan

Pembaca Terhormat Saya Bukan Dokter

Artikel-artikel ini hanya untuk keperluan saya pribadi dari hasil browsing sana dan sini dan untuk referensi saya sendiri dalam mengasuh anak saya. jangan dijadikan patokan yaaaa

Quote Of The Day

Bayi tidak perlu computer atau mainan bagus-bagus. Yang mereka butuhkan adalah orang dewasa yang mengerti apa yang mereka rasakan dari waktu ke waktu. dan orang dewasa itu adalah kedua orang tuanya

Anda Pengunjung Ke :

Page Rank

Tulisan Teratas

Kalendar

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Kategori Awan

ANTIBIOTIK ASI BATUK PILEK BB TB dan GC DEMAM GIGI ANAK HEADLINE NEWS IMUNISASI KEHAMILAN KESEHATAN KESEHATAN ANAK MAINAN ANAK MPASI NEW BORN PARENTING PENDIDIKAN ANAK PERILAKU BAYI DAN ANAK POLA ASUH POLA MAKAN PROBLEM MAKAN PSIKOLOGI BAYI DAN ANAK RESEP RUD STIMULASI BAYI SUSU SAPI TAHAPAN BICARA TAHAPAN PERKEMBANGAN TATA LAKSANA PENYAKIT TEMPER TANTRUM TUMBUH KEMBANG

Kategori

Arsip

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

e_k di PERSALINAN NORMAL TANPA RASA…
vienviens di Tata Laksana Limfadenopati (pe…
vienviens di Tata Laksana Limfadenopati (pe…
nia di Warna pipis bayi
lina di 10 Benda Paling Kotor yang Ser…

Klik tertinggi

Top Rated

Facebook ku…

YMku Online Ga Ya?

My Son Birthday

Lilypie Fourth Birthday tickers

My Honey

Image019

Image017

Image016

Image015

Image013z

Image013

Image012z

More Photos

Isi Buku Tamu ya..